Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

"Ngopi Fancy as a Social Representation" A Phenomenological Study of Ngopi Fancy Posts on Instagram Halla Sayyidah Muflichah; Nurfian Yudhistira
POPULIKA Vol. 13 No. 2 (2025): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v13i2.1968

Abstract

The phenomenon of ngopi fancy coffee among young urban Indonesians has evolved into a social practice encompassing identity, status, and lifestyle representations. This study aims to uncover the subjective meaning of the ngopi fancy coffee experience as part of the construction of social identity shaped through popular culture and digital media. Using a qualitative approach with an interpretive phenomenological analysis (IPA) study design, data were collected through in-depth interviews with five urban middle-class Generation Z participants who are active on social media. The results show that ngopi fancy coffee is interpreted as a form of self-expression, achieving social validation, and a manifestation of aesthetic values in everyday life. This activity functions as a consumption practice and a means of identity performance in the digital space. Social media, especially Instagram, has become the primary medium reinforcing this identity construction by visualizing a modern, aesthetic, and exclusive urban lifestyle. This study concludes that ngopi fancy coffee reflects the relationship between popular culture, symbolic consumption, and digital identity performativity in contemporary urban society. These findings provide a theoretical contribution to the study of cultural communication and identity and a critical reflection on the capitalization of social space in the digital media era. Keywords: Fancy Coffee; Popular Culture; Phenomenology; Representation.
Memahami Format Iklan di Dalam Video Games Ajibulloh, Alvian Alrasid; Yudhistira, Nurfian
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.271

Abstract

Evolusi industri game dan perubahan lanskap periklanan di masa pandemi bertanggung jawab atas meningkatnya minat pemasar dalam menggunakan game untuk tujuan periklanan. Para pembuat game juga mulai melakukan diversifikasi format iklan, sejak itu menurut data pada tahun 2020 mereka mengalami peningkatan pendapatan dari iklan sebesar 75%. Oleh karena itu kita perlu memahami jenis-jenis format iklan dalam game. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat beberapa jenis format iklan dalam game, yakni; static in-game advertising, dynamic in-game advertising, advertising games (pure advertising games). Adapun untuk format dynamic in-game advertising memiliki beberapa jenis, yaitu; (1) interstitial ads, (2) in-game video, (3) native banners, (4) contextual ads, (5) rewarded ads, (6) expandable ads, (7) the secret area, (8) the in-game marketplace. Kesemua jenis ini dapat memberikan manfaat dalam proses pemasaran seperti mampu menciptakan experiential marketing, brand engagement, product placement.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS UMKM KAMPUNG GEMPLAKAN ATAS MELALUI STRATEGI DIGITALISASI DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN DAN BRANDING PRODUK JAMBUKU Bernadhed, Bernadhed; Sulistiyono, Mulia; Yudhistira, Nurfian
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3291

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) contribute significantly to the national economy but continue to face limitations in digital literacy, marketing communication strategies, and brand consistency. Jambuku MSME in Gemplakan Atas Village is a community-based enterprise focusing on guava-based products with promising economic potential, yet its market reach remains limited due to the lack of digital adoption. This community service program aimed to enhance partner capacity through training in digital marketing, product photography and videography, digital content production, professional content creation, and the utilization of a business profile website. The method included initial observation, program planning, five training sessions, technical assistance, and evaluation using pre-test, post-test, and field monitoring. Results indicated an average improvement of 35% in participants’ understanding, with the highest gain observed in digital marketing and branding. Outputs included improved visual communication quality, consistent content publication, and the use of a website as a digital product catalog. Overall, the program demonstrates that integrated digitalization is an effective strategy for empowering MSMEs to increase competitiveness and expand market access.  
Membangun Literasi Digital dan Pencegahan Judi Online di SMA Negeri 1 Karangmojo Gunungkidul Astria, Kadek Kiki; Adiyanto, Wiwid; Ajibulloh, Alvian Alrasid; Yudhistira, Nurfian; Damastuti, Riski; Lokita, Raden Arditya Mutwara; Satria, Dhimas Adi; Andriani, Ria
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i2.252

Abstract

Latar Belakang: Urgensi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didasari oleh pertumbuhan pengguna internet di Indonesia menunjukan tren positif. Di sisi lain literasi digital masyarakat masih dinilai rendah. Paparan iklan judi online dan intensitas peer group terkait dengan judi online berpotensi memengaruhi perilaku adiktif individu untuk ikut berjudi. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang literasi digital di SMA Negeri 1 Karangmojo, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta Metode:Terdapat tiga tahapan yang menjadi metode pada kegiatan ini, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan pemahaman literasi digital dari para peserta. Siswa-siswi diajak untuk mengenal untuk menghindari pengaruh iklan judi online. Kegiatan ini juga membahas etika bermedia sosial. Siswa-siswi menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi, mampu memverifikasi informasi, dan memahami resiko serta peluang yang bisa diupayakan melalui media digital. Kesimpulan: Pemaparan literasi digital ini memberikan tambahan bekal bagi siswa-siswi untuk mereduksi resiko yang ditimbulkan dan memanfaatkan peluang dari media digital. Kegiatan literasi digital memerlukan kontinuitas dan pengembangan yang berkelanjutan.
Influencer Marketing Melalui Grup Kolektif: Studi Kasus Kolaborasi Brand Lokal Dengan The Prediksi Ajibulloh, Alvian Alrasid; Yudhistira, Nurfian; Astria, Kadek Kiki; Erlistyarini, Yulinda; Pamungkas, Andreas Tri; Muflichah, Halla Sayyidah
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11268

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi influencer marketing melalui grup kolektif dengan studi kasus kolaborasi brand dan The Prediksi. Menggunakan metode kualitatif studi literatur dan observasi siber, penelitian menemukan bahwa kolaborasi ini terletak pada pergeseran dari hubungan transaksional menuju narasi storytelling yang cair melalui pola komedi dan produk eksklusif. Kekuatan kolektif sebagai opinion leader menciptakan efek amplifikasi multichannel yang menjangkau berbagai ceruk pasar secara simultan. Berdasarkan Model Ohanian, keberhasilan strategi ini didorong oleh sinergi dimensi attractiveness, expertise, dan trustworthiness anggota grup yang mampu mengonversi perhatian audiens menjadi loyalitas merek, sekaligus memberikan solusi kompetitif bagi pertumbuhan industri kreatif lokal di Indonesia. Kata kunci: Influencer Marketing, Storytelling, The Prediksi, Strategi Pemasaran Kolektif.