Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan SDM Pelaku Industri Rumah Tangga di Desa Wisata Batulayang, Cisarua, Bogor Ambar Pratiwi; Dasmala Putri; Siti Rohmah; Latif Latif; Anak Agung G
Jurnal Abdi Masyarakat Humanis Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat Humanis
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/%JAMH.v4i2.19777

Abstract

Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pengetahuan secara praktis ilmu manajemen dalam pengembangan SDM pelaku industri rumah tangga melalui KIE mengenai komposisi bahan beserta cara pengemasan Wedang Layang yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode survey dan penyampaian materi secara langsung serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen SDM, pembekalan mengenai pemilihan bahan baku, penentuan dan penetapan komposisi, pengemasan, serta pemasaran produk. Hal ini dilakukan dalam upaya mewujudkan kesejahraan masyarakat Desa Batulayang.Kata kunci: : manajemen; industri rumah tangga; KIE; pengemasan produk minuman
How Employee Well-Being and Workload Shape Turnover Intentions Among Retail Employees in Depok City? Suandi Silalahi; Latif Latif; Rani Sri Sumarsih; Ilma Darojat; Sabrawijaya Sabrawijaya
West Science Social and Humanities Studies Vol. 4 No. 02 (2026): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v4i02.2654

Abstract

Employee mobility has become a growing concern in the retail industry, particularly in urban areas where competitive labor markets encourage frequent job changes. This study aims to analyze the influence of employee well-being and workload on job-hopping intentions among retail employees in Depok City. A quantitative research design was applied using a survey method involving 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire based on a five-point Likert scale and analyzed using SPSS version 25. The results of multiple linear regression analysis show that employee well-being has a negative and significant effect on job-hopping intention, indicating that higher levels of well-being reduce employees’ tendency to change jobs. Meanwhile, workload has a positive and significant effect on job-hopping intention, suggesting that excessive job demands increase employees’ desire to seek alternative employment opportunities. Simultaneously, employee well-being and workload significantly influence job-hopping intention, with a coefficient of determination (R²) of 0.468, meaning that 46.8% of job-hopping intention can be explained by the two variables. These findings highlight the importance of creating supportive work environments and balanced workload management to improve employee retention in the retail sector. The study provides practical implications for retail management in designing human resource strategies that enhance employee well-being and reduce turnover risk.
Pengembangan Karakter Kepemimpinan dan Keterampilan Kerja Sama Peserta Didik SMA melalui Pendekatan Experiential Learning: Studi Kasus di SMAN 8 Kota Serang Aditya Budi Atma Rusadi; Caesar Putra Anugerah; Hadi Prasetyo; Muhamad Iqbal; Raudhotul Aliyah; Latif Latif; Ayu Pratami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ysb7by82

Abstract

Kepemimpinan dan keterampilan kerja sama merupakan elemen penting dalam pendidikan karakter abad ke-21. Namun, sistem pembelajaran di sekolah menengah masih cenderung menekankan aspek kognitif, sementara dimensi sosial dan afektif seperti kolaborasi dan kepemimpinan sering kali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan karakter kepemimpinan dan keterampilan kerja sama peserta didik melalui pendekatan experiential learning dalam sebuah program pelatihan berbasis kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dilakukan di SMAN 8 Kota Serang dengan melibatkan 35 peserta didik sebagai subjek. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mencakup pre-test, post-test, observasi partisipatif, refleksi individu, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman peserta pada indikator kerja sama tim, peran pemimpin, komunikasi efektif, dan pengambilan keputusan bersama, masing-masing meningkat sebesar 43–44 poin. Refleksi dan observasi menunjukkan transformasi sikap peserta terhadap nilai-nilai kolaborasi dan kepemimpinan. Umpan balik dari peserta dan guru menunjukkan bahwa pendekatan experiential learning tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual, tetapi juga membentuk karakter dan sikap sosial peserta secara nyata. Temuan ini mengindikasikan bahwa experiential learning merupakan strategi yang efektif dan relevan dalam membangun kepemimpinan kolaboratif sejak usia sekolah. Penelitian ini merekomendasikan replikasi program serupa secara sistemik sebagai bagian dari upaya pendidikan karakter di sekolah menengah.