p-Index From 2021 - 2026
5.951
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINASI NILAI PERUSAHAAN: PERAN KINERJA LINGKUNGAN, BIAYA LINGKUNGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN Kusuma, Indah Ayu; Azis, M Taufik; Sukartini, Mery
AKRUAL : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2025): AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/m88gvd36

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejauh mana kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan memengaruhi nilai perusahaan. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive terhadap perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021 hingga 2024. Data diperoleh dari laporan tahunan dan keberlanjutan perusahaan, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya biaya lingkungan yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, kinerja lingkungan dan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor lebih menghargai pengeluaran nyata perusahaan terkait aktivitas lingkungan dibandingkan dengan kinerja lingkungan yang tidak banyak dipublikasikan. Penelitian ini memberikan bukti empiris dari negara berkembang dan menekankan pentingnya transparansi dalam pelaporan biaya lingkungan untuk membentuk persepsi pasar terhadap nilai suatu perusahaan.
PENGARUH CASH FLOW, NET WORKING CAPITAL, FIRM SIZE, DAN LEVERAGE TERHADAP CASH HOLDING Dwi Yanti, Sukma; Muhammad Taufik Azis; Imam Hadiwibowo
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v11i2.1118

Abstract

Cash Holding has an important role for every company to determine the level of company liquidity. This study aims to determine the effect of Cash Flow, Net working Capital, Firm Size, and Leverage on Cash Holding. Empirical study of this research on consumer goods industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research period used is 2017-2021. The sample was selected by purposive sampling method. Based on the existing criteria, 34 companies became the research sample. The data used in this study is secondary data, namely audited financial statements obtained from the website www.idx.co.id. The method used in this study is a quantitative method. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis using SPSS software version 20. The results of this study prove that Cash Flow and Net Working Capital can be used as a reference that has a positive impact on Cash Holding, while Firm Size and Leverage have no impact on Cash Holding Company.
Pengaruh Kualitas Pembiayaan Dan Manajemen Risiko Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia Tahun 2020-2024 Dian Kusumawati; Mohammad Taufik Azis
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pembiayaan dan manajemen risiko terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2020–2024. Perkembangan industri perbankan syariah yang semakin pesat menuntut pengelolaan pembiayaan dan risiko yang optimal guna menjaga stabilitas dan profitabilitas bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Populasi penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Indonesia, dengan periode observasi tahun 2020–2024. Variabel kualitas pembiayaan diproksikan dengan Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR), sedangkan manajemen risiko diproksikan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Net Operating Margin (NOM). Kinerja bank diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja bank syariah, dimana NPF berpengaruh negatif terhadap ROA, sedangkan FDR berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Sementara itu, manajemen risiko menunjukkan hasil yang berbeda, dimana CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan NOM berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan dan efisiensi operasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia.
Pengaruh Kualitas Pembiayaan Dan Manajemen Risiko Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia Tahun 2020-2024 Dian Kusumawati; Mohammad Taufik Azis; Itat Tatmimah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pembiayaan dan manajemen risiko terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2020–2024. Perkembangan industri perbankan syariah yang semakin pesat menuntut pengelolaan pembiayaan dan risiko yang optimal guna menjaga stabilitas dan profitabilitas bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Populasi penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah (BUS) yang terdaftar di Indonesia, dengan periode observasi tahun 2020–2024. Variabel kualitas pembiayaan diproksikan dengan Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR), sedangkan manajemen risiko diproksikan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Net Operating Margin (NOM). Kinerja bank diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja bank syariah, dimana NPF berpengaruh negatif terhadap ROA, sedangkan FDR berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Sementara itu, manajemen risiko menunjukkan hasil yang berbeda, dimana CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan NOM berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan dan efisiensi operasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dan Potensi Financial Distress Dengan Menggunakan Metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital (RGEC) Dan Zmijewski Pada Bank Syariah Yuli Prasetya; Mohammad Taufik Azis; Itat Tatmimah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i1.1479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dan potensi financial distress pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2021–2024. Penilaian kesehatan bank dilakukan menggunakan metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital (RGEC), sedangkan potensi financial distress dianalisis menggunakan metode Zmijewski. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 9 Bank Umum Syariah, yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank KB Bukopin Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Aladin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank BJB Syariah, Bank BCA Syariah, dan Bank BTPN Syariah. Teknik analisis data menggunakan rasio keuangan seperti NPF, FDR, GCG, ROA, NOM, BOPO, dan CAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesehatan Bank Umum Syariah berada dalam kategori sehat hingga sangat sehat, serta berdasarkan metode Zmijewski sebagian besar bank tidak menunjukkan potensi mengalami financial distress.