Utia Virli Susanti
Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI ONE MINUTE MIRROR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHAUAN ALAM DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 017 RANAH SINGKUANG Desy susanti; Utia Virli Susanti
Kurikula : Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Kurikula: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 Tahun 2023
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/kurikula.v7i2.764

Abstract

The application of the One Minute Mirror strategy to improve student learning outcomes is the main objective of this research. This research is a classroom action research (CAR) which was motivated by the low learning outcomes of students in science class V. The subjects of this research were teachers and students of class V in the 2012-2013 academic year as many as 12 boys and 14 girls, so a total of 26 students. On the other hand, the aim of this research is to implement a one minute mirror strategy to improve students' science learning outcomes. Data collection techniques for this study using observation and test techniques. Before the action, 13 students completed the action or achieved 50.00% completeness, but in cycle I it increased to 18 students or reached 69.23% completeness. After corrective action was taken, Cycle II found that the completeness of students reached 24 students or the completeness of students reached 92.31%. This means that student learning outcomes have reached 75% of the specified KKM or 75. It can be concluded that the application of the One Minute Mirror strategy improves science learning outcomes for fifth grade students of SD 017 Ranah Singkuang, Kampar District, Kampar Regency.
IMPLEMENTASI KEGIATAN LIFE SKILL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA PELITA NUSA Utia Virli Susanti
Al-Abyadh Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v9i1.2344

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan keterampilan hidup guna meningkatkan kemandirian pada anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pandangan naturalistrik. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, empat guru, dan tiga puluh anak berkebutuhan khusus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data diterapkan dengan pendekatan tematik di mana data dikelompokkan berdasarkan tema yang relevan dengan fokus penelitian. Temuan studi menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan keterampilan hidup dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing anak. Kegiatan keterampilan hidup yang disediakan meliputi penguasaan merawat diri, menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, makan dan minum secara mandiri, berpakaian sendiri, keterampilan sosial, dan keterampilan kerajinan sederhana. Sementara itu, faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan setiap anak, keterbatasan waktu untuk belajar, kurangnya konsistensi dalam Latihan di rumah, serta ketergantungan anak pada bantuan orang lain. Pelaksanaan kegiatan keterampilan kerajinan sederhana. Keberhasilan program didukung oleh komitmen guru, dukungan kepala sekolah, ketersediaan fasilitas yang memadai, serta kerja sama yang baik.
Manajemen Sarana Dan Prasarana Dalam Menunjang Lingkungan Belajar PAUD Utia Virli Susanti; Savika Erlia Ningsih; Khoirunnisa Khoirunnisa
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1114

Abstract

Sarana dan Prasarana merupakan komponen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi anak usia dini. Artikel ini membahas pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi jenis-jenis sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta fungsinya dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana seperti alat permainan edukatif, ruang belajar yang nyaman, dan fasilitas pendukung yang lainnya berperan penting dalam menstimulasi perkembangan anak. Selain itu, pengelolaan yang baik terhadap fasilitas tersebut mampu menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Oleh karena itu, penyediaan sarana dan prasarana menjadi tanggung jawab penting bagi lembaga PAUD dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Manajemen Kurikulum PAUD: Membangun Lingkungan Belajar Yang Responsif Terhadap Anak Utia Virli Susanti; Nadiyah Nadiyah; Elma Destriani
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1115

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter dan perkembangan holistik anak. Lingkungan belajar yang responsif sangat dibutuhkan untuk mendukung proses tumbuh kembang pada masa keemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana manajemen kurikulum dapat membangun lingkungan belajar yang responsif dalam konteks PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan wawancara semi-terstruktur. Fokus kajian diarahkan pada empat tahapan utama manajemen kurikulum, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru dalam merancang dan melaksanakan kurikulum memiliki pengaruh besar terhadap terciptanya suasana belajar yang positif, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan anak. Kurikulum yang fleksibel dan terstruktur terbukti mampu memberikan ruang bagi kreativitas guru serta mendorong partisipasi anak secara aktif dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kurikulum yang responsif, didukung oleh peran guru yang aktif sebagai fasilitator dan pengelola kelas, merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan ramah anak di satuan PAUD.
Meningkatkan Mutu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Melalui Menajemen Utia Virli Susanti; Nurohmah Nurohmah; Nurul Anisa
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga PAUD yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana yang tersedia, tetapi juga oleh efektivitas sistem manajemen yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen yang baik, mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan mutu layanan PAUD. Perencanaan yang terstruktur memungkinkan lembaga menetapkan tujuan pendidikan yang jelas; pengorganisasian yang efektif menjamin pembagian tugas yang proporsional; pelaksanaan yang profesional memastikan kegiatan pembelajaran berjalan sesuai standar; dan evaluasi yang berkelanjutan menjadi dasar untuk perbaikan. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan juga dipengaruhi oleh transparansi dan akuntabilitas manajemen. Dengan demikian, peningkatan mutu PAUD dapat dicapai secara optimal melalui penerapan manajemen yang terarah dan berkelanjutan.
Manajemen Supervisi Pendidikan Anak Usia Dini : Strategi Dan Tantangan Di Lembaga PAUD Alfi Hikmatun Nafiah; Junita Yunur Zadira; Utia Virli Susanti
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1164

Abstract

Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung tercapainya mutu layanan pendidikan anak usia dini (PAUD). Manajemen supervisi yang efektif diperlukan untuk memastikan proses pembelajaran dan pengelolaan lembaga berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan dalam manajemen supervisi di lembaga PAUD serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi supervisi yang umum diterapkan meliputi perencanaan terstruktur, pendekatan partisipatif, dan pemberian umpan balik berkelanjutan. Namun, pelaksanaan supervisi masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kompetensi supervisor, kurangnya dukungan sarana prasarana, serta rendahnya kesadaran guru akan pentingnya supervisi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas supervisor serta penguatan sistem supervisi yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan PAUD secara menyeluruh.
Pentingnya manajemen penyelenggaraan di lembaga PAUD terhadap pembelajaran luar ruangan anak usia dini Khofifah syaikhani; Janur Indah; Utia Virli Susanti
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1170

Abstract

Artikel ini mengkaji pentingnya manajemen penyelenggaraan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terhadap pembelajaran luar ruangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran manajemen dalam memfasilitasi pembelajaran di luar ruangan, serta dampaknya terhadap perkembangan anak usia dini. Objek penelitian meliputi lembaga PAUD yang menerapkan metode pembelajaran luar ruangan di beberapa daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, di mana data dikumpulkan melalui kajian terhadap berbagai sumber, seperti jurnal, buku, dan artikel terkait. Penelitian ini menemukan bahwa manajemen yang efektif, termasuk perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian, sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran luar ruangan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan di luar ruangan dapat meningkatkan keterampilan sosialisasi, kreativitas, dan pemahaman lingkungan anak. Hasil dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen penyelenggaraan yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan pembelajaran luar ruangan di lembaga PAUD. Dengan adanya kebijakan yang mendukung dan pengelolaan yang tepat, lembaga PAUD dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak, sehingga mendukung perkembangan holistik mereka. Penelitian ini merekomendasikan lembaga PAUD untuk meningkatkan manajemen penyelenggaraan guna memaksimalkan potensi pembelajaran luar ruangan.