Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat Melalui Kegiatan Pembuatan Webiste dan Profil Desa Rejo Mulya dalam KKN Tematik Universitas Nurul Huda Sugiarti; Resti Septikasari; Diah Ayu Amanah
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.668 KB) | DOI: 10.58355/engagement.v2i1.16

Abstract

KKN merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan  oleh semua mahasiswa sebagai salah satu syarat utama kelulusan dalam mencapai predikat sarjana,oleh karena itu mahasiswa harus siap beradaptasi dengan masyarkat untuk melakukan pelayanan langsung dalam menerapkan program yang sudah dirancang. Tujuanya untuk memecahkan permasalahaan secara nyata dilapangan.Kegiatan KKN dilaksanakan dalam lingkungan masyarakat dengan tujuan meningkatan relevansi pendidikan perguruan tinggi dengan perkembangan dinamika kompleksitas masyarakat akan berbagai persoalan social, politik, dan IPTEK maupun bidang yang lain. Laporan akhir KKN merupakan laporan yang dibuat sebagai barang bukti dan pertanggungjawaban dari mahasiswa yang melakukan program tersebut di tempat KKN kepada pihak kampus. Pelaksaan KKN di desa Rejo Mulyo Kecamatan Belitang II Program yang telah dilaksanakan meliputi 2 bidang yaitu: pendidikan dan Webiste Desa.jadi KKN di desa Rejo Mulyo berjalan dengan baik.
Pendampingan Penulisan Makalah Linguistik Umum bagi Mahasiswa Semester I Melalui Diskusi Kelompok Sugiarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v1i1.43

Abstract

Penulisan makalah dalam mata kuliah Linguistik Umum sering kali menjadi tantangan bagi mahasiswa semester I, terutama dalam hal pemahaman konsep dasar dan penerapan teori linguistik. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menyusun makalah linguistik umum melalui metode diskusi kelompok. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat berdiskusi secara aktif mengenai topik-topik yang relevan, berbagi ide, serta memahami struktur dan teknik penulisan makalah yang baik dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah, memperkuat keterampilan menulis akademik, serta membangun kemampuan analisis yang lebih mendalam terkait topik-topik dalam linguistik. Pendampingan ini juga mengoptimalkan interaksi antar mahasiswa, sehingga mereka dapat belajar dari satu sama lain dalam suasana yang kolaboratif dan mendukung. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menghasilkan makalah yang berkualitas dan sesuai dengan standar akademik yang berlaku.
Pengenalan Dan Pembuatan Sarana Persembahan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Kepada Anak Usia Dini Sugiarti; Wayan Rinata; Winda Restiani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v1i2.106

Abstract

Pelestarian budaya dapat dilakukan dengan memperkenalkan sarana persembahan tradisional kepada anak-anak sejak usia dini. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi budaya melalui pengenalan dan pembuatan sarana persembahan seperti kwangen, cabang sari, dan klakat oleh anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Serbaguna Desa Dharma Buana dan melibatkan anak-anak usia 6–12 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi, praktik langsung, serta penjelasan tentang fungsi dan makna dari masing-masing sarana persembahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengenali bentuk dan bahan sarana persembahan, serta dapat membuatnya sendiri dengan bimbingan. Selain itu, mereka menunjukkan rasa antusias dan tertarik terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Pendampingan Penguatan Literasi Bahasa Indonesia bagi Siswa MTs NU Umbul Sari di Era Digital Sugiarti; Mila Novita Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v2i1.207

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi Bahasa Indonesia bagi siswa MTs NU Umbul Sari di era digital. Rendahnya minat baca, keterampilan menulis, serta pemahaman penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, di ruang digital menjadi latar belakang pelaksanaan program ini. Metode yang digunakan meliputi pendampingan literasi melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik membaca kritis, dan penulisan kreatif berbasis media digital. Pendampingan dilakukan secara partisipatif dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran yang kontekstual dan menarik bagi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap kaidah Bahasa Indonesia, kemampuan membaca dan menulis, serta kesadaran dalam menggunakan Bahasa Indonesia secara santun dan efektif di lingkungan digital. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam penguatan literasi Bahasa Indonesia sekaligus membentuk karakter berbahasa yang baik pada siswa di era digital.
Pendampingan Teknik Pengumpulan Data Kuantitatif Berbasis Digital dalam Penyusunan Penelitian Ilmiah Mahasiswa Sugiarti; Riyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS) Universitas Baturaja
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/abdimu.v6i2.3461

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the process of scientific research, particularly in quantitative data collection techniques. However, there are still students who do not fully understand how to effectively and appropriately utilize digital media in research data collection. This community service activity aims to improve students’ understanding and skills in using digital-based quantitative data collection techniques in the preparation of scientific research. The implementation methods included socialization, training, and mentoring on the use of digital platforms such as Google Forms in designing research instruments and distributing online questionnaires. The participants of this activity were students who were preparing research proposals or final research projects. The results of the activity showed an improvement in students’ understanding of quantitative research instrument design techniques, digital data management, and the utilization of technology in scientific research processes. In addition, students became more skilled in conducting data collection effectively, efficiently, and systematically in the digital era. This activity is expected to support the improvement of the quality of students’ scientific research and strengthen digital literacy in the academic field.
Analisis Tindak Tutur dalam Prosesi Majemukan Temu Manten di Desa Peninjauan, OKU Timur Putri Kesuma Dewi; Indah Sulmayanti; Sugiarti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2997

Abstract

Bahasa dalam prosesi pernikahan adat bekerja sebagai tindakan yang menafsirkan simbol, mengatur peserta, dan meneguhkan relasi sosial. Penelitian ini mengkaji daya ilokusi dan fungsi ritual tuturan dalam prosesi majemukan temu manten di Desa Peninjauan, OKU Timur, dengan kerangka John R. Searle. Penelitian deskriptif kualitatif menggunakan data observasi, rekaman, transkripsi, dan dokumentasi yang dianalisis melalui konteks penutur, sasaran, tahap, serta ko-teks ritual. Hasil menunjukkan bahwa asertif mengubah benda dan gerak menjadi pengetahuan budaya tentang perlindungan, rezeki, kesetaraan, dan tanggung jawab; direktif mengoordinasikan giliran dan tindakan melalui ragam hormat; ekspresif membangun penghormatan, syukur, doa, pujian, serta penerimaan sosial. Tuturan berpenanda janji, sumpah, dan keputusan memperlihatkan batas asertif dengan komisif atau deklaratif yang bergantung pada penutur dan kewenangan. Temuan menegaskan bahasa sebagai arsitektur ritual yang menghubungkan makna, koordinasi, dan afiliasi.