Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Analysis of Influence of Work Discipline and Organizational Culture on the Performance of State Civil Apparatus Sri Purwati; Ana Fitriyatul Bilgies; Ghalib Suprianto; Mariani; Muhammad Amsal Nasution
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i2.1037

Abstract

This study intends to identify and investigate how organizational culture and work ethics affect the effectiveness of the civil apparatus (PNS). 65 government workers participated in this study utilizing the saturated sample methodology as the sample size. The SPSS 17.0 program was used to collect data through the distribution of questionnaires and library data, which was then analyzed using multiple linear regression analysis methods. According to the analysis that has been done, the findings of this study show that organizational culture and work discipline have a significant impact on the performance of civil servants (PNS), both partially and simultaneously. In fact, 47% of employee performance can be attributed to organizational culture and work discipline.
Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan sebagai Penyedap Rasa Alami dalam Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Kelompok Nelayan di Desa Tanjung Tiram Ridha Taurisma Lajaria; Mariani; Mustiqa Safira
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai penyedap rasa alami dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi kelompok nelayan di Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis nilai tambah (value added analysis) berdasarkan proses pengolahan limbah menjadi produk bubuk penyedap rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tulang ikan memiliki potensi sebesar ±19 kg per hari yang berasal dari berbagai jenis ikan seperti cakalang, tongkol, kembung, dan layang. Proses produksi meliputi tahap pembersihan, perebusan, pengeringan, penggilingan, dan pengemasan sederhana yang dapat dilakukan oleh kelompok nelayan. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik warna krem kecoklatan, aroma gurih khas ikan, tekstur bubuk halus, serta rasa umami alami dengan daya simpan 3–4 bulan. Hasil analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dari 1 kg limbah tulang ikan diperoleh nilai tambah sebesar Rp130.000 dengan margin keuntungan sebesar 65%. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah tulang ikan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, tetapi juga mendukung konsep circular economy berbasis sumber daya lokal.