Rina Juliana
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM METODE PEMBIASAAN TADARUS AL-QUR’AN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Meliyana Febriyanti; Hindun Hindun; Rina Juliana
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.103 KB) | DOI: 10.30631/ies.v5i1.36

Abstract

ABSTRAK Tadarus Al-Qur’an atau kegiatan membaca Al-Qur’anmerupakan salah satu bentuk peribadatan yang diyakini dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan yang berimplikasi pada sikap dan perilaku positif, dapat mengontrol diri, dapat tenang, lisan terjaga,dan istiqomah dalam beribadah. Dengan adanya anak terbiasa membaca Al-Qur’an setiap hari, maka itu sebagai langkah awal dalam mengyahati, memahami, mencintai dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya.Pendekatan Penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi keterpercayaan hasil penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui program metode pembiasaan tadarus Al-Qur’an dapat dikatakan sebagai program yang sangat baik. Faktor yang menjadi kendala program tadarus Al-Qur’an diantaranya adalah alokasi waktu yang kurang, kurang menghargai waktu, dan factor lingkungan siswa.Sedangkan solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah motivasi dan perhatian dari guru, ciptakan suasana yang inovatif, ciptakan peraturan baru, dan memberikan reward dan funishment. Kata Kunci: implementasi, metode pembiasaan tadarus Al-Qur’an
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FIQIH SISWA MADRASAH TSANAWIYAH Dwi Nurokhatun; Rina Juliana
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v3i1.57

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidak nya peningkatan motivasi belajar siswa dengan diterapkannya penggunaan strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi, penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) jenis kolaboratif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi.Metode observasi digunakan untuk mengukur aktivitas siswa setiap per siklusnya.Metode angket digunakan untuk mengetahui kemampuan motivasi belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran kontekstual.Metode wawancara digunakan untuk mengetahui pendapat dan gambaran di Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi. Dan metode dokumentasi digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi di kelas pada waktu pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penggunaan strategi pembelajaran kontekstualmampu meningkatkan motivasi belajar Fiqih siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Swasta Dharma Wanita Kota Jambi yaitu 73,75% pada siklus I pertemuan 1, 75,77% pada pertemuan 2 dan 83,21% pada siklus II pertemuan 1, 86,30% pada pertemuan 2 . Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran Fiqih dengan menggunakan strategi pembelajaran kontekstualdapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sedekah, hibah dan hadiah dari peningkatan nilai angketdi setiap siklus. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Kontekstual, Motivasi Belajar, Fiqih.
Contextualizing Poda Na Lima As An Ethnopedagogical Framework for PAI BP in Indonesian Elementary Schools Fuji Pratami; Willy Akmansyah Lubis; M Yemmardotillah; Nahid Ayad; Rina Juliana
Ta'dib Vol 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i2.15844

Abstract

Efforts to strengthen character education through local wisdom have become a national priority, yet no empirical studies have developed an operational model for integrating Poda Na Lima into Islamic Education and Character Education (PAI BP) at the elementary level. Consequently, Mandailing cultural wisdom remains underutilized as a pedagogical foundation. This study aims to develop, implement, and evaluate an ethnopedagogical model grounded in Poda Na Lima for PAI BP instruction in elementary schools in Mandailing Natal Regency. Using a qualitative approach with an educational ethnography and multiple case study design, the research involved PAI BP teachers through interviews, participant observation, and document analysis. This approach enabled an in depth understanding of how cultural values are negotiated and internalized in classroom interactions. Findings show that integrating Poda Na Lima values Paias Rohamu, Paias Pamatangmu, Paias Parabitonmu, Paias Bagasmu, and Paias Pakaranganmu can be effectively implemented through structured habituation, spiritual reinforcement, and culturally responsive communication. The model contributes to students’ religious, social, and ecological character development and supports the strengthening of Mandailing cultural identity. However, challenges persist, including the lack of standardized curriculum guidelines and limited teacher competence in ethnopedagogy. This study offers a theoretically grounded ethnopedagogical model that connects local wisdom with Islamic and character education. Practically, it provides an applicable framework that teachers and policymakers can adopt to design more contextualized and culturally relevant PAI BP learning in diverse Indonesian educational settings.