Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BAGI PELAKU UMKM DI DESA SAMPALAN KLOD KLUNGKUNG Putu Pande R. Aprilyani Dewi; Ni Putu Budiadnyani; I G A Desy Arlita; Putu Putri Prawitasari
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): (Februari 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v7i1.1955

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important function in developing an economy in Indonesia. MSMEs are considered as businesses that are able to survive in the midst of an economic crisis, the proof is that the government entrusts MSMEs to reduce the negative impacts of the economic crisis, where like the Covid-19 pandemic that is currently sweeping the world, Indonesian people choose to become MSMEs as a choice for business. One of the problems faced by MSME actors is that there are still difficulties in determining the cost of production (HPP). Most business actors in Sampalan Klod Village, Klungkung, are still blind to the importance of bookkeeping and lack understanding in calculating the cost of production. The implementation of this activity consists of 2 main activities, namely presenting material related to the importance of determining the cost of production because it is to find out how much costs are incurred in processing raw materials into finished goods that are ready to be sold as well as providing education on how to determine the cost of production and helping the public in calculating and create cost of production. With this training, several MSME business actors have succeeded in determining the cost of goods produced and knowing the profit earned each month.
The Impact of Financial Inclusion on MSME Growth in Developing Countries: A Regional Comparative Study Ida Ayu Putu Megawati; Made Ratih Nurmalasari; Putu Putri Prawitasari; Ni Putu Ari Krismajayanti; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
Nomico Vol. 2 No. 11 (2025): Nomico-December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/myfkbn74

Abstract

This study aims to analyze the impact of financial inclusion on MSME growth in Bali, Indonesia, and Malaysia. Using Structural Equation Modeling (SEM), the study examines the relationship between financial inclusion, measured by access to financial services, financial literacy, and government policies, and MSME growth, measured by revenue, number of employees, and business expansion. The results show that financial inclusion positively impacts MSME growth in both countries, with a greater effect in Malaysia. In Bali, although financial inclusion has a positive effect, the impact is smaller due to lower financial literacy and limited access to financial services. In Malaysia, more advanced financial inclusion policies and broader fintech access contribute significantly to MSME growth. This study suggests that to foster MSME growth, more structured financial inclusion policies, as well as improving financial literacy and access to financial services, should be a primary focus
THE INFLUENCE OF QRIS USAGE ON FINANCIAL RECORDING ACCOUNTABILITY WITH FINANCIAL LITERACY AS A MEDIATION VARIABLE: EVIDENCE FROM MSMES IN DENPASAR, INDONESIA Kadek Dinda Juliamita Kesuma; Putu Putri Prawitasari
International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepreneurship Vol. 6 No. 2 (2026): International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepre
Publisher : Sekolah tinggi ilmu ekonomi pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48024/ijgame2.v6i2.246

Abstract

This study aims to analyze the effect of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) usage on financial recording accountability with financial literacy as a mediating variable. Based on the Technology Acceptance Model (TAM), this research employs a quantitative approach using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS). Data were collected through questionnaires from 100 MSMEs in Denpasar, selected through purposive sampling. The results indicate that QRIS usage has a positive and significant direct effect on financial recording accountability. Furthermore, QRIS usage positively influences financial literacy, which in turn enhances financial recording accountability. Financial literacy also partially mediates the relationship between QRIS usage and financial recording accountability. These findings confirm that the adoption of digital payment technology can improve financial accountability, especially when supported by adequate financial literacy. The study contributes to the extension of TAM in the context of digital financial accountability and provides practical insights for policymakers, financial institutions, and MSMEs in enhancing digital financial governance.
Menelusuri Keputusan Etis Pada Akuntansi Digital: Analisis Empiris Locus Of Control Dan Komitmen Organisasional I Gusti Agung Ayu Devi Maha Sawitri; Putu Putri Prawitasari
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3489

Abstract

Penelitian ini ditunjukkan guna mengidentifikasi pengaruh sikap terhadap teknologi, kepribadian, locus of control, dan komitmen organisasional terhadap pengambilan keputusan etis pada akuntan publik yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bali. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan sampel sebanyak 66 akuntan publik yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang disebar langsung ke masing-masing KAP. Metode analisis data yang digunakan adalah PLS-SEM untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap positif terhadap teknologi dan kepribadian yang etis berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan etis. Locus of control dan komitmen organisasional berfungsi sebagai variabel moderasi, meskipun interaksi antara beberapa variabel, seperti komitmen organisasional dan kepribadian, tidak selalu memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan etis. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi KAP dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung pengambilan keputusan etis melalui penggunaan teknologi akuntansi digital. Penelitian ini juga menyarankan untuk penelitian selanjutnya yang dapat melibatkan sampel lebih luas serta mengkaji faktor eksternal lain yang mempengaruhi keputusan etis, seperti regulasi dan norma sosial dalam konteks profesi akuntansi.
Digitalisasi Administrasi Pajak: Pengaruh Taxpayer Account Management dan Billing Deposit terhadap Efektivitas Pelaporan, Dimoderasi Kompetensi TI Ni Luh Pertamawati; Putu Putri Prawitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8415

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi digital dalam administrasi perpajakan melalui implementasi Core Tax Administration System (Coretax) yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaporan pajak. Meskipun demikian, implementasi sistem ini masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait aspek teknis serta kesiapan dan kemampuan pengguna dalam mengoperasikan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Taxpayer Account Management (TAM) dan Billing Deposit terhadap efektivitas administrasi pelaporan pajak masa, serta menguji peran kompetensi teknologi informasi sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan responden dari kalangan staf pajak dan staf akuntansi di Kota Denpasar. Teknik analisis data yang digunakan meliputi regresi linier berganda untuk menguji pengaruh langsung antar variabel, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk mengidentifikasi peran moderasi kompetensi teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TAM dan Billing Deposit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas administrasi pelaporan pajak masa. Selain itu, kompetensi teknologi informasi terbukti mampu memperkuat hubungan antara pemanfaatan fitur sistem dengan efektivitas pelaporan pajak. Hal ini mengindikasikan bahwa keberhasilan transformasi digital di bidang perpajakan tidak hanya bergantung pada kecanggihan sistem yang digunakan, tetapi juga pada tingkat kompetensi pengguna dalam mengoperasikan teknologi tersebut. Dengan demikian, peningkatan efektivitas administrasi perpajakan memerlukan sinergi antara pengembangan sistem yang andal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam aspek literasi dan kompetensi teknologi informasi.
Persepsi Pegawai, Kualitas Sistem Coretax, dan Efektivitas Implementasi Integrasi NIK-NPWP: Moderasi Intensitas Pelatihan Pada KPP Pratama Denpasar Barat Damiana Sevanya Saputri; Putu Putri Prawitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8888

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas implementasi integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia. Integrasi NIK-NPWP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pengelolaan data perpajakan melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi. Namun, keberhasilan implementasi kebijakan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi pegawai sebagai pengguna utama sistem dan kualitas sistem Coretax yang digunakan dalam proses administrasi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pegawai dan kualitas sistem Coretax terhadap efektivitas implementasi integrasi NIK-NPWP serta menguji peran intensitas pelatihan sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan di KPP Pratama Denpasar Barat dengan menggunakan teknik sampling jenuh terhadap 85 pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pegawai dan kualitas sistem Coretax berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas implementasi integrasi NIK-NPWP. Sementara itu, intensitas pelatihan tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh persepsi pegawai maupun kualitas sistem Coretax terhadap efektivitas implementasi integrasi tersebut. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital perpajakan sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem yang andal serta persepsi positif pegawai terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan sistem. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas teknis Coretax serta penyelenggaraan pelatihan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung optimalisasi implementasi integrasi NIK-NPWP.  
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERUSAHAAN MELALUI INTEGRASI AI DAN PENGELOLAAN SDM PADA PT TATA RANCANA HIJAU Tiara Carina; Ni Putu Irmayanti; Putu Putri Prawitasari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 5 No 1 (2026): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Tata Rancana Hijau yang bergerak di bidang konsultan konstruksi, meliputi arsitektur, rekayasa, dan perencanaan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses desain, terbatasnya pengembangan sumber daya manusia akibat tingginya beban kerja, serta belum adanya standar operasional prosedur (SOP) komunikasi yang sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan melalui integrasi teknologi AI, pelaksanaan pelatihan Human Resource Development (HRD), serta penyusunan SOP komunikasi. Metode pelaksanaan meliputi observasi, perencanaan program, implementasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik, ditandai dengan meningkatnya efisiensi waktu pengerjaan proyek, meningkatnya kompetensi karyawan, serta terciptanya sistem komunikasi yang lebih terstruktur dan efektif. Program ini memberikan dampak positif dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
SOSIALISASI IMPLEMENTASI QRIS GUNA MENINGKATKAN TRANSAKSI UMKM DI KELURAHAN PEDUNGAN DENPASAR Made Ratih Nurmalasari; Eldamaris Sutrisno; Putu Putri Prawitasari; Ni Putu Ari Krismajayanti; Ida Ayu Putu Megawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48060

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional dengan tujuan untuk menganalisis dampak dari sosialisasi dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap peningkatan transaksi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Dalam pelaksanaannya, dilakukan sosialisasi langsung kepada pelaku UMKM mengenai manfaat dan cara penggunaan QRIS, serta pendampingan dalam proses implementasinya. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap sistem pembayaran digital dan peningkatan frekuensi transaksi setelah penggunaan QRIS diterapkan. Hal ini menunjukkan bahwa QRIS menjadi salah satu solusi efektif dalam mendukung digitalisasi UMKM di tingkat lokal. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar pemerintah daerah dan stakeholder lainnya terus mendorong dan memfasilitasi sosialisasi serta implementasi QRIS secara berkelanjutan. Langkah ini penting guna memperluas literasi keuangan digital dan meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital, khususnya di wilayah Kelurahan Pedungan.