Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Siswa SDN 1 Kelayu Utara Melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Tahun 2022 Andy Hidayat Jatmika; Nurul Umami; Basariah
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 4 No. 1 (2023): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v4i1.940

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah salah satu program unggulan dari Kemendikbud. Program Kampus Mengajar adalah sebuah program dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka memiliki tujuan untuk mengajar,membantu penerapan teknologi, dan membantu administrasi di sekolah. Sekolah yangmenjadi sasaran dari program Kampus Mengajar ini adalah SDN 1 Kelayu Utara. Pada program Kampus Mengajar ini, mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki tanggung jawab untuk membantu pihak sekolah dalam proses belajar dan mengajar, membantu penerapan teknologi yang lebih maju, dan membantu dalam administrasi sekolah. Selain itu, mahasiswa Kampus Mengajar memiliki tugas wajib dalam memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat belajar bagi siswa. Tujuan dari keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar ini adalah untuk menambah relasi, menambah pengalaman di luar lingkungan perkuliahan, meningkatkan wawasan, karakter dan soft skills, menumbuhkan motivasi siswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Memberikan pelatihan kepda siswa dan guru dengan menggunakan platform Google Form, Zoom.us, dan Google Meet. Google Form digunakan untuk ulangan siswa. Keywords: Kampus Mengajar, Adaptasi Teknologi, Google Form, Zoom.us, Google Meet.
MEMELIHARA KEARIFAN LOKAL: PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA DAN MENGEMBANGKAN TRADISI ADAT DESA PADANG BUJUR SEBAGAI WARISAN BUDAYA BERHARGA Akhyar, Akhyar; Agus Salim; Ahmad Alwi Alfarizi; M Fahrur razi; Nur Aminah; Nst, Nur Aliyah; Nurul Umami; Lubis, Riskiyah Nur; Roudotul Jannah; Soraya Hasyim Hasibuan
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli- Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat adalah sekelompok orang atau individu terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang sama.Adat istiadat adalah seperangkat aturan perilaku tertinggi karena bersifat abadi dan sangat kuat menyatu dengan masyarakat pemiliknya. Pada satu titik, kami melihat ke belakang sejarah hukum di dunia khususnya di desa Padang Bujur untuk melihat bahwa hukum itu lahir, hidup, tumbuh dan berkembang dalam diri orang yang mempunyainya gagasan dan pendapat yang kuat sebagai sumber hukum non konstitusional untuk menulis. Namun ia tumbuh, berkembang, dan mempertahankan dirinya sebagaimana adanya. Jenis perilaku ini dijalani berlanjut dari generasi ke generasi. Dulu kebudayaan dan kehidupan suatu masyarakat, baik secara perseorangan maupun kelompok, yang menciptakan kebudayaan suatu kelompok yang disebut masyarakat tradisional. Komunitas budaya ini merupakan sekelompok warga yang peluangnya masih sangat terbatas wilayah, karena geografi. Kedua faktor-faktor ini berperan dalam menentukan keadaan suatu Negara atau Daerahmempunyai ciri khas tersendiri yang tidak terpengaruh situasi yang terisolasi dari kelompok. Detail masing-masing Kebudayaan lokal/daerah seperti motif, tanda/tanda Negara/wilayah budaya yang dimaksud dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari dalam seni, pakaian, makanan, festival, kerajaan, gaya hidup, nilai-nilai dan karakter/simbol seperti dan wisata alam.
MEMELIHARA KEARIFAN LOKAL: PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA DAN MENGEMBANGKAN TRADISI ADAT DESA PADANG BUJUR SEBAGAI WARISAN BUDAYA BERHARGA Akhyar, Akhyar; Agus Salim; Ahmad Alwi Alfarizi; M Fahrur razi; Nur Aminah; Nst, Nur Aliyah; Nurul Umami; Lubis, Riskiyah Nur; Roudotul Jannah; Soraya Hasyim Hasibuan
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli- Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat adalah sekelompok orang atau individu terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang sama.Adat istiadat adalah seperangkat aturan perilaku tertinggi karena bersifat abadi dan sangat kuat menyatu dengan masyarakat pemiliknya. Pada satu titik, kami melihat ke belakang sejarah hukum di dunia khususnya di desa Padang Bujur untuk melihat bahwa hukum itu lahir, hidup, tumbuh dan berkembang dalam diri orang yang mempunyainya gagasan dan pendapat yang kuat sebagai sumber hukum non konstitusional untuk menulis. Namun ia tumbuh, berkembang, dan mempertahankan dirinya sebagaimana adanya. Jenis perilaku ini dijalani berlanjut dari generasi ke generasi. Dulu kebudayaan dan kehidupan suatu masyarakat, baik secara perseorangan maupun kelompok, yang menciptakan kebudayaan suatu kelompok yang disebut masyarakat tradisional. Komunitas budaya ini merupakan sekelompok warga yang peluangnya masih sangat terbatas wilayah, karena geografi. Kedua faktor-faktor ini berperan dalam menentukan keadaan suatu Negara atau Daerahmempunyai ciri khas tersendiri yang tidak terpengaruh situasi yang terisolasi dari kelompok. Detail masing-masing Kebudayaan lokal/daerah seperti motif, tanda/tanda Negara/wilayah budaya yang dimaksud dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari dalam seni, pakaian, makanan, festival, kerajaan, gaya hidup, nilai-nilai dan karakter/simbol seperti dan wisata alam.