Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR SOFT SKILLS DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Iriani Faisal; Muhammad Yahya; Amiruddin Amiruddin; Mustari Mustari; Hendra Jaya
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i1.10382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kontribusi: (1) kemampuan berkomunikasi; (2) keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah; (3) kerja dalam tim; (4) belajar sepanjang hayat; (5) keterampilan kewirausahaan; (6) etika, moral, dan profesionalisme; dan (7) keterampilan kepemimpinan terhadap soft skills siswa SMK dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuatitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga SMK Negeri di Makassar, yakni SMKN 4 Makassar, SMKN 5 Makassar, dan SMKN 10 Makassar kelas XI program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket/kuesioner. Subyek uji coba instrumen dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis faktor konfirmatori (CFA), pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 20 dan Lisrel versi 8,7. Hasil penelitian dari 112 siswa menunjukkan bahwa kontribusi ketujuh variabel indikator terhadap soft skills siswa SMK yaitu: (1) kemampuan berkomunikasi sebesar 13%; (2) keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah sebesar 14%; (3) kerja tim sebesar 16%; (4) belajar sepanjang hayat dan pengelolaan informasi sebesar 15%; (5) keterampilan kewirausahaan sebesar 12%; (6) etika, moral, dan profesionalisme sebesar 15%; dan (7) keterampilan kepemimpinan sebesar 15%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kerja tim memiliki kontribusi terbesar terhadap soft skills siswa SMK.
Optimalisasi Pascapanen Rumput Laut melalui Pelatihan Penggunaan Alat Pengering Energi Surya sebagai Strategi Penerapan Blue Economy di Wilayah Pesisir Desa Laikang Kabupaten Takalar Amiruddin Amiruddin; Fiskia Rera Baharuddin; Mudarris Mudarris; Yustika Jauhari; Mukhlisin Mukhlisin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12674

Abstract

The coastal community of Laikang Village, Takalar Regency, particularly the Pandala Berkah Seaweed Cultivators Group, faces serious challenges in the post-harvest stage. The conventional sun-drying method causes significant product quality degradation, especially during rainy seasons—with drying delays of up to 3–4 days causing discoloration, mold growth, and quality decline. As a result, selling prices of dried seaweed are only IDR 7,000–8,000/kg, far below the industrial market price of IDR 12,000–14,000/kg. This community service activity aims to optimize post-harvest processes through training on the use of a semi-enclosed solar energy dryer (solar dryer) as a blue economy implementation strategy in coastal areas. The implementation method includes socialization through Focus Group Discussion (FGD), technical and managerial training, participatory equipment assembly, and intensive field mentoring. The dryer with a capacity of 30–70 kg per cycle was designed with an indirect heating system based on polycarbonate materials, capable of achieving a stable temperature of 40–55°C without additional heat sources. Results show that 80% of participants understood hygienic drying techniques and temperature control, community participation reached 85%, and a local product identity "Rumput Laut Kering Pandala Berkah" with food-grade packaging was established. This program contributes to increased product added value, drying time efficiency from 2–3 days to 8–10 hours, and supports the blue economy concept based on sustainable coastal community empowerment in alignment with SDG 8 and SDG 14.