Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TINJAUAN PUSTAKA TENTANG PRAKTIK PENGUNGKAPAN LAPORAN KEBERLANJUTAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP AKUNTABILITAS SOSIAL SERTA KINERJA PERUSAHAAN A. Ikhwanul Ahmad; Muhajir Muhajir; Darwis Said; Nadhirah Nagu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/a2xeqv41

Abstract

Tinjauan pustaka sistematis ini menyelidiki praktik pengungkapan laporan keberlanjutan dan implikasinya terhadap akuntabilitas sosial dan kinerja perusahaan. Tinjauan ini berfokus pada bagaimana perusahaan di berbagai sektor, seperti energi, perbankan, kehutanan, dan pertambangan, mengungkapkan informasi non-keuangan terkait faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam laporan keberlanjutan mereka. Berdasarkan studi yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2025, penelitian ini mengkaji kedalaman, konsistensi, dan kualitas pengungkapan ini, terutama di pasar negara berkembang seperti Indonesia, Brasil, dan Tiongkok. Dengan menggunakan analisis konten kualitatif, studi ini menyoroti bagaimana pengungkapan laporan keberlanjutan memengaruhi akuntabilitas sosial baik dalam hal memenuhi harapan pemangku kepentingan maupun berkontribusi pada praktik perusahaan yang transparan dan bertanggung jawab. Temuan menunjukkan bahwa pengungkapan keberlanjutan yang komprehensif, jika selaras dengan strategi perusahaan, akan menghasilkan peningkatan kinerja perusahaan, terutama dalam hal keterlibatan pemangku kepentingan dan persepsi pasar. Namun, masih terdapat tantangan dalam menangani risiko perubahan iklim secara menyeluruh dan mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi sirkular ke dalam laporan keberlanjutan. Tinjauan ini menggarisbawahi pentingnya standarisasi praktik pelaporan dan memastikan bahwa perusahaan tidak hanya sekadar mengungkapkan hal-hal yang dangkal untuk mencerminkan kinerja keberlanjutan yang sebenarnya.
Pengungkapan ESG dalam Perspektif Semiotika Roland Barthes: Implikasi Keuangan Berkelanjutan Serilia Tangalayuk; Ayu Dhina Anggraeni; Fiona Octaviani; Darwis Said; Nadhirah Nagu
Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/margin.v4i02.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi keberlanjutan yang dibangun melalui tanda visual dan narasi dalam Laporan Keberlanjutan PT PLN Nusantara Power (PLN NP) Tahun 2023, menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan menerapkan sistem tiga lapisan makna denotasi, konotasi, dan mitos studi ini mengkaji bagaimana elemen-elemen visual pada sampul laporan, tema komunikasi utama, serta narasi yang digunakan untuk merepresentasikan komitmen keberlanjutan perusahaan pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada pembacaan tanda-tanda visual dan linguistik dalam laporan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Laporan Keberlanjutan PLN NP 2023 bukan sekadar dokumen pelaporan kinerja non-keuangan, melainkan sebuah konstruksi ideologis yang terancang dengan cermat untuk membangun legitimasi sosial perusahaan. Tema utama "Leading the Energy Transition Towards Sustainable Future" (Memimpin Transisi Energi Menuju Masa Depan Berkelanjutan) beserta elemen visualnya membentuk mitos keberlanjutan korporat, yakni keyakinan bahwa perusahaan pembangkit listrik berbasis energi konvensional dapat sekaligus menjadi pelopor transisi energi yang bertanggung jawab. Mitos ini beroperasi melalui mekanisme naturalisasi yang menyajikan wacana keberlanjutan sebagai identitas inheren perusahaan. Studi ini menegaskan bahwa laporan keberlanjutan berfungsi ganda: sebagai alat transparansi dan sebagai instrumen legitimasi simbolis dalam komunikasi korporat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap proses pembentukan mitos transisi energi dan ideologi keberlanjutan dalam laporan keberlanjutan perusahaan pembangkit listrik, sehingga memberikan kontribusi teoretis bagi kajian komunikasi korporat dan kontribusi praktis bagi pengembangan pelaporan keberlanjutan yang lebih reflektif dan transparan.