Mashuri Toha
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemasaran Produk Gadai Syariah dalam Menarik Minat Nasabah di Masa Pandemi Covid-19 -19 (Pegadaian Syariah Cabang Prenduan Sumenep Madura) Jumari Jumari; Mashuri Toha
Banque Syar'i : Jurnal llmiah Perbankan Syariah Vol. 8 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Departement of Islamic Banking, Faculty of Islamic Economics and Business, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Islamic financial institutions, one of which is sharia pawnshops in Indonesia, is so significant, even the sharia service units of the pawnshops themselves are easy to find in various cities in Indonesia. This study aims to determine the marketing strategies carried out by PT Pegadaian Syariah and what products are offered by the Prenduan Branch of Sharia Pegadaian. The method chosen in this study is qualitative to examine more deeply about the tricks, methods, techniques and methods. From the results of the study found several strategies implemented at the Prenduan branch office of the Prenduan Sharia Pegadaian, including, 1) Social Media Marketing, here the pawn party utilizes the internet, because the features provided by this social network are very helpful in marketing products and services to the public. . 2) Door To Dor, this is also done by pawnshops to visit residents' homes to introduce their products and services. 3) Making banners or brochures, to distribute this is also done by the pawnshop in marketing their products, when we see it on the road we will find a large banner that is clearly visible about sharia pawnshops, or employees also take to the field to distribute brochures with cheap promotions with there is a big discount at the end of the year. 4) Expanding the Network of Relations with the Mass Media, this is also important in building relationships with the mass media. So that it can help in reaching the national market
Pengaruh Zakat Performance Ratio terhadap Return on Asset pada Bank Syariah Indonesia Arina Zulfa Kamelia; Mashuri Toha
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i3.26901

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tanggung jawab penting dari bank syariah adalah penyaluran zakat sebagai wujud pelaksanaan prinsip syariah dan bentuk tanggung jawab sosial. Namun, sejauh mana pengelolaan zakat—yang diukur melalui Zakat Performance Ratio (ZPR)—berpengaruh terhadap kinerja keuangan bank syariah, khususnya pada indikator Return on Assets (ROA), masih menjadi perdebatan dan belum banyak dikaji secara mendalam. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Zakat Performance Ratio terhadap Return on Assets pada Bank Syariah Indonesia. Fokus permasalahan tersebut dijabarkan menjadi dua pertanyaan penelitian, yaitu: 1) Apakah Zakat Performance Ratio berpengaruh terhadap Return on Assets? 2) Seberapa besar pengaruh Zakat Performance Ratio terhadap Return on Assets pada Bank Syariah Indonesia? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan berupa laporan keuangan triwulanan Bank Syariah Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023, yang dianalisis menggunakan metode statistik regresi linier sederhana. Proses analisis dilakukan dengan bantuan software IBM SPSS versi 27, yang juga mencakup uji asumsi klasik dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zakat Performance Ratio tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return on Assets pada Bank Syariah Indonesia. Berdasarkan uji parsial (t-test), nilai t-hitung < t-tabel (-1,532 < 1,724) dengan nilai signifikansi sebesar 0,143 > 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) diterima dan hipotesis alternatif (H1) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun zakat merupakan kewajiban penting secara syar’i dan sosial, dalam konteks pengaruhnya terhadap kinerja keuangan (ROA) bank syariah, ZPR belum memberikan kontribusi yang berarti selama periode penelitian berlangsung.
Analisis Faktor Demografi terhadap Tingkat Literasi Keuangan Syariah Santri UNIA Prenduan Rona Rofiqoh; Mashuri Toha
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i3.26909

Abstract

Berbagai studi menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah di kalangan santri masih belum optimal. Salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan materi pendidikan yang berfokus pada literasi keuangan syariah serta kurangnya paparan terhadap produk-produk keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor demografi terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri UNIA Prenduan, baik secara simultan maupun parsial, serta untuk mengukur seberapa besar pengaruh faktor demografi tersebut terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena atau memahami pola melalui cara-cara yang terukur. Data yang dikumpulkan dianalisis secara statistik untuk memberikan gambaran yang jelas dan objektif mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua faktor demografi yang diteliti, yaitu usia dan pendidikan, hanya variabel pendidikan yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri UNIA Prenduan. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t (parsial) dengan nilai t-hitung sebesar -3,920 > t-tabel 1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima. Sebaliknya, variabel usia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, dengan nilai t-hitung sebesar -0,155 < t-tabel 1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0,877 > 0,05, sehingga H₁ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan memengaruhi literasi keuangan syariah santri, sedangkan usia tidak memiliki pengaruh yang signifikan dalam konteks penelitian ini