Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PERAKITAN ROBOT LINE FOLLOWER DIGITAL UNTUK SISWA SEKOLAH ALAM NURUL FURQON REMBANG Raditya Artha Rochmanto; Aminuddin Rizal; Roni Apriantoro; Ilham Sayekti; Sri Kusumastuti; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Eri Eli Lavindi; Vinda Setya Kartika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri 4.0 telah diperkenalkan sejak tahun 2011 di Jerman dan sudah mengalami banyak perkembangan dan telah diterapkan di berbagai penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Berkembangnya industri 4.0 tentu saja perlu didukung dengan perkembangan ilmu pengetahuan lain pendukungnya salah satunya autonomous robot. Pada industri 4.0, robot sendiri memiliki peran penting untuk menjalankan proses otomasi di industri. Salah satu kunci keberhasilan revolusi industri 4.0 bergantung pada kemampuan sekolah dan perguruan tinggi dalam memberikan ilmu robotika pada siswa didiknya. Salah satu jenis robot yang dapat digunakan sebagai pembelajaran robotika pada siswa adalah robot line follower digital. Sekolah Alam Nurul Furqon sebagai salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Rembang tentu saja tidak ingin tertinggal mengikuti perkembangan teknologi robot untuk meningkatkan kualitas anak didiknya. Oleh karena itu, Tim dosen Polines memberikan solusi dengan memberikan pelatihan perakitan robot line follower digital pada siswa Sekolah Alam Nurul Furqon. Penggunaan robot line follower digital terbukti dapat menjadi media interaktif yang tepat untuk memperkenalkan robot dan meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk dapat membuat robot. Berdasarkan hasil dari kegiatan menunjukkan tim dari Politeknik dapat membantu pengelola dan guru Sekolah Alam Nurul Furqon dalam menyelesaikan masalah kurangnya pengetahuan mengenai robot dan keterampilan dalam pembuatan robot sehingga siswa Sekolah Alam Nurul Furqon dapat mengikuti perkembangan teknologi di era industri 4.0.
PEMANFAATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN DIGITALISASI JAM WAKTU SOLAT (JWS) MUSHOLA AL-FATTAH SEMARANG Destine Fajar Wiedayanti; Roni Apriantoro; Septiantar Tebe Nursaputro; Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Atikah Ayu Janitra; Irin Mirrah Luthfia; Mona Inayah Pratiwi; Ana Putri Nastiti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17690

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan banyak industri perlu memperhatikan penerapan Industri 4.0. Industri 4.0, atau cyber physical system, menggabungkan mesin, alur kerja, dan sistem dengan jaringan cerdas untuk mengendalikan produksi secara mandiri. Faktor-faktor yang mendukung Industri 4.0 adalah kecepatan pemrosesan komputer, kecerdasan bisnis, hubungan baru antara mesin dan manusia, serta perkembangan perintah digital ke fisik seperti robotika dan 3D printing.Perkembangan Industri 4.0 memerlukan dukungan dari dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang kreatif dan berbasis digital. Mushola Al-Fattah Semarang sebagai bagian dari masyarakat ingin mengikuti perkembangan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan pelatihan Jam Waktu Sholat Digital bersama tim dosen Polines, mereka berupaya menghasilkan SDM yang kompetitif di era Industri 4.0.Jam waktu sholat digital adalah aplikasi atau alat elektronik yang menampilkan jadwal waktu sholat dan dilengkapi dengan fitur pengingat adzan. Penggunaan jam waktu sholat digital populer di kalangan umat Islam modern, terutama di perkotaan yang sibuk. Aplikasi ini memudahkan umat Islam untuk mengetahui waktu sholat tanpa melihat jadwal di masjid atau tempat lain. Jam waktu sholat digital juga membantu mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan waktu sholat, terutama bagi mereka yang sibuk. Dengan aplikasi ini, umat Islam dapat mengatur waktu sholat dan memprioritaskan ibadah di tengah kesibukan sehari-hari.
PENERAPAN SISTEM PENYIRAMAN OVERHEAD BERBASIS IOT UNTUK BUDIDAYA PENYEMAIAN BENIH METODE STEK BATANG PADA POTTRAY DI SCREEN HOUSE THEKELAN FARMING KABUPATEN SEMARANG Muhamad Cahyo Ardi Prabowo; Roni Apriantoro; Atikah Ayu Janitra; Irrin Mirrah Luthfia; Erie Rosita Cendrasari; Muhammad Fatahillah Akbar Az
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56620

Abstract

Thekelan Farming di Kabupaten Semarang merupakan salah satu sentra pembenihan kentang dengan metode stek batang yang memiliki kapasitas produksi hingga 48.000 benih per siklus menggunakan 400 tray. Kendala utama yang dihadapi adalah sistem penyiraman manual yang menyebabkan distribusi air tidak merata, kurang efisien dalam penggunaan tenaga maupun waktu, serta tidak tersedianya pemantauan kondisi lingkungan secara real-time. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi irigasi kabut otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada Mitra Tani ATASI Thekelan guna mengoptimalkan pemeliharaan dan menekan biaya produksi budidaya kentang. Metode yang digunakan adalah Human-Centered Design (HCD) untuk memastikan solusi sesuai dengan kebutuhan mitra. Sistem irigasi yang dikembangkan menggunakan sensor kelembaban tanah, sensor DHT22, mikrokontroler ESP32, dan pompa yang dapat beroperasi secara otomatis melalui aplikasi Blynk maupun manual dengan switch pada panel. Data sensor juga ditampilkan pada LCD sehingga memudahkan petani dalam memantau kondisi screen house pembenihan kentang. Implementasi teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja, menjaga konsistensi kualitas benih, serta memperkuat kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern.
Pelatihan Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Meningkatkan Transparansi Keuangan di TK Kartini irfan mujahidin; Sindung Hadwi Widi Sasono; Hutama Arif Bramantyo Arif Bramantyo; Slamet Widodo; Dewi Anggraeni; Tahan Prahara Tahan Prahara; Roni Apriantoro; Mohammad Khambali; Idhawati Hestiningsih; Hery Setijasa; Juan Adam Alamsyah; Nur Adi Wibowo
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 5 No. 1 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i1.952

Abstract

 ABSTRAKPermasalahan dalam pengelolaan keuangan di TK Kartini, terletak pada sistem administrasi yang masih bersifat manual, khususnya dalam proses pembayaran dan pelaporan SPP. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat transparansi keuangan, baik dari sisi pengurus yayasan maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, telah dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam penerapan sistem informasi berbasis website. Pelatihan ini ditujukan kepada guru, pengurus yayasan, dan komite sekolah sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) pengisian kuesioner awal yang mengukur persepsi transparansi keuangan dengan hasil sebesar 65%, (2) pemberian materi dan pelatihan teknis penggunaan website keuangan dari sisi pengguna dan administrator, (3) simulasi penggunaan sistem, serta (4) evaluasi akhir melalui kuesioner dengan hasil peningkatan persepsi transparansi menjadi 95%. Sistem informasi keuangan yang digunakan dikembangkan dengan pendekatan user-friendly dan responsif, serta dilengkapi dengan fitur-fitur utama seperti pengelolaan data tagihan, riwayat transaksi, dan notifikasi pengingat pembayaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan sistem informasi berbasis website berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi administrasi keuangan di lembaga pendidikan usia dini. Disimpulkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam manajemen keuangan sekolah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan partisipatif. Kata kunci: sistem informasi, transparansi keuangan, website, pelatihan, TK Kartini ABSTRACTThe financial management issue at TK Kartini,, lies in its manual administrative system, particularly in the processes of tuition fee (SPP) payments and reporting. This results in a low level of financial transparency, both from the foundation's management and other stakeholders. To address this challenge, training and assistance activities were conducted to implement a web-based information system. The training was aimed at teachers, foundation administrators, and the school committee as the primary participants. The implementation method consisted of four stages: (1) an initial questionnaire to measure perceptions of financial transparency, which yielded a result of 65%; (2) delivery of materials and technical training on the use of the financial website from both user and administrator perspectives; (3) system usage simulation; and (4) a final evaluation through a questionnaire, which showed an increase in perceived transparency to 95%. The financial information system used was developed with a user-friendly and responsive approach and equipped with key features such as bill data management, transaction history, and payment reminder notifications. The training results indicate that the use of a web-based information system significantly contributes to improving transparency and efficiency in financial administration at early childhood education institutions. It is concluded that the integration of information technology into school financial management is a strategic step toward achieving accountable and participatory governance. Keywords: information system, financial transparency, website, training, TK Kartini