Pembelajaran Pendidikan Lingkungan, Sosial, dan Budaya Daerah (PLSBD) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan pengetahuan, sikap, dan apresiasi peserta didik terhadap budaya lokal. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di kelas V SD Negeri Sikumana 2, proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga peserta didik kurang fokus, kurang aktif, dan mengalami kesulitan memahami isi cerita rakyat HANA LELE. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkan oleh sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Oleh karena itu, diperlukan suatu media pembelajaran yang mampu meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Isochronic Tones, yaitu stimulus audio yang membantu menciptakan suasana belajar lebih tenang sehingga peserta didik lebih mudah berkonsentrasi dan memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan Isochronic Tones dalam pembelajaran PLSBD tentang cerita rakyat HANA LELE. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 17 peserta didik kelas V SD Negeri Sikumana 2. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar serta perubahan aktivitas peserta didik selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Isochronic Tones mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian, konsentrasi, dan keaktifan peserta didik selama mengikuti pembelajaran, yang berdampak pada bertambahnya jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar pada setiap siklus. Penggunaan Isochronic Tones juga menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sehingga peserta didik lebih mudah memahami isi cerita rakyat serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, penggunaan Isochronic Tones dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar PLSBD pada jenjang sekolah dasar.