Imran Imran
Universitas Teknologi Akba Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PANDUAN PERMAINAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS MULTIMEDIA DIGITAL PADA ANAK PAUD Nasrah Natsir; Imran Imran; Nurhijrah Nurhijrah; Irmawati Irmawati
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 2 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i2.5498

Abstract

Penilitian bertujuan mengembangkan panduan permainan kewirausahaan berbasis multimedia digital pada anak usia dini, melakukan kajian secara teoritis dan empiris mengenai jiwa kewirausahaan dan budaya lokal serta karakter Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk pengembangan permainan kewirausahaan. Setelah tercipta model permainan kewirausahaan kemudian dirancang dalam bentuk buku panduan untuk kemudian diuji secara empiris melalui penerapan selanjutnya diuji cobakan untuk menghasilkan produk yang efektif. Penelitian ini dilaksanakan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada permainan lokal yang ada di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan pengembangan yang menjadi acuan adalah pendekatan pengembangan Systematic Design of Instruction. Langkah utama dibagi menjadi dua, pertama pengujian efektivitas dari hasil pengembangan permainan kewirausahaan berbasis budaya lokal dari penelitian terdahulu, kedua pembuatan perangkat lunak panduan multimedia digital permainan untuk guru/pendidik dan uji coba efektivitas panduan tersebut. Seiring proses pengujian efektivitas, peneliti selalu berupaya untuk memastikan bahwa model permainan yang diterapkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan pada anak usia dini. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan panduan permainan tradisional untuk internalisasi jiwa kewirausahaan, hasil pengujian oleh ahli mengenai efektivitas menunjukkan kedua kelompok ahli sepakat bahwa panduan layak untuk menginternalisasikan jiwa kewirausahaan pada anak.
The influence of Teaching Factory (TEFA) implementation and work readiness on vocational high school students' future job perspectives Imran Imran; Marji Marji; Hary Suswanto; Basanta Prasad Adhikari
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i1.66796

Abstract

Graduates who are superior, competitive, and ready to work are the goals of vocational education. The purpose of this research is to determine the impact of Teaching Factory (TEFA) implementation with the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model and student work readiness on the Occupational Future Time Perspective (OFTP). Indeed, nowadays, professional/vocational graduates must be ready to enter the industrial world after graduation. This research involved 456 respondents of Vocational High School (VHS) students in South Sulawesi, Indonesia, who were determined using a proportional random sampling technique. This type of research is descriptive quantitative with data analysis using SEM AMOS. The results showed that there was a significant influence between the implementation of TEFA and the level of work readiness up to 57%, while the actual contribution of teaching and work readiness factors to future employment time was 80.7%. Overall, the results show that the implementation of TEFA has successfully helped students become more independent and ready to face the competitive world of work. Although 19.3 factors still influence work readiness and prospects, the research results do not change much. Therefore, the application of a teaching factory in the learning process is highly recommended for teachers and students in vocational schools. The implementation can be adjusted to the learning conditions and resources available in VHS. This research contributes as a source of reference in future studies related to improving practical learning and developing students' entrepreneurial skills.