Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna simbolik mantra dalam tradisi Mappalili Masyarakat Bugis Kabupaten Barru (Kajian Semiotika Riffaterra) Nurlatifah Khairiyah; Nensiliati Nensiliati; Faisal Faisal
SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities Vol 1, No 2 (2021): SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : SOCIETIES: Journal of Social Sciences and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.752 KB) | DOI: 10.26858/societies.v1i2.21624

Abstract

Makna Simbolik Mantra dalam tradisi mappalili Masyarakat Bugis Kabupaten Barru (Kajian seomatika Riffaterre). Penelitian ini merupakan penelitian terhadap teks yang digunakan dalam tradisi mappalili berdasarkan pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik sebagai pisau bedah untuk mengetahui makna secara konvensi bahasa dan sastra. Mantra mappalili masyarakat Bugis Barru memiliki struktur bahasa yang tidak baku secara linguistik dan memiliki makna yang “disembunyikan” pada metafora-metafora yang bercorak Islam. Konteks pembacaan Heuristik dan Hermeneutik, maka didapati secara struktural ayat-ayat yang digunakan dalam mantra ini terdiri dari kata-kata basmallah, kemudian dilanjutkan ke shalawat Nabi, kemudian ayat Al-Fatihah yang diambil dari Al-Qur’an, dan diteruskan ke bahagian mantra, kemudian ditutup dengan syahadatain dan doa sapu jagat. Ini mencermikan pengolahan ajaran Islam dalam konteks adat budaya Bugis Barru.Kata Kunci: Makna Simbolik, mappalili, Semiotika Rifaterre, Heuristik, dan Hermeneutik.
Kesalahan Berbahasa pada Teks Karangan Siswa SMA-SMK Kota Makassar Fiah Luthfiah Bani; Nurhikma Nurhikma; Nensiliati Nensiliati; Johar Amir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa pada teks karangan siswa SMA–SMK Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks karangan siswa yang dianalisis berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia dan kaidah tata bahasa baku. Teknik analisis data dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi terhadap setiap bentuk kesalahan sesuai kategori yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa paling banyak ditemukan pada bidang ejaan, meliputi penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, penulisan singkatan yang tidak sesuai kaidah, kesalahan kata depan di dan ke, penandaan kata bahasa asing yang tidak digarisbawahi, serta penggunaan tanda baca yang tidak sesuai. Kesalahan berikutnya terlihat pada penggunaan kata tidak baku, seperti aksebilitas, moderen, dan biliard, yang seharusnya ditulis aksesibilitas, modern, dan biliar. Pada bidang morfologi ditemukan beberapa bentuk kesalahan seperti penghilangan prefiks ber-, pe-, per-, sufiks -an, pemendekan prefiks men- menjadi n-, serta penghilangan konjungsi yang menyebabkan ketidaktepatan struktur kalimat. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa siswa masih perlu ditingkatkan terutama dalam penguasaan ejaan dan pembentukan kata yang sesuai kaidah. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai kesalahan kebahasaan pada level pendidikan menengah serta menjadi dasar perbaikan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.