Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sistem Monitoring Hidroponik Berbasis IoT dengan Sensor Suhu, pH, dan Ketinggian Air Menggunakan ESP8266 Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Atikah Ayu Janitra; Nisrina Mayla Wibowo
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 7 No. 2 (2023): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v7i2.894

Abstract

Pertanian berbasis teknologi memiliki peluang dalam upaya mendukung peningkatan pengolahan hasil produk pertanian. Kondisi ini selaras dengan terjadinya penurunan lahan produktif pertanian dan terjadinya bonus demografi pertumbuhan penduduk di Indonesia. Permasalahannya perlunya suatu solusi dalam mendukung produktifitas pertanian yaitu dengan teknik bertanam hidroponik. Tetapi implementasianya tidaklah mudah karena kualitas air dan nutrisinya perlu dijaga. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan teknologi berupa sensor dan Internet of Things (IoT) dalam mewujudkan Smart Agriculture untuk mendukung produktivitas hasil pertanian. Metode System Development Life Cycle (SDLC) diterapkan dalam pengembangan sistem yang mana tahapanya berkerja secara berulang untuk memastikan sistem dapat berkerja efektif dan efisien. Arsitektur IoT berbasis komunikasi WiFi dirancang sebagaimana mikrokontroler NodeMCU ESP8266 bertindak sebagai Node Sensor  dan Wifi sebagai Gateway. Sensor berfungsi mengambil data kondisi kadar suhu dan kelembaban, pH, serta ketinggian air. Hasil dari penelitian ini, sistem mampu memberikan informasi tentang kondisi lingkungan hidroponik, berupa suhu dalam rentang 24-29°C, pH  6-7, dan ketinggian air 8-10 cm. Sistem juga bekerja dengan baik dalam proses pengiriman data ke website sehingga dapat menampilkan informasi secara real-time sehingga pengguna dapat mengetahui tindakan yang akan diambil selanjutnya untuk menghadapi kondisi tanaman hidroponik tersebut.
PEMANFAATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN DIGITALISASI JAM WAKTU SOLAT (JWS) MUSHOLA AL-FATTAH SEMARANG Destine Fajar Wiedayanti; Roni Apriantoro; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Atikah Ayu Janitra; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi; Ana Putri Nastiti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17690

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan banyak industri perlu memperhatikan penerapan Industri 4.0. Industri 4.0, atau cyber physical system, menggabungkan mesin, alur kerja, dan sistem dengan jaringan cerdas untuk mengendalikan produksi secara mandiri. Faktor-faktor yang mendukung Industri 4.0 adalah kecepatan pemrosesan komputer, kecerdasan bisnis, hubungan baru antara mesin dan manusia, serta perkembangan perintah digital ke fisik seperti robotika dan 3D printing.Perkembangan Industri 4.0 memerlukan dukungan dari dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang kreatif dan berbasis digital. Mushola Al-Fattah Semarang sebagai bagian dari masyarakat ingin mengikuti perkembangan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan pelatihan Jam Waktu Sholat Digital bersama tim dosen Polines, mereka berupaya menghasilkan SDM yang kompetitif di era Industri 4.0.Jam waktu sholat digital adalah aplikasi atau alat elektronik yang menampilkan jadwal waktu sholat dan dilengkapi dengan fitur pengingat adzan. Penggunaan jam waktu sholat digital populer di kalangan umat Islam modern, terutama di perkotaan yang sibuk. Aplikasi ini memudahkan umat Islam untuk mengetahui waktu sholat tanpa melihat jadwal di masjid atau tempat lain. Jam waktu sholat digital juga membantu mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan waktu sholat, terutama bagi mereka yang sibuk. Dengan aplikasi ini, umat Islam dapat mengatur waktu sholat dan memprioritaskan ibadah di tengah kesibukan sehari-hari.
Analisis Alat Bantu Pemutar Es Puter Dengan Penggerak Motor Listrik 1 HP Atikah Ayu Janitra; Ahmad Abdul Na’im
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol 1, No 1 (2023): Volume 1 Issue 1 Year 2023 (March 2023)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v1i1.4721

Abstract

Snow ice is a type of ice that is liked by the public, especially teenagers, so it requires more production, while the manufacturing process in UKM is still manual by rotating the dough tube between buckets filled with ice cubes by using the hand as a spinner, so it is considered inefficient because it requires a relatively long time and causes fatigue from the workers, a tool or snow ice machine is made so that it can speed up and facilitate and improve efficiency in the production or processing process. Referring from various sources, namely observation, field studies, literature studies, machine design, and machine testing. So that it can be implemented and produces a tool that can be produced to facilitate the process of making snow ice and has dimensions of length = 560 [mm], width = 680 [mm] and height 1400 [mm]. With a dough capacity of 12.85 [kg], it requires 1 [HP] of power and takes 70-90 minutes to make snow ice freeze.
Analisis Alat Bantu Angkat (Crane) Berbentuk “n” Menggunakan Motorik Elektrik Hoist Reel Kapasitas 800 Kg Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Atikah Ayu Janitra; Hartono Hartono; Wahyu Isti Nugroho; Slamet Priyoatmojo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i2.4722

Abstract

PT Mekar Armada Jaya Tambun adalah perusahaan pada bidang stamping and tool. Proses produksi pencetakan dari lembaran material hingga menjadi part menggunakan mesin press tool dengan beberapa bentuk part berbeda dibutuhkan dies atau cetakan part dengan berbagi bentuk, dalam pemindahan dies ke mesin press tool pasti dibutuhkan alat angkat benda (crane). Crane juga digunakan untuk bongkar pasang perawatan dies, padatnya produksi serta keperluan dalam pengangkatan dies dibutuhkan tidak hanya satu crane, di PT. MAJ sendiri hanya memiliki satu crane dengan kapasitan 25 ton di setiap line, crane tersebut belum efisien dikarenakan tidak bisa menjangkau semua tempat. Maka dari kendala yang ada, dilakukan penelitian berupa alat yang dapat mengangkat small dies dengan nama portable crane dengan kapasitas angkat maksimal 800 kg. Tujuan penelitian yakni agar diperoleh alat yang dapat membantu proses pengangkatan dies lebih mudah dan sederhana. Alat ini dioperasikan secara elektrik menggunakan hoist reel dan sangat mudah digunakan, alat ini juga dapat dibongkar pasang. Perencanaan crane hoist portable ditujukan pada komponen utama meliputi: mesin pengangkat, rangka yang bisa di adjust serta ketahanan dalam mobilisasi. Analisis dilakukan untuk menguji kinerja alat, diperoleh peningkatan beban yang diangkat dari 3 percobaan pengangkatan beban yang telah dilakukan, masing-masing dapat mengangkat beban senilai 544,64 ; 679,64; 819,64 [kg].
Uji Performa Kendaraan Motor Listrik Transmisi Chain dan Van Belt Wahyu Isti Nugroho; Ahmad Hamim Su’udy; Muhammad Showi Nailul Ulum; Slamet Priyoatmojo; Atikah Ayu Janitra; Ahmad Mamba'udin
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 4 No. 1 (2026): VOLUME 4 ISSUE 1 YEAR 2026 (MARCH 2026)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v4i1.7511

Abstract

The purpose of this study is to compare the performance of chain and belt timing transmission on a 2 kW electric motorcycle used in an electric conversion vehicle. This research is based on the popularity of electric motorcycles as an environmentally friendly transportation alternative and the need for more efficient transmission systems to improve vehicle efficiency. Although electric motors are highly efficient, it is important to choose the right transmission system to transmit power to the wheels. This study analyzes the effect of transmission type on the torque and power generated using dynotest testing to compare the performance of each. For this study, the transmission system was designed with a chain and timing belt with the same ratio. Then, using a dynotest, tests were conducted at various rotation speeds. The test results showed that the chain and timing belt produced greater torque and power at certain ratios, and the chain produced lower torque and power at other ratios. This study found that the transmission ratio affects the efficiency of torque and power transfer in chain and timing belt transmissions. By identifying the components that affect the performance of the transmission system, this study provides important information for the development of electric motorcycles. Ultimately, this will help electric vehicles become more efficient and reliable.
PENERAPAN SISTEM PENYIRAMAN OVERHEAD BERBASIS IOT UNTUK BUDIDAYA PENYEMAIAN BENIH METODE STEK BATANG PADA POTTRAY DI SCREEN HOUSE THEKELAN FARMING KABUPATEN SEMARANG Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Roni Apriantoro; Atikah Ayu Janitra; Irrin Mirrah Luthfia; Erie Rosita Cendrasari; Muhammad Fatahillah Akbar Az
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56620

Abstract

Thekelan Farming di Kabupaten Semarang merupakan salah satu sentra pembenihan kentang dengan metode stek batang yang memiliki kapasitas produksi hingga 48.000 benih per siklus menggunakan 400 tray. Kendala utama yang dihadapi adalah sistem penyiraman manual yang menyebabkan distribusi air tidak merata, kurang efisien dalam penggunaan tenaga maupun waktu, serta tidak tersedianya pemantauan kondisi lingkungan secara real-time. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi irigasi kabut otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada Mitra Tani ATASI Thekelan guna mengoptimalkan pemeliharaan dan menekan biaya produksi budidaya kentang. Metode yang digunakan adalah Human-Centered Design (HCD) untuk memastikan solusi sesuai dengan kebutuhan mitra. Sistem irigasi yang dikembangkan menggunakan sensor kelembaban tanah, sensor DHT22, mikrokontroler ESP32, dan pompa yang dapat beroperasi secara otomatis melalui aplikasi Blynk maupun manual dengan switch pada panel. Data sensor juga ditampilkan pada LCD sehingga memudahkan petani dalam memantau kondisi screen house pembenihan kentang. Implementasi teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja, menjaga konsistensi kualitas benih, serta memperkuat kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern.