Derri Agusta Putra
Universitas Indonesia Membangun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COPING STRATEGY KELUARGA MISKIN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI SELAMA BULAN RAMADHAN Febritesna Nuraini; Eka Kurnia Firmansyah; Derri Agusta Putra; Bakhtiar Tijjang; Trinandari Prasetyo Nugrahanti
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 4, No 2 (2023): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v4i2.25165

Abstract

Bulan Ramadhan identikkan dengan bulan suci umat muslim. Di bulan ini, sering kali banyak tradisi yang terjadi, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Namun sayangnya tidak semua masyarakat mampu untuk menikmati tradisi bulan Ramadhan sebagaimana umumnya. Masyarakat miskin khususnya mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi di bulan Ramadhan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melihat mengenai bagaimana Coping Strategy yang dilakukan oleh keluarga muslim untuk dapat memenuhi kebutuhan ekonomi mereka di bulan Ramadhan. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan di dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil pengisian kuesioner keluarga miskin di bulan Ramadhan. Hasil dari penelitian ini kemudian menemukan bahwa setidaknya terdapat dua jenis Coping Strategy yang umum digunakan, yaitu problem-focused Coping dan emotional-focused Coping. Problem-focused Coping berfokus mengenai bagaimana masalah dapat diselesaikan secara langsung, seperti merencanakan tindakan untuk menyelesaikan permasalahan secara konkret ataupun mencari informasi yang bermanfaat untuk dapat menyelesaikan masalah. Sementara itu emotional-focused Coping berfokus kepada bagaimana pengelolaan emosi terhadap masalah yang dihadapi. Hal ini dilaksanakan dalam bentuk pencarian dukungan emosi dari pihak lain, pengendalian diri terhadap emosi negatif hingga menerima tanggung jawab atas permasalahan yang terjadi.
The Weight of Masculinity: An Exploratory Analysis of Male Technical Workers in Karawang Derri Agusta Putra; Akbar Rifqi Farisan
International Journal of Marketing & Human Resource Research Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Marketing and Human Resource Research
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijmhrr.v7i1.3361

Abstract

The technical and engineering sectors have long been constructed as male-dominated environments that reinforce specific hegemonic masculinity norms. While these norms prioritize resilience and logic, they often create significant barriers to mental health help-seeking and emotional expression. This study aims to explore the construction of masculinity among technical employees and how these gendered expectations influence their mental well-being and coping strategies. Using a qualitative approach, Focus Group Discussions (FGDs) were conducted with three employee groups. Data were analyzed using inductive thematic analysis. Four major themes emerged: first, Physical and mental resilience as an ideal standard; second, the logic-emotion dichotomy and the "baper" (oversensitive) stigma; third, Kinship and collectivity as survival mechanisms under work pressure; and, lastly, navigating vulnerability through self-reliant coping strategies. Adherence to traditional masculinity, characterized by emotional restriction and self-reliance, functions as a double-edged sword; it fosters team solidarity but simultaneously facilitates normative male alexithymia, hindering professional help-seeking. These findings underscore the urgency for male-friendly mental health interventions in industrial workplaces to deconstruct the stigma of vulnerability