Safari Hasan, Safari
Konsultan Rumah Sakit Indonesia (KaRSI)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI RUMAH SAKIT DALAM MENGHADAPI KRISIS PUBLIC RELATIONS MENURUT PERSPEKTIF FIQH MUAMALAT Hasan, Safari
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/an.2015.2.1.379-404

Abstract

The hospital is a complex organization and That Is Solid BECAUSE nature of capital, Solid Labor, Technology and ALSO Solid Solid problems. The hospital is a place of health promotion, prevention and cure of disease, improving health and Recovery Patients Performed multi-Discipline BY VARIOUS Posted professionally educated and trained group of Discipline concerning medical, legal, economic, social, and management. Consumer complaints against hospitals, CAN cause problems For hospitals The AS is known crisis public relations. A crisis can be defned as Extraordinary Events OR circuit events affecting the integrity of products, as well as the organization’s reputation Financial Stability, OR From the worker’s health, community, public OR IN area. Step Management of Crisis PR include (1) MAKE draft development strategy Management of Crisis PR (aktiitas Preparation, directing conduct, a statement holding prepare, prepare PT response, development of strategies to prepare Intermediaries Media.), (2) Implementation Phase (do Communication storey, alternative location determining, updating statement holds). Public Relations Management Activity husband studied CAN BE Fiqh Muamalat through Law Shulhu OR mediation.Keywords: hospital, PR crisis management, fqh muamalah, Shulhu
Penguatan Kepatuhan Regulasi Tata Kelola Retensi Arsip Aktif–Inaktif di Rumah Sakit melalui Pendampingan Manajemen Arsip Digital Rekam Medis Susilowati, Indah; Pangestuti, Ayu; Ali, Amir; Sulistiawan, Agus; Hasan, Safari
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21755

Abstract

Background: Manajemen arsip rekam medis sangat penting dalam tata kelola pelayanan kesehatan RSU Lirboyo Kediri. Perubahan regulasi mendorong transformasi dari sistem manual ke digitalisasi guna mengatasi keterbatasan ruang penyimpanan, meminimalkan risiko kehilangan dokumen, serta meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan data. Tujuannya untuk peningkatan mutu layanan, menunjang kesiapan pelaksaanaan reakreditasi serta perlindungan informasi medis. Metode: Dilaksanakan secara langsung dengan partisipatif dan edukatif pada petugas PMIK melalui 3 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan dan Evaluasi. Hasil: Pada pre-posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan petugas terhadap alur retensi aktif inaktif DRM sebesar 91%. Adanya Pembaruan kebijakan Transisi Rekam Medis Manual ke RME, termasuk SOP retensi aktif inaktif dan digitalisasi DRM. Peningkatan pemahaman petugas PMIK terhadap digitalisasi dan integrasi SIMRS sebesar 93%. Jumlah Pemilahan dan penyusutan dokumen rekam medis melalui aplikasi, yaitu yang in aktif sebanyak 3.511 dokumen dan yang siap dimusnahkan sebanyak 2.582 dokumen. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kualitas tata kelola rekam medis dengan manajemen arsip di RSU Lirboyo Kediri dengan perubahan manual ke digitalisasi guna wujudkan kepatuhan regulasi. Rekomendasi kegiatan pemusnahan DRM tahun 2025 untuk mengurangi beban arsip fisik, serta menyusun rencana perbaikan dan penguatan keamanan informasi medis pasien.