Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Development of Arabic Culture-Based Storytelling Media through a Project-Based Learning Approach Liazi Maulidi; Ratna Komalasari; Ardia Pramesti Regita Cahyani; Fathul Maujud
Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/al-irfan.v9i1.611

Abstract

This research was conducted descriptively to identify gaps, synthesize relevant concepts, and formulate the most appropriate theoretical model. The study produced a Project-Based Learning (PjBL) framework for creating Arabic culture–based storytelling that is ready to be implemented in the classroom. This model is designed to encourage students to collaborate actively and use Arabic in authentic contexts—namely by creating and presenting stories—so it is expected to enhance their speaking skills (mahārat al-kalām). In addition, the model is anticipated to increase students’ learning motivation and their understanding of Arab culture. Conceptually, this model is feasible to apply and has the potential to become an effective new approach to making Arabic language instruction more engaging and practical.The implications of this study indicate that the developed framework can serve as a guideline for teachers in designing more contextual and creative project-based Arabic language learning. Implementing this model has the potential to promote cultural integration in language teaching, improve the quality of communicative interaction in the classroom, and strengthen performance-based learning. Furthermore, this research opens opportunities for the development of media, assessments, and curricula that support Arabic cultural storytelling across different educational levels.
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pendekatan CTL di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur Suparmanto Suparmanto; Ahmad Margani; Abdul gafur; Ratna Komalasari; Nida Zahratul Khairo
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v7i1.1293

Abstract

Pembelajaran bahasa arab merupakan suatu pembelajaran yang harus diajarakan atau ditanamkan dalam diri peserta didik. bahkan pembelajaran harus sudah ditanamkan dari sejak kecil oleh orang tua maupun guru. Akan tetapi bayak dari peserta didik ketika mengaplikasikan teori yang sudah di dapat seketika menjadi kaku. Oleh sebab itu munculah konsep belajar dengan pendekatan Contectual teaching and learning (CTL), pendekatan tersebut lebih memfokuskan teori dengan konteks keadaan yang ada, sehingga dalam proses pembelajarannya selain peserta didik mengetahui teori juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) yaitu untuk menumbuhkan gairah semangat siswa dalam belajar sehingga tercipta suasana pembeljajaran yang lebih mendukung. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu deskrptif kualitatif, yang hanya fokus penjabarannya berupa kata-kata dan fakta yang terjadi sesuai pengalaman yang dialami oleh penelit. Hasil dari penelitian ini yaitu diharapkan metode CTL ini dapat menuntut kreatifitas guru alam mengaitkan matter dengan kehidupan nyata siswa untuk membantu siswa agar lebih mudah memaknai materi tersebut Oleh karena itu metode CTL ini , dapat digunakan dikalangan siswa untuk menumbuh kembangkan pembelajaran supaya lebih maksimal
Reforming Arabic Reading Instruction with Problem-Based Learning: A Classroom-Based Study Ratna Komalasari; Muhammad Al- Kaosari; Liazi Maulidi; Ardia Pramesti Regita Cahyani; Fathul Maujud
Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/al-irfan.v8i2.612

Abstract

This study examines the effectiveness of a Problem-Based Learning (PBL) strategy in enhancing the Arabic reading skills of Baitul Qur’an students. The problem addressed in this research is the persistent difficulty students face in memorizing and understanding Arabic vocabulary, which stems from limited practice and insufficient active engagement during learning activities. The main objective of the study is to evaluate how PBL, supported by structured dictionary use, can improve students’ reading comprehension. Employing a qualitative experimental approach, the study implemented a learning model that required students to consistently bring and utilize dictionaries in every Arabic lesson. This practice encouraged students to independently search for meanings and engage with vocabulary more frequently. After identifying the required vocabulary, students applied their understanding through thematic reading tasks, enabling teachers to assess comprehension based on the problems presented. The findings show that eighth-grade students felt more motivated and challenged when engaging in vocabulary-rich reading activities. Overall, the PBL strategy effectively improved students’ reading skills and fostered greater learner autonomy. This study contributes to Arabic language pedagogy by demonstrating that integrating PBL with active vocabulary exploration can serve as a practical method for enhancing reading proficiency in similar educational contexts.
Efektivitas Metode Langsung dalam Pembelajaran Bahasa Arab (Kajian Literatur) Muhamad Ribatul Hail; Ratna Komalasari; Muhsinin Muhsinin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.3629

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab sering kali dihadapkan pada tantangan dalam membangun kemampuan komunikasi aktif siswa secara kontekstual. Metode langsung (direct method) hadir sebagai salah satu solusi yang menekankan penggunaan bahasa target secara penuh tanpa perantara bahasa ibu untuk menciptakan lingkungan belajar yang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode langsung dalam pembelajaran Bahasa Arab, khususnya dalam meningkatkan keterampilan mendengar (istimā‘) dan berbicara (kalām). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literature review), di mana data dikumpulkan melalui analisis deskriptif terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan implementasi metode langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode langsung efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa, kemampuan merespons secara lisan, serta keberanian berbicara. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dan lingkungan belajar, serta memiliki keterbatasan dalam menjelaskan konsep gramatikal (qawā‘id) yang kompleks pada kelas besar. Secara keseluruhan, metode langsung sangat efektif sebagai pendekatan penguatan keterampilan lisan dalam pembelajaran Bahasa Arab, dengan catatan penerapannya harus fleksibel dan dikombinasikan dengan metode lain untuk melengkapi keterbatasan yang ada.
Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Islam: Pendekatan dan Tantangan Ratna Komalasari; Muhamad Ribatul Hail; Muhsinin Muhsinin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.3630

Abstract

Kurikulum Bahasa Arab di Perguruan Tinggi Islam perlu terus bertransformasi agar mampu mencetak lulusan yang kompetitif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum bahasa Arab di perguruan tinggi Islam dengan fokus pada pendekatan yang digunakan, tantangan yang dihadapi, serta solusi strategis yang dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan melakukan analisis deskriptif terhadap berbagai literatur, dokumen kurikulum, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kompetensi, konstruktivisme, dan saintifik menjadi pilar efektif dalam merancang kurikulum yang relevan. Meskipun demikian, pengembangannya masih menghadapi tantangan nyata seperti kesenjangan kompetensi kelulusan dengan kebutuhan kerja, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta adanya resistensi dosen terhadap perubahan paradigma pengajaran. Sebagai kesimpulan, rekonstruksi kurikulum Bahasa Arab yang sukses memerlukan integrasi pendekatan pedagogis modern berbasis teknologi, evaluasi kurikulum berkala melalui analisis kebutuhan yang mendalam, serta penguatan program pengembangan profesional bagi para dosen secara kolaboratif.
Analisis Pembelajaran Nasikh Mansukh dan Muhkam Mutasyabihat dalam Al-Qurán Ratna Komalasari
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/jip.v1i3.46

Abstract

Nasikh is copying one verse from one to another. As for Mansukh, it is a postulate or verse that is copied. Nasikh and mansuk are also related to muhkam mutasyabihat where the verses of muhkam mutasyabihat are verses that contain halal and haram, so that the mahkam verse is a verse that is not covered by mansukh while the mutasyabih verse is a verse that is dinasakh. The purpose of the discussion of Nasikh Mansukh and mahkam mutasyabihat in the Qur'an is of course to determine the verses that can be replaced or moved from one place to another, in addition to knowing the halal haram position of the intended verse. In this article, not all verses of the Qur'an can be understood easily and some are even difficult. It is considered easy because it can be understood with just one look, but it is considered difficult because it takes a long time to understand. Verses that are easy to understand are called nasikh while verses that are difficult or not easy to understand are called mahkam mutasyabihat.
Strategi Penggunaaan Virtual Reality dalam Simulasi Dialog Bahasaa Arab Untuk Maharah Kalam di Perguruan Tinggi Ratna Komalasari
Al-Qalam: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 1 No 1 (2025): November 2025
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/al-qalam.v1i1.51

Abstract

The development of immersive technology such as Virtual Reality (VR) opens up new opportunities in learning foreign languages, especially in improving the maharah kalam (speaking skills) of Arabic which has been facing obstacles in terms of communicative practice and the context of language use. This study aims to analyze the strategy of using VR in Arabic dialogue simulation as an effort to improve the kalamh of university students. This study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical study design. Data was collected through VR-based learning observations, interviews with lecturers and students, and analysis of learning documents. The results show that the use of VR through contextual dialogue simulations—such as conversations in academic, social, and Arabic cultural environments—is able to increase students' speaking boldness, fluency, pronunciation accuracy, and pragmatic understanding of Arabic. Effective learning strategies include designing real-situation-based dialogue scenarios, integrating task-based learning, and providing post-simulation reflective feedback. However, the implementation of VR still faces challenges in the form of limited infrastructure, pedagogical readiness of lecturers, and student adaptation to immersive technology. This research contributes to the development of an Arabic language learning model based on digital technology and provides strategic recommendations for strengthening the innovation of maharah kalam learning in higher education.