Rahmadani, Melinia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Contextual Teaching and Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 02 Kota Bumi Kabupaten Lampung Utara Rahmadani, Melinia; Anwar, Syaiful; Jatmiko, Agus
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.174 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1669

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, guru PAI masih cenderung menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingganya proses pembelajaran PAI kurang maksimal. Dari permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk meneliti penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat penerapannya. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan observasi dan wawancara, adapun lokasi penelitian ini di SMK Negeri 02 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Adapun temuan penelitian yaitu penerapan model contextual teaching and learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan di SMK Negeri 2 Kotabumi sudah cukup baik, dengan menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning menyentuh aspek afektif yang selama ini sangat jarang tersentuh dalam proses pembelajaran PAI di dalam kelas, siswa akan termotivasi untuk dapat mengaktualisasikan nilai-nilai atau konsep-konsep yang didapat dari materi-materi PAI dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap pembelajaran PAI yaitu: (1) Tidak perlu mengeluarkan biaya besar, (2) Media apa saja dapat digunakan untuk belajar, (3) Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat juga diterapkan dikelas yang besar (siswanya banyak, (4) Peran siswa lebih aktif selama proses pembelajaran. Dan adapun faktor penghambatnya yakni: (1) Membutuhkan alokasi waktu yang lama atau banyak, (2) Membutuhkan guru yang profesional, kreatif dan terampil, (3) Membutuhkan sarana prasarana yang lengkap, (4) Membutuhkan metode dan sumber belajar yang bervariasi, (5) Adanya budaya yang berbeda-beda.
Strengthening Togetherness with Subuh Education and Anti-Bullying Education in Nagari Koto Baru Frisdianti, Tiara; Rahmadani, Melinia; Khan, Omar; Mokoena, Thabo
Darussalam: Journal of Psychology and Educational Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70363/djpe.v4i2.251

Abstract

This article discusses the importance of strengthening togetherness through early education and anti-bullying education as a solution to facing the social challenges faced by today's young generation. In the increasingly complex context of globalization, bullying has become an urgent issue, having a negative impact on mental health and social relationships. Dawn education, as a learning activity carried out at dawn, functions not only as a means of worship but also as a platform for instilling strong moral and ethical values. Meanwhile, anti-bullying education is needed to create a safe and comfortable environment for all individuals. This article outlines how these two approaches can complement each other in building positive character and creating a more harmonious society. Through collaboration between schools, families and communities, it is hoped that a young generation can be formed who has high social awareness and is able to contribute to an environment free from bullying. Thus, this article aims to provide a better understanding of the implementation of dawn education and anti-bullying education in creating strong togetherness in society.