Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digitalisasi PT Pos dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan PT Pos Indonesia Lisawanto Lisawanto; Yaya Mulya Mantri; Ramayani Yusuf; Mohdari Mohdari
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v7i1.1072

Abstract

This study aims to determine the impact of service digitization reform on customer satisfaction in PT Pos Indonesiaa Bandung City Office. This digitization reform will affect PT Pos activities as a whole because technological developments are inevitable. Digital service operations will affect customer satisfaction, with such digitalization, customers can feel satisfied and vice versa. The number of respondents in this study was 100 using random sampling method. This study uses a quantitative method with data collection methods using a Likert scale questionnaire that tests the independent variables and the dependent variable using simple linear regression analysis to measure measurement accuracy using validity and reliability tests. The processing results showed that service digitalization reform and customer satisfaction are in the "good" category. The digitization reform of PT Pos has a good impact and makes customers feel satisfied. This research can be developed by studying other issues related to other reforms carried out in PT Pos Indonesia so that it becomes a new strength for PT Pos Indonesia.
Menggali Potensi Ekonomi Kreatif Membangun Kesetaraan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali Ramayani Yusuf; Gunardi Gunardi; Dyah Bayu Framesthi; Yaya Mulya Mantri; Ayulia Nirwani
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.899

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan perempuan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembinaan berbasis keterampilan yang mampu memberikan bekal hidup dan mendukung reintegrasi sosial pasca-pembebasan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, kuliner, seni lukis, dan tata rias. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis warga binaan,. Produk yang dihasilkan mencakup boneka kain felt, keripik singkong bersertifikat halal, tas lukis, dan kesiapan usaha salon dari hasil pelatihan tata rias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan motivasi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi. Program ini terbukti efektif dalam menggali potensi ekonomi kreatif dan membangun kesetaraan di lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan model ini dapat direplikasi di lembaga pemasyarakatan lain sebagai strategi pembinaan berkelanjutan dan inklusif.
Menggali Potensi Ekonomi Kreatif Membangun Kesetaraan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali Ramayani Yusuf; Gunardi Gunardi; Dyah Bayu Framesthi; Yaya Mulya Mantri; Ayulia Nirwani
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.899

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan perempuan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembinaan berbasis keterampilan yang mampu memberikan bekal hidup dan mendukung reintegrasi sosial pasca-pembebasan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, kuliner, seni lukis, dan tata rias. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis warga binaan,. Produk yang dihasilkan mencakup boneka kain felt, keripik singkong bersertifikat halal, tas lukis, dan kesiapan usaha salon dari hasil pelatihan tata rias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan motivasi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi. Program ini terbukti efektif dalam menggali potensi ekonomi kreatif dan membangun kesetaraan di lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan model ini dapat direplikasi di lembaga pemasyarakatan lain sebagai strategi pembinaan berkelanjutan dan inklusif.