Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

STRATEGI BRANDING ‘TERPIKAT PULAU PENYENGAT’ SEBAGAI DESTINASI WISATA SEJARAH, BUDAYA & RELIGI DI KEPULAUAN RIAU Eva Amalia; Supardi Supardi; Arina Luthfini Lubis
JURNAL DIMENSI Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v12i1.5000

Abstract

Brand pada destinasi wisata melalui slogan atau tagline menjadi sangat penting karena memberikan efek yang kuat, unik dan positif terhadap pengembangan dan  keberlanjutan destinasi wisata.  . Brand tidak dapat dibangun dalam waktu singkat dan proses yang mulus.   Brand juga memiliki keterkaitan  dengan produk dan layanan yang ditawarkan.   Pulau Penyengat merupakan sebuah destinasi wisata sejarah, budaya dan religi yang terkenal   hingga ke negara serumpun Malaysia dan Singapura.  Penelitian ini menggunakan metode   dengan pendekatan kualitatif melalui  prosedur penelitian   deskriptif  yang mengandalkan referensi metode Gap Analysis. Gap analysis dapat dijadikan pemetaan  yang  disesuaikan dengan kenyataan di lapangan.   Tagline “Terpikat Pulau Penyengat”  dirancang  dan diperkenalkan untuk  beresonansi ke publik melalui berbagai media.   Re-branding Pulau Penyengat dengan kata-kata Terpikat  dapat menjadi   daya pikat serta sebagai suatu   sarana untuk menumbuhkan minat kunjung. Rebranding tagline “Terpikat Pulau   melalui kebaharuan dan kemutakhiran inovasi sehingga selain dapat meningkatan visit intention yang selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke destinasi tersebut. Rebraning    mendorong keterlibatan  stakeholder untuk berperan dalam kegiatan promosi  dunia internasional mendorong produk dan paket wisata Pulau Penyengat melalui teknologi informasi dan kemutakhiran digitalisasi pemasaranSosialisasi dan publiksai   Rebranding ini   terus dilakukan secara massive dan berkesinambungan  agar makna dari brand tersebut dapat dipahami serta menjadi semacam teaser untuk berkunjung Kata Kunci :   Branding, Tagline, Terpikat, Pulau Penyengat
KOMPARASI EFEKTIFITAS STRATEGI PEMASARAN DESA WISATA KAMPUNG TERIH BATAM DAN DESA WISATA EKANG ANCULAI BINTAN Asman Abnur; Armen Mustika; Eva Amalia
JURNAL MEKAR Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jmr.v2i1.152

Abstract

This study aims to compare the   marketing  strategy managed by   two similar tourist destinations in Batam  which is KampungTerih and the other one which in Bintan namely  Ekang Tourism Village  .  Kampung Terih and Ekang Tourism Village are tourist destinations that have the concept of a tourism village with beautiful nature and  various facilities as well tourist attraction. Both having positive arrival of visits which resulted from the marketing effort to attract visit intetntion. Using qualitative descriptive approach focusing on the marketing  development strategies to increase visitor levels are creating new innovations with the products offered so that tourists are more interested and curious and want to visit can go through  marketing platform to promoted the attractive tourism packages in describing  Kampung Terih and Desa Ekang Anculai  but does not eliminate the uniqueness and exclusivity of the village. Following strategis namely product introduction , promotion and repositioning and giving utmost service to visitor or tourist  effectively amongst of the best strategies to implement  
ANALISA DAMPAK PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BAHARI PULAU ABANG TERHADAP MASYARAKAT Hendra Syaiful; Eva Amalia; I Nyoman Budiartha
JURNAL MATA PARIWISATA Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : PUSLITABMAS - BATAM TOURISM POLYTECNIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/terapan_pariwisata_3

Abstract

Pulau Abang  which is located on Batam Island, Riau Archipelago Province, is now popular as a marine-based tourist destination. The development of tourism which is very rapid and concentrated  will possibly having  various impacts  namely . economic, socio-cultural and environmental impacts This study aims to elaborate and analyze the positive and negative impacts of these aspects. . Impact analysis will provide an overview of how a destination affects towards the society. This research uses a qualitative descriptive method which will become an identification step for further collaborative development strategies that can optimize the improvement of people's welfare and impacted to the tourism sector.  
ANALISA PEST ARTI PENTING BATAM DAN BINTAN SEBAGAI ENTRY POINT BORDER TOURISM DENGAN SINGAPURA Eva Amalia; Siti Arieta; Wahyu Pangestoeti
JURNAL MATA PARIWISATA Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : PUSLITABMAS - BATAM TOURISM POLYTECNIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/terapan_pariwisata_2

Abstract

Batam dan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki arti penting sebagai entry point border tourism yang lokasinya berbatasan langsung dengan Singapura Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aspek politik, ekonomi, sosial dan teknologi (PEST) dari keberadaan Batam dan Bintan sebagai entry point pariwisata perbatasan atau border tourism dengan Singapura. Menggunakan analisis tematik untuk menguraikan data yang melibatkan dan membaca melalui kumpulan data (seperti transkrip dari wawancara mendalam atau kelompok fokus) dan identifikasi pola dalam arti di seluruh data untuk mendapatkan tema Identifikasi arti penting kedudukan kedua destinasi tersebut dari aspek politik, ekonomi, sosial dan teknologi sebagai entry point border tourism dengan Singapura menunjukkan peran yang signifikan dan berkaitan satu dengan yang lain . Hasil penelitianmenunjukan bahwa faktor politik, ekonomi, sosial dan teknologi sangat besar pengaruhnya tidak saja saat ini namun juga dalam waktu jangka panjang . Kedudukan strategis Batam dan Bintan sebagai entry point border tourism dengan Singapura seyogyanya menjadi benchmark terhadap upaya pengembangan pariwisata baik secara kuantitas maupun kualitas.
PELATIHAN PEMBUATAN PIZZA RUMAHAN SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN PAUD TK GUGUS CAHAYA JINGGA BINTAN UTARA Eva Amalia; eryd saputra; heri nuryanto
JURNAL KEKER WISATA Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : PUSLITABMAS-Politeknik Pariwisata Batamc

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jkw.v1i1.104

Abstract

 Program Pengabdian Masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan pizza  ini memberikan alternatif pembelajaran terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pendidik yakni guru-guru PAUD  / TK Gugus Cahaya Jingga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan untuk melaksanakan kegiatan atau proses belajar mengajar kepada anak didik  secara interaktif dan  dapat lebih berkreasi dalam proses belajar dan mengajar secara atraktif .  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini  bertujuan  agar dapat  memahami cara pembuatan pizza namun dengan kreasi rasa varian yang asli Indonesia dengan  bahan-bahan yang mudah diperoleh serta tidak mahal sehingga dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan nilai jual serta dapat dijadikan bahan ajar kepada kelompok belajar sesama gugus di Kabupaten Bintan.   Metode pengabdian masyarakat meliputi  Sosialisasi Materi dan Referensi Pembelajaran disampaikan  dalam bentuk pemaparan dan tanya jawab kepada peserta dan pemaparan bahan melalui power point presentasi yang memuat referensi terkait  pengertian, asal usul, kreasi dan inovasi pizza   dan  peserta pelatihan kemudian dibekali pengetahuan tentang seluk beluk pizza dan proses pembuatannya secara demonstrasi yang nantinya kemudia dipraktekan di masing-masing kelompok. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan dan hasil kegiatan dapat diidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan program pengabdian pada masyarakat ini.   Pelatihan pembuatan pizza ini sangat membantu bagi pendidik yang ingin memberikan suatu variasi dalam pembelajaran praktek karena cukup mudah dilakukan.  
PELATIHAN PEMBUATAN PIZZA RUMAHAN SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN PAUD TK GUGUS CAHAYA JINGGA BINTAN UTARA Eva Amalia; eryd saputra; heri nuryanto
JURNAL KEKER WISATA Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : PUSLITABMAS-Politeknik Pariwisata Batamc

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jkw.v1i1.104

Abstract

 Program Pengabdian Masyarakat melalui kegiatan pelatihan pembuatan pizza  ini memberikan alternatif pembelajaran terhadap permasalahan yang dihadapi oleh pendidik yakni guru-guru PAUD  / TK Gugus Cahaya Jingga Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan untuk melaksanakan kegiatan atau proses belajar mengajar kepada anak didik  secara interaktif dan  dapat lebih berkreasi dalam proses belajar dan mengajar secara atraktif .  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini  bertujuan  agar dapat  memahami cara pembuatan pizza namun dengan kreasi rasa varian yang asli Indonesia dengan  bahan-bahan yang mudah diperoleh serta tidak mahal sehingga dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan nilai jual serta dapat dijadikan bahan ajar kepada kelompok belajar sesama gugus di Kabupaten Bintan.   Metode pengabdian masyarakat meliputi  Sosialisasi Materi dan Referensi Pembelajaran disampaikan  dalam bentuk pemaparan dan tanya jawab kepada peserta dan pemaparan bahan melalui power point presentasi yang memuat referensi terkait  pengertian, asal usul, kreasi dan inovasi pizza   dan  peserta pelatihan kemudian dibekali pengetahuan tentang seluk beluk pizza dan proses pembuatannya secara demonstrasi yang nantinya kemudia dipraktekan di masing-masing kelompok. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan dan hasil kegiatan dapat diidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan program pengabdian pada masyarakat ini.   Pelatihan pembuatan pizza ini sangat membantu bagi pendidik yang ingin memberikan suatu variasi dalam pembelajaran praktek karena cukup mudah dilakukan.  
Edukasi Strategi Marketing Wirausaha Produk Roti Lapas Batam (ROPASTAM) Warga Binaan Lapas Kelas II Batam Eva Amalia; Agung Arief Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7035

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang strategi pemasaran wirausaha kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. Warga binaan yang menjadi fokus kegiatan ini adalah mereka yang terlibat dalam usaha pembuatan roti, dikenal sebagai "Roti Lapas Batam" (Ropastam). Program ini memberikan pelatihan dan bimbingan tentang strategi pemasaran konvensional dan digital, dengan tujuan meningkatkan kemampuan warga binaan dalam memasarkan produk mereka. Produksi roti ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mengurangi stres selama masa tahanan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat digunakan oleh warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Tema strategi marketing wirausaha dipilih sebagai fokus utama karena potensi untuk memperluas pasar secara signifikan dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional. Selain memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan minat dan kreativitas warga binaan dalam mengembangkan ide bisnis lainnya di masa depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan warga binaan untuk menghadapi tantangan di dunia bisnis yang terus berkembang, terutama di era digital. Pada akhirnya, diharapkan warga binaan dapat mandiri secara ekonomi dan aktif berperan dalam pembangunan masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosial.
Pengaruh Substitusi Nasi Putih dengan Nasi Singkong terhadap Karakteristik Tekstur dan Penerimaan Konsumen Terhadap Organoleptik Nasi Goreng Jordan Fernando; Eva Amalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5044

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggantian sebagian beras putih dengan beras singkong terhadap karakteristik sensorik dan penerimaan konsumen terhadap nasi goreng. Tiga tingkat penggantian 50%, 60%, dan 70% beras singkong diformulasikan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap atribut penampilan, aroma, rasa, dan tekstur. Sebanyak 38 panelis, yang terdiri dari evaluator terlatih dan tidak terlatih, berpartisipasi dalam penilaian sensorik. Uji hedonik dan kualitas hedonik dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah untuk menentukan perbedaan signifikan antar perlakuan, diikuti dengan uji rentang ganda Duncan untuk perbandingan lebih lanjut jika diperlukan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan beras singkong secara signifikan mempengaruhi atribut tekstur, sementara warna, aroma, dan rasa tetap berada dalam rentang sensorik yang dapat diterima di semua formulasi. Tingkat penggantian 50% menunjukkan kinerja sensorik yang paling stabil, sedangkan proporsi yang lebih tinggi, terutama formulasi 70%, memperkenalkan karakteristik singkong yang lebih khas, terutama tercermin dalam kelembutan tekstur dan aroma singkong yang sedikit lebih kuat. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa nasi singkong dapat berfungsi sebagai pengganti parsial yang layak untuk nasi putih dalam masakan nasi goreng tanpa menyebabkan penurunan yang signifikan dalam penerimaan sensorik secara keseluruhan. Hal ini mendukung potensi penggunaan singkong sebagai sumber karbohidrat alternatif lokal, yang dapat mempromosikan diversifikasi pangan sambil menawarkan keunggulan nutrisi, terutama bagi individu yang mencari makanan pokok dengan indeks glikemik rendah. Studi ini menekankan pentingnya memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia untuk meningkatkan keragaman diet dan mengurangi ketergantungan pada karbohidrat olahan.
Analisis Informasi, Referensi, Persepsi Dan Respons Kaum Muda Terhadap Manfaat Diet Keto Di Kota Batam Mishaly Humayrah; Eva Amalia; Miratia Afriani; Arina Luthfini Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6570

Abstract

Diet keto diartikan sebagai pola makan asupan rendah karbohidrat tinggi dan rendah karbohidrat, serta protein dalam jumlah seimbang untuk mencapai ketosis. Pada awalnya diet ini diterapkan untuk menagani pasien epilepsi pada anak-anak dan dewasa, kemudian mulai diterapkan untuk penderita kardiovaskular, diabetes, obesitas, serta dikenal efektif dalam menurunkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis informasi, referensi, persepsi, dan respons kaum muda terhadap manfaat diet keto di Kota Batam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sumber data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menujukan sebagian besar respons kaum muda memilik pandangan positif terhadap diet keto dan menyatakan setuju dengan indikator yang telah diberikan. Dari segi informasi dan referensi mengenai diet keto, kaum muda mudah mengakses dan memverifikasi kebenaran informasi mengenai diet keto melalui berbagai media, terutama media sosial. Dari segi persepsi dan respons sebagian besar responden memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mengenai terhadap manfaat diet keto sebagian besar kaum muda memiliki pandangan yang positif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk lebih mengenal dan mencoba menerapkan diet keto sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern. Meskipun demikian, penerapan pola makan diet keto di kota Batam perlu disesuaikan dengan kebiasaan dan gaya kaum muda setempat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Analisis Gap Sertifikasi dan Kompetensi SDM Logistik terhadap Optimalisasi Kinerja Perusahaan: Kajian Literatur Perusahaan-Perusahaan Logistik di Batam Eva Amalia; Roni Adi; M. Irvanni Bahri; Syafrudin Rais; Devina Wistiasari
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Vol 6 No 2 Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batam memiliki posisi strategis sebagai hub logistik nasional melalui implementasi Batam Logistic Ecosystem (BLE) yang menargetkan efisiensi rantai pasok dan peningkatan daya saing. Namun kinerja industri logistik ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang tersertifikasi dan kompeten sesuai standar. Riset ini melakukan gap analysis antara kondisi ideal (mengacu SKKNI, KKNI/AQRF, dan kebutuhan industri) dan kondisi aktual di perusahaan-perusahaan logistik Batam. Penelitian bersifat deskriptif-kualitatif melalui studi literatur, observasi ekosistem, dan wawancara terarah dengan pelaku industri, asosiasi, dan lembaga pendidikan vokasi. Hasil menunjukkan kesenjangan menonjol pada (1) kepemilikan sertifikasi formal pada jabatan kritikal (operator gudang, freight forwarding, admin logistik, sopir truk/angkutan peti kemas); (2) akses dan biaya sertifikasi yang masih tinggi (3) ketidaksesuaian kompetensi teknis terhadap tuntutan operasional digitalisasi logistic serta (4) lemahnya orkestrasi triple helix (industri–pemerintah–pendidikan) dalam penyiapan talenta. Gap berdampak pada produktivitas, kepatuhan, reliabilitas layanan, dan daya saing pasar internasional. Rekomendasi meliputi percepatan kehadiran/kemitraan LSP logistik di Batam, program pelatihan berbasis kompetensi yang diselaraskan dengan SKKNI, skema pembiayaan sertifikasi yang inklusif, serta penguatan kurikulum vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan BLE.