Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis: Representasi Gender dan Budaya pada Cerpen “Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?” Karya Hamsad Rangkuti Diza Afrillia; Feni Amanda Putri; Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Rahel Sitinjak; Sarah Humala Lubis; Widya Octavianty; Lasenna Siallagan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi gender dan budaya pada cerpen yang berjudul “Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?” karya Hamsad Rangkuti. Dalam penelitian ini, aspek gender dan budaya dianalisis menggunakan analisis wacana kritis model Ruth Wodak dan Sarah Mills. Metode yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif yaitu cara pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subjek atau objek penelitian. Berdasarkan data yang terkumpul, ditemukan empat representasi gender dan budaya pada cerpen “Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?” Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa representasi gender dan budaya yang terdapat dalam cerpen tersebut masih relevan dengan kehidupan di masa kini.
Analisis Wacana Kritis Perspektif Theo Van Leeweun Pada Teks Monolog “Balada Sumarah” Karya Tentrem Lestari Diza Afrillia; Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Rahel Sitinjak; Fitriani Lubis
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sumbangan pengetahuan mengenai aspek yang berkaitan dengan analisis wawasan kritis model Theo Van Leeuwen mengenai peristiwa dan pelaku sosial atau kelompok tertentu yang belum dibahas pada penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan hasil berupa narasi data sesuai pendekatan yang digunakan. Berdasarkan data yang terkumpul, terdapat 8 jumlah total temuan representasi suatu kelompok dominan lebih memegang kendali dalam menafsirkan ke dalam suatu peristiwa dan pemaknaannya, sementara kelompok lain yang posisinya rendah cenderung untuk terus-menerus sebagai objek pemaknaan, dan digambarkan secara buruk. Temuan ini dikumpulkan pada monolog “Balada Sumarah Karya Tentrem Lestari” dengan pendekatan Theo Van Leeuwen.
Kesantunan Berbahasa Pegawai Cleaning Service di Universitas Negeri Medan : Kajian Pragmatik Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Lili Tansliova; Feni Amanda Putri; Khairu Zahra Nasution
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47324

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesantunan berbahasa pegawai cleaning service (pegawai kebersihan) di Universitas Negeri Medan. Kesantunan berbahasa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kajian pragmatik. Dalam pragmatik semakin jelas maksud sebuah tuturan akan semakin tidak santunlah tuturan itu. Sebaliknya, semakin tidak tembus pandang maksud suatu tuturan akan menjadi semakin santunlah tuturan itu. Penelitian ini meneliti penerapan maksim kerendahan hati dan maksim kedermawanan di antara kalangan pegawai cleaning service di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif, karena dalam penelitian ini mengahasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Data yang akan dianalisis dalam penelitian ini adalah bentuk tuturan percakapan pegawai cleaning service Universitas Negeri Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, rekam dan catat. Berdasarkan hasil penelitian, maksim yang paling banyak digunakan adalah maksim kerendahatian serta maksim kedermawanan dalam aktifitas sehari-hari pegawai cleaning service Universitas Negeri Medan
PENGGUNAAN INFOGRAFIS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Fitriani Lubis
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 4: September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i4.61718

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran bahasa dengan menggunakan media pembelajaran yang inovatif melalui infografis. Penggunaan media pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa dalam memperoleh informasi terkait materi pembelajaran yang diajarkan oleh guru selama pembelajaran khususnya pada penelitian ini adalah materi pembelajaran bahasa Indonesia. Keberhasilan media pembelajaran yang tepat bagi siswa mampu meningkatkan kompetensi belajar, motivasi belajar, memperkuat memori materi, dan membantu siswa untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Infografis adalah media pembelajaran yang menyajikan visual menarik dan data konkret terkait informasi yang ingin disampaikan kepada siswa dalam proses pembelajaran sehingga materi pembelajaran teks deskripsi lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. Siswa juga menjadi lebih mudah memahami setiap poin penting utama dalam tema pembelajaran sehingga mampu menuliskan teks deskripsi hasil karyanya sendiri.
ANALISIS IDEOLOGI PADA IKLAN TOKO ONLINE SHOPEE DAN BLIBLI: KAJIAN KRITIS NORMANFAIRCLOUGH Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Malan Lubis; Syairal Fahmy Dalimunthe
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1024

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan teknologi digital yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam ranah e-commerce. Persaingan ketat antarperusahaan e-commerce mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran yang dinilai lebih efektif, efisien, dan menjangkau audiens yang luas. Popularitas aplikasi belanja online mencerminkan pergeseran perilaku konsumen yang tidak hanya dipengaruhi faktor fungsional, tetapi tingkat ekonomi dan ideologi konsumsi. Analisis wacana kritis dilakukan untuk memahami perbedaan ideologi pemasaran yang menunjukkan keterkaitan erat antara kondisi ekonomi konsumen dan strategi perusahaan dalam membangun citra serta menyesuaikan diri dengan segmen pasar yang dituju. Penelitian ini menggunakan analisis tiga dimensi dari Norman Fairclough berupa tiga dimensi utama, yaitu dimensi teks, dimensi diskursus, dan dimensi praktik sosial. Melalui analisis tiga dimensi ini, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan kritis terhadap bahasa iklan dalam konteks sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang lebih luas. Hal ini dapat membantu mengungkap kekuatan, makna, dan implikasi sosial yang terkandung dalam iklan, serta memahami bagaimana iklan mempengaruhi tindakan dan perubahan dalam praktik sosial masyarakat.
ANALISIS NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN FEMINISME TEORI SARA MILLS Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Febby Indriani; Rosmawaty Harahap; Muharrina Harahap
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan melalui pendekatan analisis wacana kritis feminisme Sara Mills. Novel ini menggambarkan tokoh Dewi Ayu sebagai simbol kecantikan yang menjadi kutukan dalam masyarakat patriarki. Melalui penggabungan unsur realisme magis dan sejarah kolonial, novel ini menyuarakan kritik terhadap konstruksi sosial yang menindas perempuan. Kajian ini juga mempertimbangkan relevansi novel dalam kurikulum pendidikan nasional sebagai media pembelajaran literasi kritis dan kesadaran gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek, tetapi juga membuka ruang bagi subjek perempuan yang aktif dan reflektif terhadap sistem sosial yang menindas.
REPRESENTASI WANITA DALAM DRAMA BALADA SUMARAH: KAJIAN KRITIS TEORI SARA MILLS Julailanajmi Hasiholanda Tanjung; Joeyakin Christo Manik; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi perempuan dalam drama Balada Sumarah dengan menggunakan kerangka teori Sara Mills, yang berfokus pada tiga aspek utama: posisi subjek, posisi objek, dan pembaca yang dibayangkan. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis wacana kritis feminis, penelitian ini mengidentifikasi berbagai bentuk pembungkaman, objektifikasi, dan marginalisasi yang dialami tokoh Sumarah sebagai perempuan dalam struktur sosial, budaya, dan politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sumarah direpresentasikan sebagai perempuan yang kehilangan kendali atas identitasnya akibat wacana eksternal yang menindas, namun pada titik tertentu berupaya merebut kembali posisi sebagai subjek melalui tindakan resistif. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa drama tersebut menjadi cermin ketidaksetaraan gender sekaligus arena perlawanan simbolik terhadap hegemoni patriarki. Kajian ini menegaskan pentingnya analisis gender dalam membaca teks sastra Indonesia untuk mengungkap dinamika kekuasaan dan konstruksi identitas perempuan.