Sudaryanti Sudaryanti
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Model Pembelajaran Bermain Outdoor Lempar Tangkap Bola untuk Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Sudaryanti Sudaryanti; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4249

Abstract

Perkembangan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun saat ini belum optimal. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran fisik motorik yang diterapkan di TK belum sesuai dengan tahap-tahap pembelajaran, belum adanya panduan yang baku dan terstruktur pada saat Pandemi Covid 19 diterapkan secara daring, jarang bergerak di luar ruangan dan anak lebih banyak duduk di depan laptop atau smartphone. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran bermain outdoor lempar tangkap bola untuk mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R D) model Borg and Gall. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah anak TK Pedagogia, Kota Yogyakarta berjumlah 26. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu lembar observasi ceklis dan wawancara. Pengembangan model ini di validasi oleh 2 ahli materi dan 6 ahli model, setelah itu di uji coba kelayakan serta efektifitasnya pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penelitian dan pengembangan model bermain outdoor lempar tangkap bola menunjukkan memiliki kelayakan untuk membantu mengembangkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
Analisis Persepsi Guru PAUD terhadap Koordinasi Mata dan Tangan Anak Puteri Aprilianeu Cahya Rumara; Sudaryanti Sudaryanti; Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5044

Abstract

Guru PAUD tentunya diharuskan memahami kemampuan koordinasi mata dan tangan pada anak, karena akan memudahkan dalam mengembangkan program-program pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa esensial kemampuan koordinasi mata dan tangan anak menurut persepsi guru PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 10 orang guru di Depok Sleman. Hasil penelitian diperoleh data bahwa adanya koordinasi mata dan tangan yang esensial terlebih pada kesiapan sekolah anak seperti menyusun; menangkap; melempar; melipat; dan menulis. Namun faktanya masih terdapat anak terhambat kemampuan koordinasi mata dan tangannya, untuk itu 60% anak dapat sekolah dengan ditambah guru pendamping, dan untuk mengidealkan kemampuan koordinasi mata dan tangan 30% guru menyarankan untuk dapat mengikuti pembelajaran disekolah selama 2 tahun (bagi nol besar). Dari hasil tersebut dapat memberikan manfaat kepada guru-guru lainnya dan pehaman kepada orang tua atau wali murid.
Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Diajeng Aulia; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4056

Abstract

Permainan tradisional yaitu permainan yang mampu diintegrasikan untuk meningkatkan aspek pertumbuhan dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini mempergunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur atau kepustakaan. Pemanfaatan search engine dapat memudahkan peneliti dalam mengidentifikasi dan mencari informasi dengan tepat sehingga digunakan untuk kepustakaan digital dalam mendeskripsikan masalah penelitian. Data yang didapatkan bersumber dari hasil penelitian, buku, dan data yang sudah ada, selanjutnya literatur dan hasil tersebut dideskripsikan atau dianalisis kembali. Adapun jumlah literatur yang digunakan yaitu 16. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwasanya permainan tradisional yang ada di setiap daerah berperan penting dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Keterkaitan permainan tradisional  terhadap sosial emosional anak usia dini terlihat berdasarkan peningkatan kemampuan interaksi dengan teman sebaya, keterampilan membangun hubungan, keterampilan memecahkan masalah, bersosialisasi, kooperatif menunjukkan rasa percaya diri, membantu teman, dan bekerja sama dengan kelompok.
Peningkatan Kemampuan motorik Kasar melalui Permainan Hadrah pada Anak Usia Dini Naldien Syarran; Sudaryanti Sudaryanti; Ahmad Afiif
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5914

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi alwal perkembangan anak usai dini dalam mempersiapkan kehidupan yang akan datang bagi anak. Tujuan penelitian ini. Media yang digunakan adalah bermain Hadrah atau Rabana. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukan perkembangan morik kasar pada anak usia dini di TK Sulthoni sudah terselenggara dengan baik. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesilpulan bahwa perkembangan motorik di TK Sulthoni dapat membantu anak dapat memegang alat musik hadrah dengan menggunakan satu tangan dan satu tangannya lagi memukul alat tersebut, kemampuan mengkoordinasikan lagu dan gerakan sesuai dengan ritmenya, perkembanagn motorik kasar pada anak dapat membantu dan melatih keseimbangan pada anak, dan meningkatkan kemampuan fisik bagi anak.
Pengembangan Kemampuan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia Dini Menggunakan Permainan Tradisional Sudaryanti Sudaryanti; Prayitno Prayitno; Nurul Arifiyanti; Oktaviana Maharani
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i1.387

Abstract

Kemampuan fisik-motorik dan sosial-emosional adalah kemampuan yang menjadi dasar dan prediktor perkembangan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan fisik-motorik dan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur atau kepustakaan. Langkah-langkah penelitian meliputi review artikel yang relevan dengan rumusan masalah, analisis hasil penelitian, dan deskripsi hasil untuk penarikan kesimpulan. Hasil penelitian literatur menunjukkan bahwa permainan tradisional di berbagai daerah di Indonesia berperan penting dalam mengembangkan fisik-motorik dan sosial-emosional anak usia dini. Hubungan permainan tradisional dengan perkembangan fisik-motorik anak terlihat dari peningkatan kesehatan, kebugaran, dan kemampuan gerak (seperti kekuatan otot, daya tahan, fleksibilitas, kecepatan gerak, koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan). Sementara itu, pengaruhnya terhadap perkembangan sosial-emosional anak terlihat dari interaksi anak dengan teman sebaya, keterampilan membangun hubungan, keterampilan memecahkan masalah, sosialisasi, kerja sama, rasa percaya diri, membantu teman, dan kerja sama dalam kelompok.
Pengaruh Metode Bermain dan Penataan Lingkungan Main terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Anak Usia 5-6 tahun Chikita Fatmi Putri; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7491

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh metode pembelajaran berbasis bermain, penataan lingkungan main, serta keduanya secara simultan terhadap kemampuan interaksi sosial anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Subjek penelitian berjumlah 32 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan instrumen yang tervalidasi oleh ahli dan memiliki reliabilitas tinggi (? = 0,89). Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas maupun keduanya secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis bermain dan penataan lingkungan main berpengaruh signifikan terhadap kemampuan interaksi sosial anak, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan komunikasi, kerja sama, penyelesaian konflik, dan empati anak dapat ditingkatkan melalui penerapan metode bermain yang terarah dalam lingkungan main yang tertata.
Pengaruh Permainan Lompat Angka terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Pengenalan Angka Anak Usia Dini Santian Putri; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh permainan lompat angka terhadap kemampuan motorik kasar pada anak; (2) pengaruh permainan lompat angka terhadap kemampuan pengenalan angka pada anak; serta (3) perbedaan signifikan dari permainan lompat angka terhadap kedua kemampuan tersebut. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimental dengan desain posttest-only design with nonequivalent group, melibatkan 60 anak usia 4–5 tahun di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan lompat angka secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik kasar dan pengenalan angka dibanding permainan ular tangga. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi gerak fisik dengan konsep numerasi melalui permainan tradisional yang dimodifikasi sesuai karakteristik anak usia dini. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat konsep pembelajaran berbasis gerak sebagai pendekatan holistik dalam mengembangkan keterampilan anak, sedangkan secara praktis memberikan kontribusi terhadap inovasi pembelajaran PAUD yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Efektivitas Permainan Tutup Botol Challenge dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Simbolik dan Membaca Permulaan Anak Usia Dini Nur Rahmadini; Sudaryanti Sudaryanti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan tutup botol challenge terhadap berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun dan efektivitas permainan tutup botol challenge terhadap membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain Posttest-Only Design with Nonequivalent Group yang melibatkan dua kelompok pembelajaran yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di dua Taman Kanak kanak (TK) di Yogyakarta dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 64 anak berusia 5-6 tahun, terdiri atas 32 anak dalam kelompok eksperimen dan 32 anak dalam kelompok kontrol. Teknik analisis menggunakan uji peryaratan yaitu uji normalitas, dan uji homogenitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir simbolik antara kelompok anak yang diajarkan dengan permainan tutup botol challenge dan permainan flashcard. Dilihat dari hasil uji-t dimana nilai Sig. (2-tailed) <α ((0.000<0.05). (2) Terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan antara kelompok anak yang diajarkan dengan permainan tutup botol challenge dan permainan flashcard. Dilihat dari hasil uji-t dimana nilai Sig. (2 tailed) <α (0.015<0.05). Berdasarkan temuan ini, disarankan kepada semua pendidik untuk merancang dan mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang berbasis permainan kreatif guna menstimulasi berpikir simbolik serta membaca permulaan anak.