Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Tumbuh Kembang Motorik Kasar dengan Senam pada Anak di TK Istiqomah Pandeyan III Diyono Diyono; Binuko Amarseto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1582

Abstract

Kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan promotif dengan tujuan utama yaitu memberi edukasi dan pemahaman tentang bagaimana senam bisa membantu dalam peningkatan tumbuh kembang motorik kasar pada anak usia dini dan dilaksanakan melalui penyuluhan dengan metode penyuluhan atau pemaparan informasi materi kepada orang tua wali, guru dan staff karyawan TK Istiqomah Pandeyan III serta mengajarkan senam secara langsung kepada siswa-siswi di TK Istiqomah Pandeyan III. Dilihat dari pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi dan tanya jawab dapat dikatakan bahwa antusiasme peserta penyuluhan cukup tinggi. Adanya peningkatan pengetahuan peserta antara sebelum dengan sesudah pemberian penyuluhan juga terlihat dari kemampuan peserta dalam menjawab soal pretest dan post test yang meningkat. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang bagaimana senam berperan dalam meningkatkan tumbuh kembang motorik kasar anak. Hasil uji t berpasangan menghasilkan nilai p = 0,000 (0,0001) maka dapat disimpulkan tedapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test.
Pembuatan herbal param dan terapi latihan sebagai penanganan masalah otot dan sendi Henry Surya Widigdo; Jelita Lupiana; Nimas Viki Andrianti; Shita Ariska Putri; Armelia Vidi Andani; Muhammad Saiful Amin; Nastiti Utami; Diyono Diyono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21773

Abstract

Abstrak Penurunan fungsi anggota tubuh akibat proses penuaan merupakan salah satu dampak yang sering diderita oleh lansia. Dampak tersebut dapat mengganggu aktifitas sehari-hari karena timbulnya rasa tidak nyaman terhadap otot dan sendi. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Gedangan, khususnya para peserta yang mengikuti program kegiatan ini di balai Desa Gedangan, terkait penyakit peradangan sendi dan otot. Rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali jenis-jenis penyakit sendi dan otot, beserta faktor risiko penyakit merupakan permasalahan yang perlu ditangani sebagai upaya pencegahan peradangan sendi dan otot. Keterampilan masyarakat untuk melakukan terapi pencegahan secara mandiri juga perlu diberikan, seperti terapi latihan dan terapi dengan herbal param yang dapat diracik sendiri oleh masyarakat. Terdapat cukup banyak warga Desa Gedangan yang berprofesi sebagai penjual aneka makanan, namun penggunaan empon-empon selama ini terbatas untuk olahan makanan saja. Oleh sebab itu, penggunaan empon-empon perlu dimaksimalkan untuk terapi herbal, khususnya untuk terapi peradangan sendi dan otot. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 31 peserta, yang mayoritas merupakan ibu-ibu lansia. Peserta diberikan informasi baru terkait penyakit tersebut beserta terapi yang dapat dilakukan berupa demonstrasi beberapa terapi latihan, penjelasan cara pembuatan herbal param beserta demonstrasi pengguaannya, kesempatan untuk diskusi, dan konsultasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dibuktikan dengan nilai post-test yang lebih tinggi dari nilai pre-test. Nilai rata-rata pre-test masyarakat sebesar 65,8, kemudian dilakukan penyuluhan dan workshop, sehingga terjadi peningkatan nilai dengan nilai rata-rata post-test sebesar 91,9. Kata kunci: radang; artritis; otot; param; latihan Abstract The decline in function of several body parts due to the aging process is one of the impacts often experienced by the elderly. This impact can disrupt daily activities due to the discomfort in muscles and joints. The implementation of this community service aims to increase the knowledge of Gedangan Village residents, especially the participants who take part in this activity program at the Gedangan Village Hall, regarding inflammatory joint and muscle diseases. The low level of public knowledge in recognizing the types of joint and muscle diseases, along with disease risk factors, is a problem that needs to be addressed as an effort to prevent joint and muscle inflammation. Community skills to carry out preventive therapy independently also need to be provided, such as exercise therapy and therapy with herbal medicines that can be prepared by the community themselves. There are quite a lot of Gedangan Village residents who work as sellers of various foods, but the use of empon-empon has so far been limited to processed food only. Therefore, the use of empon-empon needs to be maximized for herbal therapy, especially for treating joint and muscle inflammation. This service activity was attended by 31 participants, the majority of whom were elderly mothers. Participants were given new information regarding the disease along with the therapies that could be carried out in the form of strengthening several exercise therapies, an explanation of how to make herbal param and its application, opportunities for discussion and consultation. This activity successfully increased community knowledge as evidenced by the higher post-test scores compared to the pre-test scores. The average pre-test score of the community was 65.8, followed by education and workshops, resulting in an increase in scores with an average post-test score of 91.9. Keywords: inflammation; arthritis; muscle; param; exercise
HUBUNGAN LAMA BERKENDARA MOTOR DENGAN TERJADINYA NYERI LEHER PADA PENGENDARA OJEK ONLINE Vriendelijk Sutrino; Binuko Amarseto; Diyono Diyono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.48710

Abstract

Latar Belakang: Ojek online berperan penting dalam mobilitas masyarakat, namun pengemudinya rentan mengalami gangguan muskuloskeletal, salah satunya nyeri leher akibat posisi duduk statis dan postur tidak ergonomis. Aktivitas berkendara lebih dari 8 jam sehari dapat menimbulkan  nyeri pada otot leher. Tujuan:  Mengetahui hubungan antara lama berkendara motor dengan terjadinya nyeri leher pada pengemudi ojek online. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 55 pengemudi ojek online diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan palpasi untuk mendeteksi nyeri, lalu dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 67,3% responden berkendara lebih dari 8 jam per hari, dan mayoritas mengalami nyeri sedang hingga berat. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan korelasi positif signifikan antara lama berkendara dan nyeri leher (ρ = 0,518; p = 0,000). Kesimpulan:  Lama berkendara motor berhubungan signifikan dengan terjadinya nyeri leher pada pengemudi ojek online. Edukasi ergonomi, istirahat, dan peregangan diperlukan sebagai upaya pencegahan.
PENGARUH HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) TERHADAP KECEPATAN PADA PEMAIN BASKET SMP Diyono Diyono; Fatkhul Imron
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6556

Abstract

Kecepatan merupakan salah satu komponen fisik yang sangat dibutuhkan dalam permainan bola basket, namun program latihan untuk meningkatkan komponen tersebut pada pemain basket usia SMP belum banyak dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) berbasis jump squats terhadap kecepatan pada pemain basket siswa SMP. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari 10 siswa putra dan 10 siswa putri, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, menggunakan protokol 20 detik latihan dan 10 detik istirahat sebanyak delapan set per sesi. Kecepatan diukur menggunakan tes lari 50 meter. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi pre-test sebesar 0,489 dan post-test sebesar 0,564 (p > 0,05), sedangkan uji homogenitas dengan Levene Test menghasilkan nilai signifikansi 0,487 (p > 0,05). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan HIIT berbasis jump squats terhadap kecepatan. Rata-rata waktu tempuh lari 50 meter menurun dari 8,58 detik menjadi 7,66 detik, dengan selisih 0,92 detik. Dengan demikian, latihan HIIT berbasis jump squats dapat direkomendasikan sebagai metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kecepatan pemain basket pada jenjang SMP. Kata Kunci : HIIT, jump squats, kecepatan, bola basket