Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Return On Asset, Institutional Ownership, Debt to Equity Ratio dan Public Share Ownership Terhadap Price to Book Value Nurhalizah, Lisna; Ridwan, Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2263

Abstract

Perlambatan ekonomi global dan masalah sektor properti di China, seperti kebangkrutan Evergrande, berdampak pada perekonomian Indonesia, khususnya bidang properti dan real estat yang mengalami tekanan nilai saham namun tetap menarik bagi investor. Penelitian ini menganalisis aspek-aspek yang berdampak pada valuasi perusahaan di sektor tersebut menggunakan rasio Price to Book Value, dengan variabel Return On Asset, Institutional Ownership, Debt to Equity Ratio, dan Public Share Ownership. Penelitian ini mengaplikasikan metodologi kuantitatif melalui metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian ini terdiri dari perusahaan properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2024. Data penelitian diperoleh dari annual report dan dianalisis melalui metode regresi linier berganda. Hasil uji parsial (uji t), Return on Asset dan Debt to Equity Ratio dan Public Share Ownership terbukti mempengaruhi Price to Book Value, sedangkan Institutional Ownership tidak memberikan dampak signifikan. Sementara itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel secara bersamaan memberikan kontribusi signifikan terhadap Price to Book.
Pengaruh Retribusi Daerah, Dana Perimbangan Dan Belanja Modal Terhadap Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah: Studi Kasus Pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2019-2023 Cahya, Alifia Aprilianti; Ridwan, Ridwan
Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jbme.v6i3.2913

Abstract

The research aims to investigate the impact of regional compensation, equalization funds, and capital investment on local financial autonomy across 13 regencies in West Java Province from 2019 to 2023. Regional financial independence is a vital metric used to assess a region's capacity to finance its governance without relying heavily on central government assistance. The study adopts a quantitative method with both descriptive and verification approaches. Purposive sampling technique was used, selecting 13 out of 27 available regencies and cities. Classical assumption tests, including a normality assessment using the Kolmogorov–Smirnov technique, yielded a significant result (Sig.=.055). The outcome of the simultaneous significance test (F-test) indicates that, simultaneously, regional retribution, balancing funds, and capital expenditure significantly affect regional financial independence (Sig.=.011). However, the t-test findings show that only balancing funds and capital expenditure have a significant individual effect, while regional retribution does not. The adjusted coefficient of determination (Adjusted R² = .047) suggests that the selected independent factors in the regression model account for only 4.7% of the variation in regional financial independence, with the remaining variation explained by other external factors. These findings suggest that local governments should prioritize the effective management of equalization funds and capital expenditures to promote sustainable regional financial independence
Pengaruh Total Asset Turnover, Debt to Equity Ratio Dan Current Ratio Terhadap Net Profit Margin: (Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2024) Sintia Julianty; Ridwan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.3160

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya inkonsistensi hasil empiris terdahulu mengenai pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap Net Profit Margin (NPM) pada perusahaan properti dan real estate. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parsial dan simultan TATO, DER, dan CR terhadap NPM pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017–2024. Desain penelitian bersifat kuantitatif melalui pemanfaatan statistik deskriptif dan regresi linier berganda yang didukung uji asumsi klasik terhadap data sekunder dari 13 perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa TATO, DER, dan CR berpengaruh terhadap NPM, dengan CR memiliki pengaruh negatif paling kuat dan ketiga variabel tersebut menjelaskan 13,5% variasi perubahan NPM. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi aset, struktur permodalan, dan pengelolaan likuiditas tetap menjadi faktor penting dalam menjaga profitabilitas sektor properti dan real estate.
Pengaruh Net Profit Margin, Total Aset Turn Over, Debt To Equity Ratio dan Inflasi terhadap Harga Saham Wiliyanti, Reni; Ridwan, Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4156

Abstract

Perlambatan ekonomi global yang dipicu oleh krisis sektor properti di Tiongkok telah memberikan dampak signifikan terhadap kinerja sektor konstruksi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Krisis yang bermula dari kegagalan beberapa pengembang besar menyebabkan melemahnya aktivitas pembangunan dan berpengaruh terhadap dinamika pasar modal. Saham-saham pada sektor infrastruktur dan konstruksi menunjukkan volatilitas tinggi, meskipun sektor ini tetap menjadi perhatian investor karena prospeknya yang strategis dalam pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin, Total Asset Turnover, Debt to Equity Ratio, dan Inflasi terhadap harga saham perusahaan infrastruktur subsektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017–2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh tiap variabel. Hasil penelitian dari setiap variabel menunjukkan bahwa Net Profit Margin, Total Asset Turnover, dan Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan Inflasi tidak memberikan pengaruh yang berarti. Selain itu, hasil uji simultan membuktikan bahwa seluruh variabel bebas secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap perubahan harga saham. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai faktor fundamental yang memengaruhi valuasi perusahaan konstruksi, serta dapat menjadi dasar bagi investor dalam mengambil keputusan investasi yang lebih rasional.
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Operasional, dan Biaya Distribusi Terhadap Laba Bersih Apriliani, Syindi; Ridwan, Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan biaya distribusi terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode 2017–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 40 observasi yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan biaya produksi, biaya operasional, dan biaya distribusi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan. Secara parsial, biaya produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan biaya distribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi biaya operasional serta efektivitas pengelolaan biaya distribusi memiliki peran penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi pengendalian biaya yang tepat, berkelanjutan, dan adaptif guna meningkatkan kinerja keuangan serta daya saing perusahaan di tengah dinamika industri makanan dan minuman yang semakin kompetitif.
Pengaruh Return On Asset, Debt to Equity Ratio, dan Current Ratio terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2024 Ersanda, Fathan; Ridwan, Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap harga saham perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham penutupan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 64 observasi yang memenuhi kriteria. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return On Assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, yang mengindikasikan bahwa tingkat profitabilitas perusahaan menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Sebaliknya, Debt to Equity Ratio dan Current Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa struktur modal dan likuiditas jangka pendek belum menjadi determinan utama nilai saham pada sektor energi. Namun demikian, secara simultan ROA, DER, dan CR berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan memiliki peran penting dalam pembentukan harga saham, meskipun pergerakan harga saham perusahaan sektor energi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti fluktuasi harga komoditas, kebijakan energi, dan sentimen pasar.
PENGARUH NET PROFIT MARGIN, TOTAL ASSETS TURNOVER, DAN EQUITY MULTIPLIER TERHADAP HARGA SAHAM (Studi pada Perusahaan Retail Subsektor Supermarket, Minimarket, dan Departement Store Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2024) Marleni, Eka; Kosadi, Ferry; Ridwan, Ridwan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama studi ini ialah guna menentukan dampak dari Total Assets Turnover (TATO),Net Profit Margin (NPM), serta Equity Multiplier (EM) terhadap dinamika harga sahamperusahaan sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Penelitian inimenggunakan paradigma kuantitatif sebagai pendekatan analisis penelitiannya, denganmemanfaatkan data sekunder dari catatan keuangan yang terkait dengan industri ritel.Menggunakan regresi linier multivariat, kami menganalisis bagaimana variabel-variabeldalam studi ini saling berhubungan. Temuan studi memperlihatkan bahwasanya variabelNPM tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga saham. Pergerakan hargasaham terbukti dipengaruhi secara signifikan oleh NPM, TATO, dan EM. Model penelitianini secara memadai menjelaskan 57,8% variasi harga saham menggunakan variabel yangdimasukkan (dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,578), sementara variasi sisanyadisebabkan oleh beberapa faktor yang tidak dimasukkan dalam model.
Pengaruh Return on Assets, Cash Ratio, Dan Total Asset Turnover Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2024 nur, fauzia; Berliani, Kartika; Ridwan, Ridwan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Cash Ratio, dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap harga saham pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2024. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah terjadinya ketidakkonsistenan antara peningkatan kinerja keuangan dengan pergerakan harga saham pada beberapa perusahaan sektor consumer cyclicals. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 12 perusahaan sampel dengan total 108 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sementara TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 32,9%. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa efisiensi operasional merupakan faktor kunci yang lebih diapresiasi investor dalam menilai perusahaan sektor consumer cyclicals.
The Influence of Financial Literacy, Impulsive Buying, and Financial Self-Efficacy on Generation Z's Financial Behavior: Pengaruh Literasi Keuangan, Impulsive Buying, dan Financial Self-Efficacy terhadap Perilaku Keuangan Generasi Z Ramadhan, Octavia Dwi; Ridwan, Ridwan
Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/jakp.v9i1.3159

Abstract

This study aims to examine the influence of financial literacy, impulsive buying, and financial self-efficacy on the financial behavior of Generation Z in Bandung. The study involved 100 Generation Z participants in Bandung, selected using a purposive sampling approach. Data were collected through questionnaires distributed via Google Forms. The research employed a quantitative method with a descriptive-verificative approach, including determination analysis and hypothesis testing. The results indicate that financial literacy and financial self-efficacy have a positive and significant effect on financial behavior, while impulsive buying has a negative and significant effect. Simultaneously, financial literacy, impulsive buying, and financial self-efficacy collectively exert a significant influence on the financial behavior of Generation Z, particularly in Bandung.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisis terkait pengaruh literasi keuangan, impulsive buying, serta financial self-efficacy pada perilaku keuangan generasi Z di Kota Bandung. Penelitian ini melibatkan 100 Generasi Z di Kota Bandung, yang ditentukan melalui pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner melalui Google Formulir. Metode yang digunakan yaitu jenis kuantitatif disertai pendekatan bersifat deskriptif-verifikatif, meliputi analisis determinasi serta pengujian hipotesis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini memperlihatkan adanya pengaruh positif serta signifikan yang diberikan literasi keuangan serta financial self-efficacy terhadap perilaku keuangan, kemudian adanya pengaruh negatif serta signifikan yang diberikan impulsive buying terhadap perilaku keuangan. Secara simultan, adanya pengaruh signifikan dari literasi keuangan, impulsive buying, beserta financial self-efficacy terhadap perilaku keuangan Generasi Z terkhususnya di Kota Bandung.  
Pengaruh Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas terhadap Harga Saham (Studi pada PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2015-2024) Elsa Enjelina Solihatin; Erna Herlinawati; Ridwan Ridwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas terhadap harga saham PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2015–2024. Rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Current Ratio (CR) sebagai proksi likuiditas, Debt to Equity Ratio (DER) sebagai proksi solvabilitas, dan Return on Assets (ROA) sebagai proksi profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham penutupan akhir tahun yang diperoleh dari sumber resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear berganda, didukung oleh uji asumsi klasik, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return on Assets tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT Unilever Indonesia Tbk. Namun demikian, hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai koefisien determinasi sebesar 75,8%, yang mengindikasikan bahwa variasi harga saham sebagian besar dapat dijelaskan oleh kombinasi ketiga rasio keuangan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor tidak menilai kinerja perusahaan hanya berdasarkan satu rasio keuangan tertentu, melainkan mempertimbangkan kondisi keuangan secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian analisis fundamental serta menjadi referensi praktis bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan pengelolaan kinerja keuangan.