Berbagai studi menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah di kalangan santri masih belum optimal. Salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan materi pendidikan yang berfokus pada literasi keuangan syariah serta kurangnya paparan terhadap produk-produk keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor demografi terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri UNIA Prenduan, baik secara simultan maupun parsial, serta untuk mengukur seberapa besar pengaruh faktor demografi tersebut terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena atau memahami pola melalui cara-cara yang terukur. Data yang dikumpulkan dianalisis secara statistik untuk memberikan gambaran yang jelas dan objektif mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua faktor demografi yang diteliti, yaitu usia dan pendidikan, hanya variabel pendidikan yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat literasi keuangan syariah santri UNIA Prenduan. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t (parsial) dengan nilai t-hitung sebesar -3,920 > t-tabel 1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima. Sebaliknya, variabel usia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, dengan nilai t-hitung sebesar -0,155 < t-tabel 1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0,877 > 0,05, sehingga H₁ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan memengaruhi literasi keuangan syariah santri, sedangkan usia tidak memiliki pengaruh yang signifikan dalam konteks penelitian ini