Alimuddin
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIKA DASAR MAHASISWA (DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER) Nurfadilah Mahmud; Rezki Amaliyah AR; Nursafitri Amin; Muhammad Jufri; Alimuddin; Zaiful Nur
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol 2 No 1 (2019): Journal on Pedagogical Mathematics.
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.788 KB) | DOI: 10.31605/pedamath.v2i1.509

Abstract

Interpersonal intelligence-based learning system is very important for prospective teacher because teaching, as profession, needs a good and effective social competence to communicate with students. Everyone has different degree of interpersonal intelligence, and also different in regard of mathematics learning achievement especially when gender is considered. This research was a pre-experimental research which aimed to know the influence of interpersonal intelligence-based learning system to sudents’ learning achievement in Basic Statistics class of mathematics education students/ prospective teachers in FKIP UNSULBAR by considering gender differences. Purposive random sampling was used as the sampling method and 16 male students and female students respectively were selected as the research subjects. Learning achievement was collected from Basic Statistic learning achievement test and was analyzed descriptively and inferensially. The results of the research show that the average of male srudents’ learning achievement in Basic Statistics (74,25) is higher than female students’ (66,00). While hypothesis testing shows significancy value of o.oo5, which is lower than α=0.05. It means there is a difference in regard of the average of Basic Statistics learning achievement between male and female students who participate in interpersonal intelligense-based learning system.
Meningkatkan Literasi dan Kompetensi Guru Biologi melalui Low-Cost Tissue Culture Buah Naga Berbasis Media Gandasil D sebagai media Alternatif Alimuddin; Hartono; Abd. Muis; Oslan Jumadi; Rachmawaty
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi guru Biologi dalam memahami dan menerapkan teknik kultur jaringan sebagai bentuk penerapan bioteknologi modern, khususnya pada perbanyakan generatif buah naga (Hylocereus costaricensis) melalui pemanfaatan media kultur alternatif berbasis media pupuk Gandasil D. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2025 di Labratorium Pascasarjana Jurusan Biologi.  Melalui sesi teori dan praktik laboratorium yang meliputi pembuatan media kultur sederhana (air kelapa, gula, agar, dan variasi konsentrasi Gandasil D), teknik sterilisasi alat serta eksplan, hingga inokulasi biji buah naga secara aseptik di dalam laminar air flow. Melalui kegiatan ini, guru dibimbing untuk memahami konsep kultur jaringan, tahapan perbanyakan generatif, peran nutrisi dalam pertumbuhan eksplan, serta potensi penggunaan media alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan media standar seperti MS (Murashige–Skoog). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru SMA mampu mengikuti seluruh tahapan praktikum dengan baik, memahami fungsi setiap komponen media, serta dapat melakukan inokulasi biji buah naga secara mandiri. Selain meningkatkan kompetensi praktis, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan guru dalam merancang pembelajaran bioteknologi yang aplikatif, menarik, dan relevan dengan konteks Kurikulum Merdeka. Pemanfaatan Gandasil D sebagai media alternatif memberikan nilai tambah karena mudah diperoleh, murah, dan dapat digunakan dalam pembelajaran laboratorium di sekolah dengan fasilitas terbatas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penerapan bioteknologi sederhana di sekolah serta mendorong inovasi praktikum biologi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.