Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : The Indonesian Design Journal

Perancangan Brand Concept “Móta Studio” Dengan Inspirasi Karya dari Tokoh di Era Mid Century Modern Devanny Gumulya
Jurnal Desain Indonesia. Vol 4 No 2 (2022): Hari Desain Produk Industri Dunia
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v4i2.138

Abstract

Mid-Century Modern adalah gaya arsitektur, produk, interior, dan desain grafis yang umumnya menggambarkan perkembangan abad 20 dalam desain modern. Gaya Mid Century Modern merupakan kombinasi dari banyak gaya dan material, salah satunya gaya retro yang dibalut dengan kesederhanaan dari gaya Scandinavian. Elemen - elemen desain Scandinavian diaplikasikan pada desain Mid Century Modern dengan menampilkan clean lines, penggunaan kayu, bentuk lekuk organik yang lembut dan minimalis. Salah satu gaya desain yang populer dalam era Mid-Century Modern adalah Biomophic form yang memiliki ciri khas bentuk melengkung, permukaan yang halus, bentuk yang asimetris serta berorientasi pada objek-objek alam berserta lingkungannya. Kursi La Chaise karya Charles dan Ray Eames merupakan salah satu furnitur paling berpengaruh pada era Mid-Century Modern karena bentuk biomorfiknya yang terinspirasi dari patung 'The Floating Figure' karya Gaston Lachaise. Melalui Analisa kondisi politik, ekonomi, sosial, teknologi, serta karya dari tokoh di era Mid Century Modern, dapat diidentifikasi pemikiran, elemen desain dan karakter visual pada era ini, yang kemudian digunakan untuk menentukan konsep dan karakter visual gaya desain untuk konsep brand dan perancangan koleksi produk Móta Studio.
Designing Website Application as An Academic and Non-Academic Assistive Tool for Students with Slow Learner Devanny Gumulya; Kristian Harijadi
Jurnal Desain Indonesia. Vol 3 No 2 (2021): Desain pada Era New Normal
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v3i2.137

Abstract

The COVID-19 pandemic has resulted in PSBB (Large-Scale Social Restrictions) regulations that affect all aspects of life, one of which is the education sector. Changes in the education system that have occurred significantly have many schools and are not running smoothly. In this case, the percentage will be even greater for students with special needs, especially students who are included in Slow Learner. The purpose of this research is to innovate in the development of assistive technology, improve the learning experience for students with special needs. The research result is a website application named Temaninklusi is a website application design proposal for lecture to create digital pictorial card as a additional learning material for Slow Learner at University level, as pictorial card has been proven as an effective tool to assist reading comprehension since early age. The website application also connects lecture, mentor and counselor to help slow learner adjusting their academic life.
Pembelajaran dari Pengajaran Sustainable Product Design pada beberapa Universitas di United Kingdom, Australia, Denmark, the Netherlands, and the United States Devanny Gumulya
Jurnal Desain Indonesia. Vol 5 No 2 (2023): DISCURSIVE DESIGN
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v5i2.234

Abstract

Pola produksi dan konsumsi masyarakat global saat ini menghasilkan dampak negatif pada lingkungan dan Kesehatan manusia. Desainer produk berperan penting untuk membantu menyelesaikan dampak negative lingkungan karena ia yang menentukan material apa dibutuhkan untuk suatu produk, bagaimana ia diproduksi, digunakan, di distribusikan dan bagaimana ia dibuang. Untuk itu seorang desainer produk harus menyadari dampak negative dan positif dari setiap keputusan desain yang diambil di setiap tahap proses desain. Dengan demikian Pendidikan tentang Sustainable Product Design (SPD) adalah kunci untuk mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi yang dibutuhkan desainer produk masa depan. Di paper ini, diberikan pengajaran SPD di 6 universitas: Nottingham Trent University, Cranfield University, Dartmouth College, Technical University of Denmark, Technical University of Delft, and University of New South Wales) from five countries (the UK, Australia, Denmark, the Netherlands, and the USA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasarnya pengetahuan dan ketrampilan khusus yang dibutuhkan SPD dibagi menjadi 3 katagori : pemahaman konsep sustainability secara umum seperti 17 SDG, 3 pillar sustainability, metode SPD dan instrumennya seperti Life cycle analysis untuk menilai dampak dan membantu desainer mengambil keputusan desain, strategi SPD yang dapat diambil desainer untuk membuat desain yang ramah lingkungan dan berdampak pada sosial seperti “design for disassembly, design for repair, dematerialization, design for longevity, design for upgrade, design for reuse, design for recycling, circular product design, and design for sustainable behavior approaches”. Setiap katagori membutuhkan pengetahuan, ketrampilan yang tersendiri dan membentuk kompetensi yang sesuai. Hasil penelitian bermanfaat bagi para akademisi desain produk dalam merancang rencana pembelajaran MK studio bertema Sustainable Product Design.