Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan dan Penerapan Business Continuity Planning (BCP) pada Ketahanan Usaha para UMKM Kota Bandung: - Maya Dora, Yenny; Sakti, Intan Widuri; Saefudin, Nugraha; Sari, Oktora Yogi; Sudrajat, Asep; Budiansyah, Yusep
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.723 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i11.1141

Abstract

Hadirnya wabah virus Covid 19 memberikan pembelajaran yang sangat berharga untuk semua sektor termasuk pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun usaha kecil dan menengah (UKM). Dalam upaya untuk kesiapan semua sektor termasuk UMKM dalam menghadapi krisis, supaya tetap dapat bertahan. Penelitian inu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penerapan BCP pada ketahanan usaha UMKM di Kota Bandung.  Penelitian dilakukan pada para UMKM Kota Bandung yang berjumlah 150. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner pada para UMKM. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS 25.0. Dari hasil olah data didapat bahwa Pelatihan pembuatan BCP berpengaruh pada Ketahanan Usaha UMKM Kota Bandung. Penerapan Business Continuity Planning (BCP) berpengaruh pada Ketahanan usaha UMKM. Sedangkan untuk hasil uji simultan Pelatihan pembuatan dan Penerapan BCP berpengaruh pada Ketahanan usaha UMKM. Hal ini berarti bahwa pelatihan dan penerapan Business Continuity Planning (BCP) sangat berpengaruh pada ketahanan usaha UMKM di Kota Bandung.
The Effect of Competence and Job Placement on Employee Performance with Job Satisfaction as a Mediation Variable in the State Civil Apparatus (ASN) at the Regional Civil Service Agency of West Java Province Yunica, Dany Ika; Maya Dora, Yenny
Journal of Social Research Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i11.2862

Abstract

Employee performance is not only seen at the top manager level, but must also be seen at the middle manager and subordinates or staff. If only top managers have high performance, then the quality of service perceived by the public will remain low. This is because the implementers in the field are actually staff. This research is quantitative verification research using the causality method with a survey approach. Researchers use all members of the population as research objects. The total population in the study was 131 employees of the Regional Civil Service Agency for the West Java Provincial Government. The analytical tools used in this research are SEM (Partial Least Square). The results of the research state that 1) Competency, Job Placement, Job Satisfaction and Employee Performance have good criteria at the Regional Civil Service Agency of West Java Province, 2) Competency has a positive influence on the performance of employees at the Regional Civil Service Agency of West Java Province, 3) Job Placement has a positive influence on the performance of employees at the Regional Civil Service Agency of West Java Province, 4) Job Satisfaction has a positive influence on employee performance at the Regional Civil Service Agency of West Java Province, 5) There is Competence on Employee Performance with job satisfaction as a mediating variable, 6) There is Job Placement on Employee Performance with job satisfaction as a mediating variable.
Business Plan Klinik Utama Amabelle: Studi Kasus di Kota Bandung Purnama, Caecillia; Maya Dora, Yenny
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif perencanaan pengembangan Klinik Amabelle dari klinik pratama menjadi Klinik Utama melalui pendekatan analisis bisnis dan pemasaran strategis. Pertumbuhan industri klinik kecantikan di Kota Bandung, perubahan gaya hidup urban, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit dan gizi menjadi dasar penyusunan pengembangan usaha ini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode analisis kualitatif terhadap kondisi internal dan eksternal perusahaan melalui analisis Porter’s Five Forces, Design Thinking, Lean Canvas, Model Proses Kewirausahaan Timmons, SWOT, STP, dan Marketing Mix (7P). Data dikumpulkan melalui studi lapangan, observasi kompetitor, analisis perilaku konsumen, dan telaah dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik Amabelle memiliki peluang pasar yang signifikan dengan potensi pasar layanan kecantikan kulit dan gizi di Kota Bandung mencapai Rp 975 miliar hingga Rp 1,3 triliun per tahun. Konsumen didominasi kelompok usia 20–50 tahun kelas menengah ke atas yang menuntut layanan kecantikan medis yang kredibel, aman, dan bersifat holistik. Analisis SWOT menyimpulkan bahwa diferensiasi layanan menjadi faktor kunci daya saing, khususnya melalui keterlibatan dokter spesialis kulit dan kelamin serta dokter spesialis gizi, penggunaan teknologi estetika modern, dan peningkatan kualitas pengalaman pasien. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan sumber daya medis, digitalisasi layanan dan CRM, integrasi pemasaran digital, serta penajaman proposisi nilai unik “Tampil keren dengan wajah dan tubuh yang sehat”. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa transformasi Amabelle menjadi Klinik Utama memiliki kelayakan strategis dan potensi finansial yang tinggi, dengan keberhasilan implementasi sangat bergantung pada optimalisasi SDM spesialis, digitalisasi sistem manajemen pasien, dan penguatan diferensiasi layanan untuk memenangkan persaingan industri klinik kecantikan yang kompetitif.