Indah Maulidia Rahma
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE CONCEPT OF MAHABBAH OF ABDUS SHAMAD AL-PALIMBANI IN FACING THE SPIRITUAL CRISIS OF MODERN MAN Nur Hadi Ihsan; Amir Maliki Abitolkhah; Indah Maulidia Rahma
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v20i1.6328

Abstract

Modern man's spiritual crises is a fascinating topic that is constantly pertinent to be discussed nowadays. The promise of a remedy to this modern dilemmas is even more intriguing. Abdus Shamad al-Palimbani is a prominent Sufi figure in the Malay Indoneaian Archipelago, with Sufi mahabbah teaching that is favorable to resolving this spiritual crisis. This work aims to explore the notion of mahabbah of al-Palembani and its significance in overcoming modern humans' spiritual dilemmas. This study is library research using qualitative approach. The data wer collected utilizing documentary techniques referring to boks, articles, and other published materials. The acquired data is then analyzed employing the descriptive-analytical method. This study finds that according to Abdus Shamad, human love is divided into stages, starting with love for others, wealth, family and relations, self-love, and love for Allah and His Messenger. If a man is bound by the four worldly degrees of love, he will suffer a spiritual crisis. Only by achieving the ultimate level of love, mahabbatullah, can he discover his own self, both material and spiritual.
Hakikat Bahasa bagi Anak Usia Dini dan Relevansinya Pada Peradaban Fairuz Subakir Ahmad; Mohammad Zakky Mubarok; Indah Maulidia Rahma
AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Vol 7, No 1 (2022): Juli-Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ajbe.v7i1.6920

Abstract

Language is an important element in human life. With language, humans can be different from animals and other creatures. From language, humans are able to communicate, discuss and even build a civilization. So, language education needs to be the basis of education and starts from an early age, so that language becomes the mosimportant thing in life. Researches use a type of qualitative research by dissecting the nature of language in education. The data collection method in this research isthrough documentation which is analyzed by presenting data, analzing and then cconclusions. So thisstudy found that: 1) language is an important means of communicationbetween humans. Language is a human intermediary to express what he thinks. And from the language of a group of people will unite and build a civilization. 2) in educating early childhood, language is the basis that needs to be applied in their daily lives. 3) with language, it will buid the character of the child from an early age. Because of their cleverness in communicating and conveying the contents of their thoughts well. Children will form a harmonioussociety that is far from conflict.Bahasa adalah sebuah unsure penting dalam kehidupan manusia. Dengan berbahasa, manusia dapat berbeda dengan hewan dan makhluk lainnya. Dari berbahasa, manusia mampu berkomunikasi, berdiskusi bahkan membangun sebuah peradaban. Maka, pendidikan berbahasa perlu menjadi dasar dalam pendidikan dan dimulai dari usia dini, sehingga bahasa menjadi hal terpenting dalam berkehidupan. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan membedah hakikat bahasa dalam dunia pendidikan. Adapun metode pengumpulan data dala penelitian ini melalui dokumentasi yang dianalisa dengan menyajikan data, menganalisa lalu menarik kesimpulan. Sehingga penelitian ini menemukan bahwa: 1) Bahasa adalah sarana penting dala berkomunikasi antara manusia. Bahasa adalah perantara manusia untuk mengungkapkan apa yang difikirkannya. Dan dari bahasa sekelompok manusia akan bersatu dan membangun sebuah peradaban. 2) Dalam mendidik anak usia dini, bahasa adalah dasar yang perlu diterapkan dalam kesehariannya. 3) Dengan berbahasa, akan membentuk karakter anak sejak dini. Karena kepandaiannya dala berkomunikasi dan penyapaian isi pemikirannya dengan baik, anak akan membentuk masyarakat yang rukun dan jauh dari konflik.