Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah (Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram) Maujud, Fathul
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 02 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Masyarakat memiliki peran yang strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, upaya tersebut diimplementasikan melalui  partisipasi dan keterlibatan mereka baik secara moril maupun materil. Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan muru pendidikan di madrasah dapat berupa peran sebagai perencana dan pengawas program yang sudah disusun oleh madrasah. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu bagian penting bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah. Partisipasi menuntut adanya pemahaman yang sama dari pihak madrasah dan masyarakat (orangtua) terhadap visi, misi, dan tujuan pendidikan di madrasah. Partisipasi tidak cukup hanya dipahami oleh madrasah sebagai bagian yang penting bagi keberhasilan peningkatan mutu pendidikan, akan tetapi masyarakat juga harus meningkatkan keterlibatan mereka serta memahami makna pentingnya partisipasi bagi pembangunan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis:            1) Bentuk partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. 2) Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. 3) Hambatan yang dihadapi oleh masyarakat dalam berpartisipasi untuk meningkatkan  mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. Penelitian dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan kota Mataram dengan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan dengan  uji kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability) reliabilitas, dan objektifitas (confirmability). Hasil penelitian ini yaitu: (1) Bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu input, proses, dan  output. (2) Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan muru pendidikan dibagi ke dalam peran perencana dan pengawas. (3) Hambatan yang dihadapi masyarakat adalah masalah kesibukan dalam bekerja,  kurangnya informasi tentang program madrasah, dan masih minimnya pengetahuan sebagian besar masyarakat tentang pentingnya arti partisipasi.
Budaya Integritas Pada Prodi-Prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram Maujud, Fathul; Al Idrus, S. Ali Jadid
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2018): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Perguruan tinggi tidak dapat berkembang dengan baik, bila hanya memfokuskan diri pada pengajaran semata dan tidak memberikan perhatian pada riset dan pengabdian masyarakat. Kenyataan ini dapat dilihat dari lulusan perguruan tinggi yang belum banyak memenuhi standar akademik yang baik, lulusan perguruan tinggi sangat terbatas penguasaan bidang ilmu yang ditekuni, profesionalisme yang rendah, dan kesadaran riset yang terbatas, telah menyebabkan mereka tidak aplicabel dan marketable. Dominasi dharma pendidikan dan pengajaran, mengecilnya riset dan pengabdian masyarakat telah menyebabkan lulusan perguruan tinggi hanya melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge), sehingga kesadaran riset dan pengabdian kepada masyarakat semakin rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis budaya integritas di Prodi-Prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya integritas di kedua fakultas tersebut tercermin pada: (a) keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar, (b) tekad dan kemauan untuk berbuat yang baik dan benar, (c) berpikir positif, arif, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi, dan (d) mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menolak korupsi, suap atau gratifikasi.
Dauru Ta'lim Qawaid al-Lughah al-Arabiyah Fi Bina'i Maharat al-Qira'ah Li al-Tullab al-Faslh al-Awwal Fi Madrasah Hikmah al-Syarif al-Aliyah Nahdlah al-Wathan Salut Narmada Lombok Barat Nusa Tenggara Barat Maujud, Fathul; Ningsih, Cipta
Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v3i1.692

Abstract

Specifically, this study discuss about “Qowaid” role in Arabic Language in forming reading skill in student class I Senior High School Hikmatussyarif Nahdhotul Wathan Salut Narmada West of Nusa Tenggara. Significances of this article is to know instruction process “Qowaid” of Arabic Language and to forming reading skill in student Class I Senior High School Hikmatussyarif Nahdhotul Wathan Salut Narmada West of Nusa Tenggara. As for research study method in this article use Qualitative method, “Qowaid” instruction has done it well according to effective steps because existence of some components of teacher instruction, student, hand book, material, time, instruction strategy, instruction media and evaluation. And “Qowaid” instruction has seen from student skill, they have come up with the target of study which have been determined, they read some Arabic references without “harakat” and also they can write it well.
Dauru Ta'lim Qawaid al-Lughah al-Arabiyah Fi Bina'i Maharat al-Qira'ah Li al-Tullab al-Faslh al-Awwal Fi Madrasah Hikmah al-Syarif al-Aliyah Nahdlah al-Wathan Salut Narmada Lombok Barat Nusa Tenggara Barat Fathul Maujud; Cipta Ningsih
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol 3, No 1 May (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v3i1.692

Abstract

Specifically, this study discuss about Qowaid role in Arabic Language in forming reading skill in student class I Senior High School Hikmatussyarif Nahdhotul Wathan Salut Narmada West of Nusa Tenggara. Significances of this article is to know instruction process Qowaid of Arabic Language and to forming reading skill in student Class I Senior High School Hikmatussyarif Nahdhotul Wathan Salut Narmada West of Nusa Tenggara. As for research study method in this article use Qualitative method, Qowaid instruction has done it well according to effective steps because existence of some components of teacher instruction, student, hand book, material, time, instruction strategy, instruction media and evaluation. And Qowaid instruction has seen from student skill, they have come up with the target of study which have been determined, they read some Arabic references without harakat and also they can write it well.
دراسة عن تخطيط تدريس اللغة العربية فى الجامعة الإسلامية Fathul Maujud
At-Ta'dib Vol 12, No 1 (2017): Islamic Character Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v12i1.907

Abstract

Development of education curriculum and instruction in language shows the need of the society to learn the language either to meet personal or social needs. And to meet those needs someone can study alone or through educational institutions. Needs of society related to language skills often change depending on the conditions of them, it is necessary to hold a coordination of language teaching in order to be able to meet those needs. Therefore, every teacher should plan before teaching. Some important things in learning the language include: 1) Arabic Language Teaching requires preparation and planning of good learning, teaching is likened to a process consisting of three elements that complement each other, namely: learning objectives, learning process, and evaluation of learning outcomes . 2) teachers should manage the desired language skills acquired after the end of the teaching process. 3) knowing about the needs of each student in every teaching program, and tailored to the teaching objectives that have been determined by each institution.
Implementasi Fungsi-Fungsi Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus Pengelolaan Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan) Fathul Maujud
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 1 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.962 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i1.490

Abstract

Keberhasilan lembaga pendidikan Islam (madrasah) dalam menyelenggarakan pendidikan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen secara profesional. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi fungsi-fungsi manajemen dalam pengelolaan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. Untuk mendapatkan data, teknik yang digunakan yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperolah analisis dengan model interaktif seperti yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1994). Kesimpulan penelitian ini, bahwa dalam pengelolaan MI Ishlahul Muta’allim mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen antara lain fungsi perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan. Fungsi perencanaan dimulai dengan mekanisme penentuan arah dan tujuan yang hendak dicapai dengan melibatkan ketua yayasan, kepala sekolah, guru, dan komite. Fungsi pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab kepada seluruh civitas madrasah melalui rapat pembagian tugas sebelum tahun ajaran baru dilaksanakan. Fungsi pengawasan dilakukan dengan mengontrol kuantitas dan kualitas kerja personil melalui supervisi kelas, rapat kerja guru dan kepala madrasah, serta audit penggunaan anggaran dilakukan melalui rapat bersama komite madrasah. Title: The Implementation of Management Functions at Islamic Education Institutions (Case Study of Islahul Muta’allim Islamic Elementary School [MI] Management of Pagutan) Abstract: The objectives of this research are to describe and analyze the implementation of management functions in the management of Islahul Muta’allim Islamic Elementary School of Pagutan in Mataram city. To find the data, researcher used the data collection techniques namely: participant observation, in-depth interviews, and documentation. While for data analysis, researcher used data analysis techniques of interactive model developed by Miles and Huberman (1994). The conclusion of this research are; 1) Implementation of the planning function in the management of Islahul Muta’allim Islamic Elementary School is carried out with a mechanism of determination of the directions and objectives to be achieved by the school (madrasah), namely by determining the vision, mission and planned activities in the management of school (madrasah). The people involved in the planning of the school management program are the head of foundation, principal, teachers, and committees. 2) The implementation of the organizing function in the management of Islahul Muta’allim Islamic Elementary School is carried out with a mechanism of the distribution of jobs and responsibilities to the entire school civitas academica through the job sharing meeting for the all teachers and employees before the new school academic year is started. The facilities and equipments needed in the implementation of job are prepared by the school to support the school activities. Whereas for the determination of work methods and procedures, it is carried out based on the family system with the aim that all activities carried out are not neglected when there is a teacher who cannot fulfill the obligation for certain reasons. 3) The implementation of the supervisory function in the management of Islahul Muta’allim Islamic Elementary School is done by controlling the quantity and quality of personnel work, namely by conducting class supervision. For the investigation technique of the work relevance with school planning, it is done by discussing together to the problems which are considered heavy on the programs which have been undertaken and discussing problems through teacher and principal work meetings. While the budget use audit is carried out by prioritizing kinship carried out through joint meetings of school committee.
Peran Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah (Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram) Fathul Maujud
PALAPA Vol 5 No 2 (2017): NOVEMBER
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.407 KB) | DOI: 10.36088/palapa.v5i2.48

Abstract

Masyarakat memiliki peran yang strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, upaya tersebut diimplementasikan melalui partisipasi dan keterlibatan mereka baik secara moril maupun materil. Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah dapat berupa peran sebagai perencana dan pengawas program yang sudah disusun oleh madrasah. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu bagian penting bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah. Partisipasi menuntut adanya pemahaman yang sama dari pihak madrasah dan masyarakat (orangtua) terhadap visi, misi, dan tujuan pendidikan di madrasah. Partisipasi tidak cukup hanya dipahami oleh madrasah sebagai bagian yang penting bagi keberhasilan peningkatan mutu pendidikan, akan tetapi masyarakat juga harus meningkatkan keterlibatan mereka serta memahami makna pentingnya partisipasi bagi pembangunan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: 1) Bentuk partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. 2) Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. 3) Hambatan yang dihadapi oleh masyarakat dalam berpartisipasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan Kota Mataram. Penelitian dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan kota Mataram dengan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability) reliabilitas, dan objektifitas (confirmability). Hasil penelitian ini yaitu: (1) Bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu input, proses, dan output. (2) Peran partisipasi masyarakat dalam meningkatkan muru pendidikan dibagi ke dalam peran perencana dan pengawas. (3) Hambatan yang dihadapi masyarakat adalah masalah kesibukan dalam bekerja, kurangnya informasi tentang program madrasah, dan masih minimnya pengetahuan sebagian besar masyarakat tentang pentingnya arti partisipasi.
Budaya Integritas pada Prodi-prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram S. Ali Jadid Al Idrus; Fathul Maujud
PALAPA Vol 6 No 2 (2018): NOVEMBER
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.885 KB) | DOI: 10.36088/palapa.v6i2.68

Abstract

Perguruan tinggi tidak dapat berkembang dengan baik, bila hanya memfokuskan diri pada pengajaran semata dan tidak memberikan perhatian pada riset dan pengabdian masyarakat. Kenyataan ini dapat dilihat dari lulusan perguruan tinggi yang belum banyak memenuhi standar akademik yang baik, lulusan perguruan tinggi sangat terbatas penguasaan bidang ilmu yang ditekuni, profesionalisme yang rendah, dan kesadaran riset yang terbatas, telah menyebabkan mereka tidak aplicabel dan marketable. Dominasi dharma pendidikan dan pengajaran, mengecilnya riset dan pengabdian masyarakat telah menyebabkan lulusan perguruan tinggi hanya melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge), sehingga kesadaran riset dan pengabdian kepada masyarakat semakin rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis budaya integritas di Prodi-Prodi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya integritas di kedua fakultas tersebut tercermin pada: (a) keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar, (b) tekad dan kemauan untuk berbuat yang baik dan benar, (c) berpikir positif, arif, dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi, dan (d) mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menolak korupsi, suap atau gratifikasi.
Manajemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (Studi Kasus Pengembangan Mutu Akademik Mahasiswa Pada Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram) fathul maujud
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 15 No. 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.393 KB) | DOI: 10.20414/tsaqafah.v15i2.252

Abstract

Pengembangan mutu akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) merupakan suatu sistem yang terintegrasi dengan sejumlah kompetensi utama mata kuliah dan kebijakan lembaga. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan saling bergantung (bersinergi) satu sama lain, ia bukan merupakan aktivitas yang berjalan sendiri-sendiri. Aktivitas yang bersinergi tersebut merupakan pelaksanaan dari setiap keputusan yang diambil, dengan demikian manajemen pengembangan sumber daya mahasiswa merupakan kebijakan dan keputusan yang tepat untuk mengembangkan mutu akademik lulusan. Atas dasar itulah, maka diperlukan manajemen pengembangan sumber daya mahasiswa yang berorientasi pada pengembangan mutu akademik bagi mahasiswa Jurusan PBA.Perencanaan pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik dilakukan dengan perencanaan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Rekonstruksi kurikulum berbasis KKNI dilakukan melalui FGD dan Workshop Kurikulum. Perencanaan program perkuliahan reguler dilakukan secara integratif, dengan prosedur identifikasi ketersediaan dosen dengan bidang keilmuan yang diajarnya, penyusunan draf jadwal kuliah, opering mata kuliah, penyusunan jadwal kuliah tetap, sosialisasi jadwal kuliah, dan pelaksanaan kuliah reguler. Sedangkan perencanaan program praktikum Jurusan PBA berbasis produk dengan tahapan; persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, monitoring, editing, dan pelaporan.Implementasi pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik dilakukan dengan diterapkannya kurikulum berbasis KKNI untuk mahasiswa semester satu TA. 2016/2017. Mengoptimalkan perkuliahan reguler dengan mendistribusikan mata kuliah kepada dosen pengampu yang sesuai dengan bidangnya, menyiapkan fasilitas pendukung, dan mengadakan kuliah umum/tamu dengan mendatangkan pakar dari pihak luar. Sedangkan program praktikum dilakukan berbasis produk dengan tiga tahapan yaitu praktik kalam 1, praktik kitabah 1, dan praktik qira’ah 2. Manajemennya ditangani oleh jurusan dan seluruh dosen dijadikan sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL).Evaluasi pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Mataram dilakukan dengan rapat rutin tiap semester, rapat yang bersifat tentatif, dan FGD untuk berbagai tahapan kegiatan.
PEMBINAAN KETERAMPILAN MENULIS AL-QUR’AN BAGI ANAK USIA SEKOLAH DI DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Fathul Maujud
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.296 KB) | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i1.427

Abstract

Pendidikan budi pekerti (akhlak) merupakan bagian penting darikomponen pendidikan yang terus dituntut peningkatan intensitas dankualitasnya oleh sebagian besar masyarakat dari lembaga pendidikan formal.Tuntutan tersebut muncul karena dilatarbelakangi oleh dua kondisi, yaitu:pertama, bangsa Indonesia saat ini sepertinya telah kehilangan karakter yangtelah dibangun berabad-abad. Keramahan, tenggang rasa, kesopanan, rendahhati, tolong menolong, solidaritas sosial dan sebagainya yang merupakan jatidiri bangsa seolah-olah hilang begitu saja. Kedua, kondisi lingkungan sosialyang belakangan ini banyak diwarnai oleh tindakan anarkis, perkelahian,hilangnya keteladanan pemimpin dan sebagainya. Program desa binaanini difokuskan pada pembinaan keterampilan menulis Al-Qur’an (Imla’)bagi anak-anak usia sekolah. Keterampilan menulis Al-Qur’an ini dirahakanpada bagaimana menulis surat-surat pendek dalam Al-Qur’an sesuai dengankaidah penulisan Bahasa Arab yang baik dan benar. Program ini memilikikeberlanjutan dengan program-program TPQ yang terdapat di desa PakuanNarmada. Desa Pakuan Kecamatan Narmada secara geografis merupakansalah satu desa yang terletak di bawah hutan Sesaot, hutan Sesaot dijadikansumber mata pencaharian oleh masyarakat setempat, sehingga sebagianbesar masyarakatnya bekerja sebagai tukang kebun (hutan). Realitasmasyarakat seperti ini (disamping tidak adanya madrasah di desa tersebut)yang menuntut untuk dibukanya TPQ bagi calon generasi mereka.Berdasarkan fakta empiris dan evaluasi yang telah dilaksanakan menunjukkanbahwa keterampilan menulis Al-Quran bagi anak didik di Desa PakuanKecamatan Narmada masih berada pada kategori cukup. Kategori cukup inidiberikan dengan berbagai pertimbangan di antaranya dari hasil evaluasi baiktulisan maupun pelafalan, di samping itu juga kategori tersebut didasarkanatas berbagai hasil observasi dalam proses-proses pembinaan. Anak didiktelah memiliki kemampuan secara teknis tentang bagaimana menulis hurufhurufhijaiyah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisannyasecara mandiri. Namun anak didik masih merasa kesulitan dalam menulishuruf-huruf tersebut dalam bentuk sambung, karena huruf-huruf arab akanmengalami perubahan bentuk penulisan tatkala berada pada posisi yangberbeda. Problem tersebut dialami ketika anak didik diminta untuk menulisberdasarkan apa yang didengar (imla), namun ketika anak didik menulis dengan cara menyalin (menukil) mereka tidak mengalami hambatan yangberarti kendati mereka belum terbiasa dengan menulis Arab.