Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMANFAATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN DIGITALISASI JAM WAKTU SOLAT (JWS) MUSHOLA AL-FATTAH SEMARANG Destine Fajar Wiedayanti; Roni Apriantoro; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Atikah Ayu Janitra; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi; Ana Putri Nastiti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17690

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan banyak industri perlu memperhatikan penerapan Industri 4.0. Industri 4.0, atau cyber physical system, menggabungkan mesin, alur kerja, dan sistem dengan jaringan cerdas untuk mengendalikan produksi secara mandiri. Faktor-faktor yang mendukung Industri 4.0 adalah kecepatan pemrosesan komputer, kecerdasan bisnis, hubungan baru antara mesin dan manusia, serta perkembangan perintah digital ke fisik seperti robotika dan 3D printing.Perkembangan Industri 4.0 memerlukan dukungan dari dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang kreatif dan berbasis digital. Mushola Al-Fattah Semarang sebagai bagian dari masyarakat ingin mengikuti perkembangan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan pelatihan Jam Waktu Sholat Digital bersama tim dosen Polines, mereka berupaya menghasilkan SDM yang kompetitif di era Industri 4.0.Jam waktu sholat digital adalah aplikasi atau alat elektronik yang menampilkan jadwal waktu sholat dan dilengkapi dengan fitur pengingat adzan. Penggunaan jam waktu sholat digital populer di kalangan umat Islam modern, terutama di perkotaan yang sibuk. Aplikasi ini memudahkan umat Islam untuk mengetahui waktu sholat tanpa melihat jadwal di masjid atau tempat lain. Jam waktu sholat digital juga membantu mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan waktu sholat, terutama bagi mereka yang sibuk. Dengan aplikasi ini, umat Islam dapat mengatur waktu sholat dan memprioritaskan ibadah di tengah kesibukan sehari-hari.
MENTORING PEROLEHAN NIB DAN IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING KOMUNITAS UMKM KELURAHAN MANGUNHARJO Nanang Adie Setyawan; Mona Inayah Pratiwi; Destine Fajar Wiedayanti; Novitasari Eviyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19523

Abstract

Kegiatan usaha masyarakat di daerah khusunya UMKM telah banyak menberikan manfaat bagi masyarakat umum, akan tetapi kurangnya pendampingan terkait legalitas usaha bagi mereka membuat pengembangan usaha tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka perlu adanya pendampingan untuk mendapatkan legalitas izin usaha bagi UMKM yang merintis maupun mengembangkan usahanya di Kelurahan Mangunharjo, program pengabdian berupa pendampingan dan pelatihan ini dengan peserta 10 orang Pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang usaha seperti fashion, kuliner dan kerajinan di Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku UMKM guna mengurus legalitas usaha, materi yang di sampaikan meliputi UU No. 20 Tahun 2008, Perpres No 98 Tahun 2014 dan PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Berbasis Resiko secara Online Single Submission (OSS). Pelatihan Digital Marketing dalam hal ini adalah dengan cara integrasi dan kombinasi berbagai aplikasi online sosial media melalui pendaftaran pemilik secara legal untuk informasi lokasi bisnis dan deskripsi bisnis di google bisnisku sehingga mudah ditemukan oleh pelanggan saat menggunakan aplikasi Google Map, memperluas jangkauan pelanggan melalui strategi pemasaran di Instagram bisnis, serta kemudahan dalam proses pemesanan dan komunikasi dari pelanggan kepada pemilik bisnis melalui fitur katalog produk di Whatsapp for Business. Melalui strategi integrasi berbagai media bisnis online tersebut, maka penyebaran informasi produk dan jasa yang ditawarkan oleh mitra UMKM.
Penerapan Green Supply Chain Management Guna Meningkatkan Kinerja Bisnis UMKM Batik Semarang Bagus Yunianto Wibowo; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi; Destine Fajar Wiedayanti; Nanang Adie Setyawan
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xr4wk583

Abstract

Meningkatnya tantangan persaingan ekonomi dan permasalahan terkait pemeliharaan lingkungan hidup menuntut para pelaku usaha untuk mempertimbangkan Tindakan - tindakan yang akan diambil agar dapat bertahan dan eksis dalam pemulihan pasca pandemi dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, penerapannya Green Supply Chain Management (GSCM) menjadi topik yang sedang digaungkan di dunia industri saat ini. Populasi penelitian ini adalah para pelaku UMKM Batik Semarang. Sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 100 sampel. Teknik penelitian yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi AMOS 24. Output model dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pelaku UMKM dalam upaya mewujudkan keberlangsungan usahanya, baik berupa saran implikasi manajerial. dan perumusan artikel ilmiah dan instrumen pengukuran. Saran manajerial ditujukan kepada pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan program untuk mempertahankan eksistensi pengusaha batik semarang yang saat ini terimbas isu terkait ramah lingkungan
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGGARAPAN VIDEO DAN FOTO PRODUK DALAM UPAYA PENERAPAN SOSIAL MEDIA MARKETING Novitasari Eviyanti; Destine Fajar Wiedayanti; Nanang Adie Setyawan; Mona Inayah Pratiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45742

Abstract

Perkembangan teknologi yang juga mempengaruhi perkembangan dunia ekonomi dan bisnis, istilah era industri 5.0 sudah tidak asing lagi, dimana teknologi membantu manusia dalam hal bisnis. Melanjutkan pengabdian sebelumnya terhadap Komunitas UMKM Mangunharjo mengenai pendampingan legalitas usaha dan pelatihan digital marketing yang diterapkan kepada seluruh Komunitas UMKM Mangunharjo sebanyak 8 orang, tim pengabdian hendak melanjutkan pengabdian tersebut. Dari hasil pengabdian sebelumnya, dalam hal pemasaran terutama pemasaran secara digital, UMKM masih merasa kurang mampu untuk membuat tampilan pemasaran yang menarik karena keterbatasan pengetahuan termasuk pengetahuan penggunaan teknologi. Masih banyak UMKM yang menginginkan pelatihan untuk dilanjutkan namun lebih terfokus dari permasalahan UMKM dan pengalaman pengabdian masyarakat sebelumnya, tim pengabdian masyarakat akan  melakukan pendampingan dan penerapan teknologi pembuatan foto dan vidio pemasaran kepada 8 anggota Komunitas UMKM Mangunharjo. Pengabdian akan dilakukan kepada 8 anggota UMKM saja, agar terjadi seperti pengabdian sebelumnya sehingga ilmu disampaikan dan praktek yang dilakukan dapat terserap dengan baik oleh UMKM dengan harapan kedepannya UMKM mampu secara mandiri membuat foto dan vidio pemasaran.
PENGUATAN SOCIAL MEDIA MARKETING MELALUI KONTEN FOTOGRAFI DAN VIDEOGRAFI DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KPM PKH GRADUASI DI KECAMATAN SURUH Nanang Adie Setyawan; Novitasari Eviyanti; Destine Fajar Wiedayanti; Mona Inayah Pratiwi; Bagus Yunianto Wibowo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58523

Abstract

Perkembangan teknologi yang juga mempengaruhi perkembangan dunia ekonomi dan bisnis menjadikan pemasaran digital sebagai salah satu kebutuhan utama bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Istilah era industri 5.0 sudah tidak asing lagi, dimana teknologi membantu manusia dalam menjalankan aktivitas bisnis secara lebih efektif dan efisien. Melanjutkan pengabdian sebelumnya terhadap KPM PKH Graduasi di Kecamatan Suruh terkait pendampingan pemasaran digital, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan lanjutan yang lebih terfokus pada optimalisasi Search Engine Optimization (SEO) dan content marketing. Berdasarkan hasil pengabdian sebelumnya, mitra masih mengalami keterbatasan dalam meningkatkan penjualan secara digital karena kurangnya pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi pemasaran berbasis mesin pencari serta pengelolaan konten digital yang menarik dan terstruktur. Masih banyak mitra yang menginginkan pelatihan lanjutan namun lebih terfokus pada permasalahan nyata yang dihadapi. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat melakukan pendampingan dan penerapan strategi SEO dan content marketing kepada KPM PKH Graduasi secara terfokus. Pengabdian dilakukan agar materi dan praktik yang disampaikan dapat terserap dengan baik, sehingga diharapkan ke depan mitra mampu secara mandiri mengelola pemasaran digital, meningkatkan visibilitas usaha, serta mendorong peningkatan penjualan secara berkelanjutan.
Digital Marketing Strategy in Increasing Brand Awareness of MSME Local Products Bagus Yunianto Wibowo; Nanang Adie Setyawan; Destine Fajar Wiedayanti
Journal of Economics, Entrepreneurship, Management Business and Accounting Vol 4 No 3 (2026): Volume 4, Issue 3, May 2026
Publisher : CV. Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jeemba.v4i3.1013

Abstract

Purpose - This study aims to analyze the role of digital marketing strategies in increasing the brand awareness of local MSME products in the digital era and to provide effective strategy recommendations for business actors. Methodology - This study uses a descriptive qualitative approach by collecting data through in-depth interviews, observations, and documentation of MSME actors selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using the Miles interactive model, with validation through the triangulation of sources and methods. Finding - Digital marketing has been proven to significantly contribute to increasing the brand awareness of MSMEs through five key elements: quality visual content, consistency of publications, active consumer interaction, use of digital platform features, and customer testimonials. Storytelling and product education approaches have also been proven to be more effective in increasing engagement than conventional promotions. However, limitations in digital literacy, technical capabilities, and time management remain major obstacles. Originality - This study integrates visual content analysis, branding consistency, interactivity, and storytelling as a qualitative framework for MSME digital marketing strategies and emphasizes digital human resource capacity building as a key factor for its successful implementation.
Enhancing Batik SME`s Competitive Advantage Through Sustainable Performance, Big Data, SCM, e-CRM, and Circular Economy Nanang Adie Setyawan; Novitasari Eviyanti; Mona Inayah Pratiwi; Hadiahti Utami; Sri Eka Sadriatwati; Destine Fajar Wiedayanti; Bagus Yunianto Wibowo
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10547

Abstract

This study examines how Big Data Analytics Capabilities (BDAC) enhance sustainable performance and competitive advantage among batik MSMEs in Central Java. Grounded in the Resource-Based View (RBV), the research explores the mediating roles of Supply Chain Management Capabilities (SCMC), Electronic Customer Relationship Management (e-CRM), and Circular Economy Practices (CEP). Using a quantitative explanatory approach, survey data were collected from 150 batik MSME owners and managers and analyzed through Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS. The findings reveal that BDAC significantly improves SCMC, e-CRM, and CEP, while also directly influencing sustainable performance. SCMC, e-CRM, and CEP partially mediate the relationship between BDAC and sustainable performance. In addition, sustainable performance significantly strengthens competitive advantage. The study confirms that data-driven capabilities alone are insufficient to create long-term competitiveness unless supported by effective supply chain integration, digital customer management, and circular economy implementation. This research contributes to sustainable supply chain and MSME literature by integrating big data analytics, sustainability, and competitive advantage within traditional creative industries. Practically, the findings offer strategic insights for batik MSMEs and policymakers in supporting sustainable digital transformation.
Building Brand Image through Social Media Marketing and Service Quality to Improve Marketing Perfomance Destine Fajar Wiedayanti; Karnowahadi; Bagus Yunianto Wibowo; Subandi
Admisi dan Bisnis Vol. 26 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/ab.v26i2.6204

Abstract

Marketing by utilizing internet media or electronic marketing (e-marketing) has increased significantly. This is supported by technological developments that are growing rapidly because of the internet which helps make it easier to find information, communicate without limits, and distance. This study aims to determine how the Effect of Social Media Marketing and Service Quality on Brand Image in Food Processed MSMEs in Semarang City. While the sampling technique used in this research is the Purposive Sampling Method. The number of research samples was 100 samples from the total population of respondents. This research technique uses two approaches: 1). Confirmatory factor analysis, on Structural Equation Modeling (SEM); and 2). Regression Weight on Structural Equation Modeling (SEM). The model output in this study can make a positive contribution to Food Processed MSMEs in Semarang City in an effort to realize the continuity and sustainability of their business in marketing performance, both in the form of managerial implication suggestions and formulation of scientific articles and measurement instruments. Managerial advice is aimed at food processing MSMEs in formulating strategies to maintain their business so that consumers come back to buy food processing MSME products.   Pemasaran dengan media internet atau electorinc marketing (e-marketing) mengalami peningkatan signifikan. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi yang semakin berkembang dengan pesat karena adanya internet yang membantu mempermudah mencari informasi, berkomunikasi tanpa batas, dan jarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Social Media Marketing dan Service Quality Terhadap Brand Image pada UMKM Olahan Pangan di Kota Semarang. Sedangkan Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Purposive Sampling. Untuk jumlah sampel penelitian adalah 100 sampel dari total populasi responden. Teknik penelitian ini mengunakan dua pendekatan: 1). Confirmatory factor analysis, pada Structural Equation Modeling (SEM); dan 2). Regression Weight pada Structural Equation Modeling (SEM). Luaran model pada penelitian ini dapat memberikan konstribusi positif bagi UMKM Olahan Pangan di Kota Semarang dalam upaya untuk dapat mewujudkan continuity dan Sustainibility usaha mereka dalam kinerja pemasaran, baik dalam bentuk saran implikasi manajerial dan rumusan artikel ilmiah serta instrumen pengukuran. Saran manajerial ditujukan bagi UMKM Olahan Pangan dalam merumuskan strategi guna mempertahankan bisnisnya agar konsumen kembali lagi untuk membeli produk UMKM Olahan Pangan
Internal Control Systems And Financial Accountability In Public Sector Enterprises Alvianita Gunawan Putri; Musyafa Al Farizi; Novitasari Eviyanti; Bagus Yunianto Wibowo; Destine Fajar Wiedayanti
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 4 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i4.8797

Abstract

Main Purpose - This study aims to evaluate the effectiveness of the Internal Control System (ICS) in improving financial accountability, transparency, and operational efficiency in regional public enterprises. Method - The methodology used is a qualitative approach, combining interviews with key stakeholders and a systematic literature review (SLR) to assess the implementation of ICS and its impact on financial management. Main Findings - The results show that well-implemented ICS significantly contributes to improving financial accountability and transparency, as well as reducing the risk of public funds being misused. However, challenges were identified in implementing ICS, including a lack of staff training, inadequate technological infrastructure, and discrepancies between the planned budget and actual expenditures. Theory and Practical Implications - This study recommends strengthening staff training, enhancing technological infrastructure, and reinforcing internal control procedures to ensure optimal implementation of ICS. These steps are expected to improve financial governance in the public sector. Novelty - The novelty of this research lies in the approach that combines interviews with stakeholders and systematic literature review (SLR) to evaluate the implementation of the Internal Control System (SPI) in regional public companies, as well as identifying the challenges faced and providing recommendations to strengthen SPI in improving accountability and financial transparency in the public sector.
The Influence of Social Commerce Adoption and Visual Content Quality on MSME Sales Performance with Consumer Trust as a Mediating Variable: Penelitian Bagus Yunianto Wibowo; Irin Mirrah Luthfia; Nanang Adie Setyawan; Destine Fajar Wiedayanti; Mona Inayah Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4960

Abstract

The rapid integration of social media and e-commerce, known as social commerce (s-commerce), has fundamentally reshaped the operational landscape for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study investigates the impact of social commerce adoption and visual content quality on the sales performance of MSMEs, with consumer trust serving as a critical mediating variable. In the highly competitive digital market of 2026, MSMEs face the challenge of not only adopting new technologies but also masterfully crafting visual narratives that capture consumer attention. Utilizing a quantitative research design with a sample of 450 MSME owners in Indonesia, this study employs Structural Equation Modeling (SEM-PLS) via SmartPLS 4.0 to analyze the relationships between variables. The results indicate that both social commerce adoption and visual content quality have a significant positive direct effect on MSME sales performance. Furthermore, consumer trust is found to partially mediate these relationships, suggesting that the effectiveness of digital tools and aesthetics is heavily contingent upon the brand's ability to foster a sense of security and reliability among digital consumers. This research provides a strategic roadmap for MSME owners to prioritize high-fidelity visual assets and trust-building mechanisms within their social commerce frameworks to ensure sustainable growth in a volatile digital economy.