Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TEKNOINFO

PERBANDINGAN WFQ DAN FIFO PADA END-TO-END DELAY VolP Sediyono, Agung; Rahman, Hendry
TEKNOINFO Vol 1, No 1 (2008): Vol. 1 No 1 Januari 2008
Publisher : TEKNOINFO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas suara pada VolP sangat rentan terhadap delay. Permasalahan delay end-toend diatasi dengan pemilihan code voice yang cocok dan penerapan QoS. Penerapan QoS secara differensial dilakukan dengan penerapan penjadwalan paket dengan penerapan metode antrian. Oleh karena itu perlu dilakukan pemilihan kombinasi yang cocok antara code voice dan metode antrian yang akan digunakan sehingga delay endto-end menjadi minimum pada bandwitdh jaringan tertÞntl PAne!itian ini mêncoba untuk menentukan kombinasi tersebut. Dalam penelitian ini metode antrian yang akan diteliti adalah Weighted Fair Queuing (WFQ) dan First In First Out (FIFO). Analisa perbandingan metode antrian WFQ dan FIFO menggunakan software Network Simulator. Berdasarkan hasil simulasi, metode antrian WFQ dengan code voice G.711 menghasilkan nilai rata-rata end-toend delay lebih rendah daripada metode antrian FIFO. Dan dapat memenuhi persyaratan rekomendasi ITU-T mengenai komunikasi one way delay yaitu kurang dari 150 ms.
KOMPARASI FUNGSI HASH MD5 dan SHA FAMILY PADA IMPLEMENTASI BLOOM FILTER Sediyono, Agung
TEKNOINFO Vol 1, No 1 (2007): Voı. 1. No, 1 Januari 2007
Publisher : TEKNOINFO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The bloom filter is a compact data structure that can be applied as a table look up. It uses a hash and modulo function to convert the string into the bit position of bloom filters. The bloom filter has a false positive weakness because of the impairment of hash function and limitation of bloom size. Therefore, it is important to choose the best hash function so that the false positive rate minimum. This research compares hash function: SHA family and MD5 and chooses which one outperform based on the minimum of false positive rate.