Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Meningkatkan Akhlak Siswa Madrasah Diniyah Amaliyatut Taqwa OKU Timur Muhammad Saiful Amin; Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 10 No 2 (2023): : Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ajaran akhlak Rasulullah SAW adalah ajaran akhlak yang terkandung dalam Al-Qur'an dan mengajarkan bagaimana akhlak pribadi berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan. Penelitian ini mengeksplorasi dua tema utama. Pertama, bagaimana upaya para guru dalam meningkatkan moral siswa?" Kedua,  faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat para pengajar dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan semangat siswa? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus yang dilakukan di Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa Desa Banuayu BP. Peliung OKU Timur. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data  penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian dapat dijelaskan sesuai dengan fokus penelitian. Jadi, pertama, jawabannya tergantung pada pengakuan para guru dan orang tua dari beberapa siswa tentang status moral siswa Madrasah Diniyah Amaliyatut Takwa. Beberapa mengatakan anak didik memiliki kepribadian yang baik, yang lain mengatakan memiliki kepribadian standar. Namun demikian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa masih diperlukan perbaikan untuk lebih meningkatkan moral para siswa Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa. Kedua, para pengajar dan stakholder Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa  lainnya  selalu berusaha untuk meningkatkan moral siswanya. Upaya tersebut antara lain memberikan nasehat, memimpin dengan keteladanan, mendorong  terus belajar untuk meningkatkan moral siswa, serta bekerja sama dengan orang tua dan  masyarakat untuk meningkatkan moral siswa.
Pengaruh Metode Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa Saiful Amin, Muhammad; Ahid, Muhammad; Lailatun Nufus, Izza
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara) Vol. 3 No. 01 (2024): EDISI JUNI 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jupin.v3i01.254

Abstract

  Pengaruh model pembelajaran didasarkan pada hasil belajar di uji dengan menggunakan uji t untuk rata-rata.berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, dapat di simpulkan bahwa metode pembelajaran metode quantum teaching memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pendidikan agama islam di bandingkan dengan metode langsung.pengaruh nya dapat dilihat dengan hasil belajar antara metode pembelajaran quantum teaching dengan metode pembelajaran langsung. Nilai rata-rata hasil belajar dengan metode pembelajaran quantum teaching adalah 90,83 dengan varians 112,75 dan nilai rata-rata hasil belajar dengan metode pembelajaran  langsung adaah 55,0 dengan nilai  varians 70,5. Adakah pengaruh hasil belajar siswa PAI kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 rawabening setelah menggunakan metode pembelajaran seperti ini. proses pendidikan di perlukan terciptanya suasana belajar dan proses pembelajaran yang mampu membuat  peserta didik mengembangkan potensi yang di milikinya, sehingga hasil belajar dari proses pembelajaran dapat membuahkan hasil yang memuasakan.  
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Akhlak Siswa Madrasah Diniyah Amaliyatut Taqwa OKU Timur Muhammad Saiful Amin; Marlina; Lia Uswatun Hasanah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 10 No 2 (2023): : Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v10i2.2467

Abstract

Ajaran akhlak Rasulullah SAW adalah ajaran akhlak yang terkandung dalam Al-Qur'an dan mengajarkan bagaimana akhlak pribadi berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan. Penelitian ini mengeksplorasi dua tema utama. Pertama, bagaimana upaya para guru dalam meningkatkan moral siswa?" Kedua,  faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat para pengajar dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan semangat siswa? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus yang dilakukan di Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa Desa Banuayu BP. Peliung OKU Timur. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data  penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian dapat dijelaskan sesuai dengan fokus penelitian. Jadi, pertama, jawabannya tergantung pada pengakuan para guru dan orang tua dari beberapa siswa tentang status moral siswa Madrasah Diniyah Amaliyatut Takwa. Beberapa mengatakan anak didik memiliki kepribadian yang baik, yang lain mengatakan memiliki kepribadian standar. Namun demikian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa masih diperlukan perbaikan untuk lebih meningkatkan moral para siswa Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa. Kedua, para pengajar dan stakholder Madrasah Diniyah Amaliatut Takwa  lainnya  selalu berusaha untuk meningkatkan moral siswanya. Upaya tersebut antara lain memberikan nasehat, memimpin dengan keteladanan, mendorong  terus belajar untuk meningkatkan moral siswa, serta bekerja sama dengan orang tua dan  masyarakat untuk meningkatkan moral siswa.
Strategi Pencapaian Hafalan 1 Juz 1 Tahun di Rumah Tahfidz Banyuasin Sumatera Selatan Muhammad Saiful Amin; Muhamad Ikhsanudin; Miftahudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i2.3428

Abstract

Perkembangan pembelajaran hifdzil qur'an saat ini mencerminkan kemajuan yang signifikan, yang terlihat dari bertambahnya jumlah lembaga baru yang aktif di bidang hifdzil qur'an. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan implementasi sistem pembelajaran tahfidzul qur'an di Rumah Tahfidz Banyuasin. Metode penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang mengadopsi pendekatan kualitatif, khususnya menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian studi kasus prospektif. Subyek penelitian melibatkan pengelola, guru tahfidz, tata usaha, serta siswa-siswi di Rumah Tahfidz Banyuasin yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Hubermen, yang melibatkan tahap reduksi, display, dan penyimpulan data. Validitas data diukur melalui empat kriteria, yaitu tingkat kepercayaan (credibility), transferabilitas, dependabilitas, dan confirmabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pengajaran di Rumah Tahfidz An-Nur Banyuasin mengutamakan penguasaan praktik menghafal. Interaksi langsung antara santri dan guru (face to face) terjadi ketika santri menyampaikan atau sedang membuat hafalan.Para penghafal Al-Qur’an ditargetkan untuk satu hari minimal bisa hafal 3 ayat saja untuk ayat pendek dan 1 ayat untuk ayat panjang. Demikian seterusnya dilakukan dengan rutin setiap hari dan setiap akhir pekan diadakan evaluasi hafalan. Metode hafalan yang digunakan dengan menggunakan 3 metode, yaitu muraja’ah, talaqqi, dan hifdz al-ayat.
Penerapan Metode Iqra’ di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Syafa’atul Karomah Desa Burnai Mulia Muhammad Saiful Amin; Ipra Adinata; Arjun, Arjun
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/0qvbse22

Abstract

Kemampuan baca Al-Qur’an santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Syafa’atul Karomah masih rendah akibat metode pembelajaran yang kurang sistematis, keterbatasan guru terlatih, dan minimnya media pembelajaran. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri melalui penerapan metode Iqra’ serta meningkatkan kompetensi guru dalam penerapannya. Kegiatan dilakukan selama tiga bulan melalui pelatihan guru, penyediaan sarana Iqra’, pendampingan santri, dan evaluasi hasil belajar. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dari 35% santri yang mampu membaca dengan benar sebelum program menjadi 78% setelah program. Selain itu, terjadi peningkatan motivasi belajar santri, keterlibatan orang tua, dan kualitas pembelajaran guru. Program ini menunjukkan bahwa metode Iqra’ efektif diterapkan di TPA dan dapat direplikasi pada lembaga serupa.
Pengaruh Ekstrak Daun Landep (Barleria prionitis L.) Terhadap Glukosa Darah Postprandial dan Histopatologi Pankreas Tikus Yang Diinduksi Aloksan Sabrina, Salsa; Amin, Muhammad Saiful; Yety Lindawati , Novena
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Farmasi Galenika Volume 12 No 3
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v12i3.415

Abstract

Indonesia ranks second in diabetes mellitus with 20.4 million sufferers in 2024 and will increase to 28.5 million in 2025. This condition shows the urgency of finding new alternative antidiabetic candidates that can help reduce the number of sufferers. Landep leaves contain flavonoids, saponins, tannins, triterpenoids, and phenolics, which have potential as antidiabetic agents. This study aims to determine the effect of landep leaf extract administration on postprandial blood glucose levels and histopathological improvements in the pancreas in alloxan-induced rats. This experimental study used 25 alloxan-induced rats divided into 5 groups: negative control (CMC-Na 1%), positive control (Metformin 9 mg/200g rat body weight), and landep leaf extract at doses of 100, 200, and 400 mg/kg body weight. Treatment was administered for 14 days. Data analysis was performed using SPSS with ANOVA. The results showed that landep leaf extract at a dose of 400 mg/kg BW had a significant effect on reducing postprandial blood glucose spikes (p=0.634) compared to the positive control metformin, as well as a significant effect on improving the area of the islets of Langerhans (p=0.978) compared to the positive control. Thus, landep leaf extract has an effect on reducing postprandial blood glucose spikes and provides an improvement in the histopathology of the pancreas of alloxan-induced rats.
Penerapan Ice Breaking Siku, Sakit, Sikat Untuk Meningkatkan Antusiasme Siswa Pada Pembelajaran PAI di SMP Roudhlotul Qur’an Rawadadi Mufiddah, Latifatul; Ikhsanudin, Muhamad; Saiful Amin, Muhammad
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Dimar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v7i1.518

Abstract

Student engagement and enthusiasm are essential components of effective learning, particularly in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam / PAI), which is often delivered over long instructional periods. In classroom practice, extended lesson duration frequently leads to student boredom, loss of focus, and decreased emotional readiness to learn, thereby reducing the effectiveness of instruction. Although previous studies have discussed the use of ice breaking activities to enhance motivation and classroom atmosphere, limited research has specifically examined contextual, practice-based ice breaking strategies within PAI learning at the junior secondary school level, particularly focusing on students’ emotional enthusiasm rather than academic performance. This study aims to analyze the implementation of the ice breaking “siku, sakit, sikat” activity and its impact on students’ learning enthusiasm in PAI classes at SMP Roudlotul Qur’an Rawadadi. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with the PAI teacher and students, and documentation of learning activities. The data were analyzed using thematic analysis to identify patterns related to the implementation process, student responses, and supporting and inhibiting factors. The findings indicate that the ice breaking “siku, sakit, sikat” activity effectively functions as a positive pedagogical interruption that restores students’ emotional energy, reduces boredom, and creates a more dynamic and enjoyable classroom atmosphere. Students demonstrated increased enthusiasm, emotional engagement, and social interaction after the activity, although its impact on academic participation such as questioning and discussion remained limited and depended on individual student characteristics. The study concludes that ice breaking “siku, sakit, sikat” plays a significant role in enhancing students’ emotional readiness and enthusiasm for learning PAI. While it does not directly improve academic participation, it provides an important emotional and social foundation that supports more effective learning conditions.
Kajian Ketepatan dan Kepatuhan Penggunaan Masker Bagi Pembeli di Pasar Tradisional Surakarta: Compliance and Accuracy of the Use of Face Masks by Buyers in Surakarta Traditional Market Hartono, Hartono; Damayanti, Prashinta Nita; Amin, Muhammad Saiful
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.946 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.1436

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya dalam pemutusan rantai penularan Covid-19 melalui berbagai strategi dan kebijakan yang dikeluarkannya. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan penerapan protokol kesehatan, salah satunya adalah kewajiban penggunaan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan ketepatan penggunaan masker bagi pembeli di 5 pasar tradisional kota Surakarta sebagai upaya pencegahan penyakit Covid-19. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan survey deskriptif kualitatif terhadap 5 pasar tradisional di kota Surakarta meliputi pasar Gede, Nusukan, Jongke, Kadipolo, dan pasar Sidodadi. Sampel penelitian diambil dengan random sampling sebanyak 500 responden pembeli di 5 pasar tradisional Surakarta. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pembeli yang berinteraksi dan melakukan transaksi di 5 pasar tradisional di Kota Surakarta sudah baik, karena 94,2 % pembeli taat menggunakan masker sebagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19. Namun tingkat ketepatan penggunaan masker masih kurang baik, karena dari 471 pembeli yang memakai masker hanya 43,3% yang menggunakan masker dengan tepat. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan penggunaan masker oleh pembeli di 5 pasar tradisional di Kota Surakarta masuk dalam kategori patuh, namun tingkat ketepatan penggunaan masker masih kurang baik.
Pembuatan herbal param dan terapi latihan sebagai penanganan masalah otot dan sendi Henry Surya Widigdo; Jelita Lupiana; Nimas Viki Andrianti; Shita Ariska Putri; Armelia Vidi Andani; Muhammad Saiful Amin; Nastiti Utami; Diyono Diyono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21773

Abstract

Abstrak Penurunan fungsi anggota tubuh akibat proses penuaan merupakan salah satu dampak yang sering diderita oleh lansia. Dampak tersebut dapat mengganggu aktifitas sehari-hari karena timbulnya rasa tidak nyaman terhadap otot dan sendi. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Gedangan, khususnya para peserta yang mengikuti program kegiatan ini di balai Desa Gedangan, terkait penyakit peradangan sendi dan otot. Rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali jenis-jenis penyakit sendi dan otot, beserta faktor risiko penyakit merupakan permasalahan yang perlu ditangani sebagai upaya pencegahan peradangan sendi dan otot. Keterampilan masyarakat untuk melakukan terapi pencegahan secara mandiri juga perlu diberikan, seperti terapi latihan dan terapi dengan herbal param yang dapat diracik sendiri oleh masyarakat. Terdapat cukup banyak warga Desa Gedangan yang berprofesi sebagai penjual aneka makanan, namun penggunaan empon-empon selama ini terbatas untuk olahan makanan saja. Oleh sebab itu, penggunaan empon-empon perlu dimaksimalkan untuk terapi herbal, khususnya untuk terapi peradangan sendi dan otot. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 31 peserta, yang mayoritas merupakan ibu-ibu lansia. Peserta diberikan informasi baru terkait penyakit tersebut beserta terapi yang dapat dilakukan berupa demonstrasi beberapa terapi latihan, penjelasan cara pembuatan herbal param beserta demonstrasi pengguaannya, kesempatan untuk diskusi, dan konsultasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dibuktikan dengan nilai post-test yang lebih tinggi dari nilai pre-test. Nilai rata-rata pre-test masyarakat sebesar 65,8, kemudian dilakukan penyuluhan dan workshop, sehingga terjadi peningkatan nilai dengan nilai rata-rata post-test sebesar 91,9. Kata kunci: radang; artritis; otot; param; latihan Abstract The decline in function of several body parts due to the aging process is one of the impacts often experienced by the elderly. This impact can disrupt daily activities due to the discomfort in muscles and joints. The implementation of this community service aims to increase the knowledge of Gedangan Village residents, especially the participants who take part in this activity program at the Gedangan Village Hall, regarding inflammatory joint and muscle diseases. The low level of public knowledge in recognizing the types of joint and muscle diseases, along with disease risk factors, is a problem that needs to be addressed as an effort to prevent joint and muscle inflammation. Community skills to carry out preventive therapy independently also need to be provided, such as exercise therapy and therapy with herbal medicines that can be prepared by the community themselves. There are quite a lot of Gedangan Village residents who work as sellers of various foods, but the use of empon-empon has so far been limited to processed food only. Therefore, the use of empon-empon needs to be maximized for herbal therapy, especially for treating joint and muscle inflammation. This service activity was attended by 31 participants, the majority of whom were elderly mothers. Participants were given new information regarding the disease along with the therapies that could be carried out in the form of strengthening several exercise therapies, an explanation of how to make herbal param and its application, opportunities for discussion and consultation. This activity successfully increased community knowledge as evidenced by the higher post-test scores compared to the pre-test scores. The average pre-test score of the community was 65.8, followed by education and workshops, resulting in an increase in scores with an average post-test score of 91.9. Keywords: inflammation; arthritis; muscle; param; exercise