Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik Berorientasi Higher Order Thinking Skills Pada Materi Evolusi Kelas XII di SMA Negeri 4 Wajo: (Effectivity Testing of Higher Order Thinking Skills-Oriented Student Worksheet on Evolution Subject For Grade 12nd at SMAN 4 Wajo) Nurhidaya Nurdin; Adnan Adnan; Abd. Muis
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.18678

Abstract

The purpose of this study is to find out the effectiveness of hots-oriented Student Worksheets (LKPD) that have been developed. This research is development research with reference to the ADDIE development model. This research was carried out at SMA Negeri 4 Wajo with a research sample, namely 30 students of class XII MIPA Collaboration. Based on the results of the study, it can be stated that the HOTS-oriented LKPD developed is effective, it can be seen from the number of students who achieved the KKM value of 25 people with a percentage classically of 83.33% so that it was declared effective. Key words: effective, LKPD, HOTS, Evolution   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berorientasi HOTS yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Wajo dengan sampel penelitian yaitu peserta didik kelas XII MIPA Kolaborasi sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat dinyatakan bahwa LKPD berorientasi HOTS yang dikembangkan bersifat efektif, hal tersebut dapat dilihat dari jumlah peserta didik yang mencapai nilai KKM sebanyak 25 orang dengan persentase secara klasikal sebesar 83,33% sehingga dinyatakan efektif.  Kata kunci: efektif, LKPD, HOTS, Evolusi
Meningkatkan Literasi dan Kompetensi Guru Biologi melalui Low-Cost Tissue Culture Buah Naga Berbasis Media Gandasil D sebagai media Alternatif Alimuddin; Hartono; Abd. Muis; Oslan Jumadi; Rachmawaty
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi guru Biologi dalam memahami dan menerapkan teknik kultur jaringan sebagai bentuk penerapan bioteknologi modern, khususnya pada perbanyakan generatif buah naga (Hylocereus costaricensis) melalui pemanfaatan media kultur alternatif berbasis media pupuk Gandasil D. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2025 di Labratorium Pascasarjana Jurusan Biologi.  Melalui sesi teori dan praktik laboratorium yang meliputi pembuatan media kultur sederhana (air kelapa, gula, agar, dan variasi konsentrasi Gandasil D), teknik sterilisasi alat serta eksplan, hingga inokulasi biji buah naga secara aseptik di dalam laminar air flow. Melalui kegiatan ini, guru dibimbing untuk memahami konsep kultur jaringan, tahapan perbanyakan generatif, peran nutrisi dalam pertumbuhan eksplan, serta potensi penggunaan media alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan media standar seperti MS (Murashige–Skoog). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru SMA mampu mengikuti seluruh tahapan praktikum dengan baik, memahami fungsi setiap komponen media, serta dapat melakukan inokulasi biji buah naga secara mandiri. Selain meningkatkan kompetensi praktis, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran bioteknologi yang aplikatif, menarik, dan relevan dengan konteks Kurikulum Merdeka. Pemanfaatan Gandasil D sebagai media alternatif memberikan nilai tambah karena mudah diperoleh, murah, dan dapat digunakan dalam pembelajaran laboratorium di sekolah dengan fasilitas terbatas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan bioteknologi sederhana di sekolah serta mendorong inovasi praktikum biologi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.