Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL PADA PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 138 BASOKENG KABUPATEN BULUKUMBA St. Haniah; Firdaus; Sulvahrul Amin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21385

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin terkikisnya nilai-nilai budaya lokal di kalangan generasi muda akibat pengaruh globalisasi. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar menjadi salah satu upaya strategis untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal pada pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri 138 Basokeng, Kabupaten Bulukumba. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam menyusun materi ajar berbasis budaya lokal, menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, serta menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai budaya lokal. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber belajar berbasis budaya lokal, minimnya pelatihan guru, dan kurangnya dukungan infrastruktur sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pelibatan komunitas lokal, pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap budaya lokal, serta pelatihan intensif bagi guru untuk meningkatkan efektivitas integrasi budaya lokal dalam pembelajaran IPS
Social Mobility Analysis of Fruit-Sellers in Makassar City, Indonesia yumriani; Samsuriadi; St. Haniah; Abdul Aziz Muslimin; Muhammad Nawir; M. Asri Tapa
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 2, (December 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i2.5918

Abstract

Abstract. The growth of Makassar City with more comprehensive trading activities indicates business activity. Fruit-sellers as a form of business on the side of the road (street vendors) still exist with the challenges of advancing other business patterns. The existence of fruit traders is caused by their ability to achieve economic benefits and better social status. This study focuses on the social mobility of fruit-sellers as indicated by their accessibility to information, business, basic needs, and social interaction. Study with a quantitative approach involving 82 respondents with various criteria that meet the research requirements. The analysis results show that the social mobility of fruit-sellers is in the high category, characterized by the ability to interact socially and fulfil the family's basic needs. In comparison, business accessibility and the use of information technology are in the medium category. They tend to be in a low category. These results indicate that fruit traders must strive to increase their business capacity in terms of expanding business space and mastering information technology.