Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TRANSAKSI DIGITAL DAN PERKEMBANGAN e-TOURISM DI INDONESIA Era Purike; Imas Wiwin Kurniasih; Fransiska Wuri Wulandari; Ayulia Nirwani
Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus : Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STIEPARI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.018 KB) | DOI: 10.56910/nawasena.v1i2.157

Abstract

The rapid development of information technology, especially during the pandemic, has led to a significant increase in digital transactions carried out by the public. The concept of “clean, health, and safety” is included in the aspect of the payment system that minimizes physical contact in transactions, which is one of the causes of the increase in digital transactions during the pandemic. Digitalization of the payment system is considered to be the key to boosting the national economic recovery. This research uses the descriptive qualitative method. Several works of literature relevant to the research topic were used as data sources, and in-depth interviews and brief observations were conducted to obtain data. E-tourism is closely related to the development of information technology. The development of information technology has not accompanied the magnitude of digital transactions in Indonesia. There is a high correlation between the number of sites and the number of tourist visits, so the number of tourism websites in Indonesia should be increased. In addition to the added amount, it is also necessary to add digital payment features that make it easier.
Menggali Potensi Ekonomi Kreatif Membangun Kesetaraan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali Ramayani Yusuf; Gunardi Gunardi; Dyah Bayu Framesthi; Yaya Mulya Mantri; Ayulia Nirwani
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.899

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan perempuan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembinaan berbasis keterampilan yang mampu memberikan bekal hidup dan mendukung reintegrasi sosial pasca-pembebasan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, kuliner, seni lukis, dan tata rias. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis warga binaan,. Produk yang dihasilkan mencakup boneka kain felt, keripik singkong bersertifikat halal, tas lukis, dan kesiapan usaha salon dari hasil pelatihan tata rias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan motivasi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi. Program ini terbukti efektif dalam menggali potensi ekonomi kreatif dan membangun kesetaraan di lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan model ini dapat direplikasi di lembaga pemasyarakatan lain sebagai strategi pembinaan berkelanjutan dan inklusif.
Menggali Potensi Ekonomi Kreatif Membangun Kesetaraan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali Ramayani Yusuf; Gunardi Gunardi; Dyah Bayu Framesthi; Yaya Mulya Mantri; Ayulia Nirwani
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 2 No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.899

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan perempuan di Lapas Perempuan Kerobokan, Denpasar, Bali melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pembinaan berbasis keterampilan yang mampu memberikan bekal hidup dan mendukung reintegrasi sosial pasca-pembebasan. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelatihan hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan keterampilan seperti kerajinan tangan, kuliner, seni lukis, dan tata rias. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis warga binaan,. Produk yang dihasilkan mencakup boneka kain felt, keripik singkong bersertifikat halal, tas lukis, dan kesiapan usaha salon dari hasil pelatihan tata rias. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri dan motivasi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi. Program ini terbukti efektif dalam menggali potensi ekonomi kreatif dan membangun kesetaraan di lingkungan pemasyarakatan. Diharapkan model ini dapat direplikasi di lembaga pemasyarakatan lain sebagai strategi pembinaan berkelanjutan dan inklusif.