Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN INTEGRASI WAYS OF THINKING DAN ICT- COMPETENCE PADA PEMBELAJARAN ABAD 21 Khilda Shopia; Imam Sudarmaji; Purnawati Purnawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.613-623

Abstract

Era informasi saat ini berkembang pesat karena kemajuan teknologi, sehingga guru dan siswa harus memiliki kemampuan abad 21, termasuk cara berpikir dan kompetensi TIK. Masyarakat saat ini harus mampu mengakses, menyerap, memahami, dan mengevaluasi informasi dengan benar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membekali para guru, terkait pengetahuan dan kemampuan untuk mengintegrasikan keterampilan abad 21; Cara Berpikir dan Kompetensi TIK dalam perangkat pembelajaran seperti integrasi keduanya ke dalam RPP, dan kegiatan belajar mengajar di kelas. Pelatihan guru dilakukan sebagai metode pengabdian masyarakat dengan 30 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Guru di SMP Garuda di Kota Tangerang merupakan mitra PKM. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para guru setuju bahwa siswa saat ini perlu memiliki cara berpikir dan kemahiran TIK dalam menghadapi era abad 21, dan melalui pengabdian masyarakat ini membantu para guru meningkatkan profesional mereka untuk mengatasi kesulitan abad ke-21 dalam pendidikan. Salah satu strategi untuk meningkatkan profesionalisme guru di abad 21 adalah dengan mengikuti pelatihan tentang pengembangan dan pengintegrasian Kompetensi TIK dan kemampuan berfikir ke dalam proses belajar mengajar. Guru diharapkan memahami cara membuat indikator cara berpikir, indikator kompetensi TIK, dan mengetahui cara memasukkan keduanya ke dalam perangkat pembelajaran sehingga guru dapat mendukung siswa menghadapi kesulitan pembelajaran di abad ke-21.
PELATIHAN INTEGRASI WAYS OF THINKING DAN ICT- COMPETENCE PADA PEMBELAJARAN ABAD 21 Khilda Shopia; Imam Sudarmaji; Purnawati Purnawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.613-623

Abstract

Era informasi saat ini berkembang pesat karena kemajuan teknologi, sehingga guru dan siswa harus memiliki kemampuan abad 21, termasuk cara berpikir dan kompetensi TIK. Masyarakat saat ini harus mampu mengakses, menyerap, memahami, dan mengevaluasi informasi dengan benar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membekali para guru, terkait pengetahuan dan kemampuan untuk mengintegrasikan keterampilan abad 21; Cara Berpikir dan Kompetensi TIK dalam perangkat pembelajaran seperti integrasi keduanya ke dalam RPP, dan kegiatan belajar mengajar di kelas. Pelatihan guru dilakukan sebagai metode pengabdian masyarakat dengan 30 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Guru di SMP Garuda di Kota Tangerang merupakan mitra PKM. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para guru setuju bahwa siswa saat ini perlu memiliki cara berpikir dan kemahiran TIK dalam menghadapi era abad 21, dan melalui pengabdian masyarakat ini membantu para guru meningkatkan profesional mereka untuk mengatasi kesulitan abad ke-21 dalam pendidikan. Salah satu strategi untuk meningkatkan profesionalisme guru di abad 21 adalah dengan mengikuti pelatihan tentang pengembangan dan pengintegrasian Kompetensi TIK dan kemampuan berfikir ke dalam proses belajar mengajar. Guru diharapkan memahami cara membuat indikator cara berpikir, indikator kompetensi TIK, dan mengetahui cara memasukkan keduanya ke dalam perangkat pembelajaran sehingga guru dapat mendukung siswa menghadapi kesulitan pembelajaran di abad ke-21.
The Students’ Engagement in Foreign Language Learning through ICT Incorporation Purnawati Purnawati; Zainal Rafli; Syamsi Setiadi
Journal of English Language Teaching and Linguistics Journal of English Language Teaching and Linguistics, 9(1), April 2024
Publisher : Yayasan Visi Intan Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/jeltl.v9i1.1281

Abstract

In this 21st century, the incorporation of Information and Communication Technology (ICT) has become a prominent practice in various educational domains, including the learning of languages in the classroom. However, there are a small number of teachers who are not familiar with incorporating ICT in their classrooms due to numerous causes. By the given situation, this study aims to identify the disparities in students' engagement between English as a Foreign Language (EFL) classrooms that utilize Information and Communication Technology (ICT) and those that do not. Additionally, it seeks to determine the predominant and higher forms of engagement in these two types of EFL classrooms. A descriptive qualitative approach was applied in this research. To obtain the data, the authors examined the level of student involvement during teaching and learning activities in two types of classrooms: those that employed ICT (Information and Communication Technology) and those that did not. Subsequently, the acquired data was scrutinized and categorized based on the parameters of students' involvement (behavioral, cognitive, and emotional). The results indicate that both classrooms are primarily characterized by students' behavioral involvement. The class that included ICT in its teaching and learning process experienced a 9.5% increase in students' cognitive engagement. The implication of this research is to encourage teachers to incorporate ICT in the classroom so that the students’ three engagement types can be achieved better proportionally.
Palestine and Israel Conflict: Disagreement Strategies on Social Media X Discussion Purnawati Purnawati; Miftahulkhairah Anwar; Saifur Rohman
Foremost Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2
Publisher : Teacher Training and Education Faculty of Syekh-Yusuf Islamic University Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/foremost.v6i2.7728

Abstract

Nowadays, social media has become a profound place for people to express their opinion and ideas, one of them is X social media (formerly known as Twitter). This study analysed how people expressed their opinion specifically on their disagreement strategies in X post. Thus, the focus of this research is to examine the types of disagreement found in the X corpus based on the linguistic used. There are 176 tweets taken from disagreement comments on 4 postings about recent Palestine and Israel conflicts. It was analysed manually by codifying on the types of disagreement. The finding revealed that the major type of disagreement is mitigating disagreement reaching 65%. While 10% of unmitigated disagreements expressions were categorized as aggravated. Furthermore, there were found types of employed mitigated disagreement including: Adding support (43%), Sarcasm (25%), Indirect (23%), Modulation (5%), and Delay (3%). The finding showed that people on social media tend to mitigate their disagreements using explanation and sarcasm. The mildest way to convey disagreements gained the least numbers of frequency. Therefore, it can be said that people in social media tend to openly express their disagreements by strong statements. This research can be a reference on how people digitally interact in social media.