Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemanfaatan Media Power Point terhadap Tingkat Konsentrasi dan Motivasi Belajar Peserta Didik Budi Sulistiyo Nugroho; Zahraini Zahraini; Hidayatus Sholihah; Salfin Salfin; Maryana Maryana; Sufyan Hakim
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2702

Abstract

This study aims to analyze the effect of using Power Point media on the level of concentration and motivation of students. The research method used in this study is a literature study by collecting data from various reliable sources. The analysis results show that the use of Power Point media can increase the concentration and motivation of students. This is because Power Point has an attractive and interactive appearance, which can attract the attention of students and make them more focused on learning. In addition, the use of Power Point can also facilitate students in understanding the material presented by teachers or lecturers. Therefore, the use of Power Point media is highly recommended in learning to improve the quality of student learning
Analisis Kemampuan Kognitif Siswa pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI MIA SMAN 1 Tinambung Sufyan Hakim
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3470

Abstract

This research is a descriptive study aimed at determining the cognitive abilities of students in the process dimension and knowledge dimension based on the Revised Bloom's Taxonomy on the topic of Circulatory System for Grade XI Science students at SMAN 1 Tinambung. Understanding students' cognitive abilities is important for maximizing higher-order thinking skills (HOTS) as well as developing authentic learning plans and evaluation tools. The research instrument used was a cognitive ability test based on the Revised Bloom's Taxonomy. The research data were obtained by analyzing the Biology Lesson Implementation Plan for Grade XI Science and by administering a cognitive ability test to the students. The data analysis technique used was descriptive statistics. Based on the analysis of the Lesson Implementation Plan, the cognitive abilities taught by the teacher were as follows: C1 (Remembering) 68.75%, C2 (Understanding) 18.75%, and C4 (Analyzing) 12.50%, as well as factual knowledge 62.50% and conceptual knowledge 37.50%. The conclusion drawn from the results of the students' cognitive ability test based on the Revised Bloom's Taxonomy for multiple-choice questions is as follows: C1 (Remembering) 68.42%, C2 (Understanding) 46.05%, C3 (Applying) 21.05%, C4 (Analyzing) 60.53%, and C5 (Evaluating) 26.32%, as well as factual knowledge 57.89% and conceptual knowledge 51.32%. For essay questions, the percentage of student scores in each level is as follows: C1 40.24%, C2 53.25%, C3 58.88%, C4 51.08%, and C5 30.43%, as well as factual knowledge 52.73% and conceptual knowledge 48.19%.
Training and Assistance in Making Bokashi Fertilizer for Teachers in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi Musrifah Tahar; Ariandi Ariandi; Mesra Damayanti; Ayu Indayanti Ismail; Sufyan Hakim
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 2 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i2.752

Abstract

Dry leaves or grass in schools are generally thrown away or burned which has an impact on pollution and environmental pollution. Prevention of this pollution can be done by utilizing the dry leaves/grass into other products that are more useful. The Biology and Science Education Study Program Community Service implementation team in collaboration with the Polewali Mandar District Mobilizing Teacher Community provided training for teachers to be able to process dry leaves/grass in the surrounding environment into bokashi fertilizer. This community service aims to provide knowledge and skills to the community regarding the processing of dry leaves/grass into bokashi fertilizer. This activity was carried out by providing material and the practice of making bokashi fertilizer. Participants in the activity gave a positive response to the implementation of the activity. The results of the lesson indicate that the majority of the participants agreed that the lesson was in line with the topic and that the instructor was capable of providing materials and answering questions appropriately. In addition to that, participants agreed that the course increased the teacher's ability to transform dry leaves/grass in the schoolyard into bokashi fertilizer.
Pendampingan Student Career Planning Bagi Siswa SMAN 1 Pamboang Haryanti Putri Rizal; Nurul Hidayah; Sufyan Hakim
Media Abdimas Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 3 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v3i2.2763

Abstract

Siswa kelas XII SMAN 1 Pamboang merupakan peserta didik tingkat akhir yang sebentar lagi memasuki akhir studi di sekolah menengah atas. Beberapa siswa belum memiliki perencanaan studi lanjut dan karier yang matang. Hal ini ditunjukkan dari pemahaman siswa mengenai pengaruh pendidikan dengan keberhasilan karier masih rendah; tidak adanya wadah penyaluran bakat yang sesuai dan memadai minimnya informasi mengenai strategi memasuki pendidikan lanjut (perguruan tinggi), kursus-kursus, maupun beasiswa dan sulitnya siswa menentukan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan kemampuannya. Beranjak dari hal ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pendampingan Student Career Planning bagi Siswa di SMAN 1 Pamboang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan wujud kepedulian pada dunia pendidikan terkhusus pada aspek perencanaan studi dan karier siswa. Pengalaman dan kepakaran tim dosen diharapkan mampu dibagikan kepada siswa dan dimanfaatkan oleh siswa kelas XII untuk mendapatkan pengetahuan yang berguna bagi studi lanjut dan karier mereka. Sehingga dengan adanya kegiatan pendampingan ini, siswa kelas XII SMAN 1 Pamboang telah memiliki perencanaan atau gambaran mengenai perencanaan studi lanjut dan karier yang matang.
HUBUNGAN KONSEP DIRI, SIKAP, DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMAN 1 TINAMBUNG Sufyan Hakim; Arina Zulfa Yunita Yunus
CELEBES BIODIVERSITAS : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 5, No 2 (2022): Science, Conservation, Biology Education
Publisher : Universitas Patompo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/cb.v5i2.436

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui deskripsi konsep diri, sikap, motivasi belajar, dan hasil belajar Biologi; hubungan konsep diri dengan hasil belajar Biologi; hubungan sikap dengan hasil belajar Biologi; hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi; dan hubungan konsep diri, sikap, dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar Biologi siswa Kelas XI SMAN 1 Tinambung. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas XI SMAN 1 Tinambung Tahun Pelajaran 2021-2022. Sampel penelitian sejumlah 189 siswa dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan konsep diri dan sikap siswa berada pada kategori positif. Selanjutnya Motivasi belajar dan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang. Koefisien korelasi konsep diri dengan hasil belajar Biologi sebesar 0,695, dapat dikatakan memiliki hubungan positif dan kuat secara signifikan. Koefisien korelasi sikap dengan hasil belajar Biologi sebesar 0,479, artinya memiliki hubungan positif dan sedang secara signifikan. Koefisien korelasi motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi sebesar 0,694, artinya memiliki hubungan positif dan kuat secara signifikan. Secara bersama-sama, konsep diri, sikap, dan motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi memiliki koefisien korelasi sebesar 0,788, dapat disimpulkan memiliki hubungan positif dan kuat secara signifikan.
Penguatan Peran Masyarakat dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati melalui Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa Sufyan Hakim; Ramlah Ramlah; Nursyamsi SY; Nurman Nurman
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4905

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat Desa Tondok Bakaru Mamasa dalam konservasi keanekaragaman hayati melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif antara Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sulawesi Barat dan masyarakat desa untuk melestarikan lingkungan lokal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan akademik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 s.d. Februari 2025 dan melibatkan 29 peserta masyarakat secara langsung, dengan fokus pada pelatihan berbasis partisipasi. Judul program ini adalah “Pelatihan dan Pendampingan Konservasi Keanekaragaman Hayati Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tondok Bakaru”. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan relevan dan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pelestarian ekosistem lokal. Peserta juga mengapresiasi metode pelatihan yang interaktif dan pendampingan yang intensif sebagai langkah penting menuju pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Penerapan Program Kompos Sampah Organik di UPTD SMA Negeri 3 Majene untuk Mendukung Sekolah Hijau: Pengabdian Hilda Hilda; Namira Namira; Nurhalizah Nurhalizah; Fatmawati Fatmawati; Shofiyyah Shofiyyah; Sarini Rasyid; Selfira Indrayanti; Sufyan Hakim; Muh. Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6872

Abstract

Sampah organik menjadi masalah lingkungan yang signifikan di Indonesia, termasuk di sekolah. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah ini dapat menyebabkan pencemaran dan meningkatkan emisi gas rumah kaca. Artikel ini membahas program pengomposan sampah organik di UPTD SMA Negeri 3 Majene sebagai upaya mewujudkan Sekolah Hijau. Program yang dimulai pada September 2025 ini melibatkan siswa dan mahasiswa Asistensi Mengajar. Kegiatannya meliputi pengumpulan sampah organik dari kantin dan lingkungan sekolah, pencacahan manual, serta pengomposan menggunakan EM4 dan gula merah dalam drum bekas. Hasilnya, sekitar 60 kg sampah organik diolah menjadi 25 kg kompos matang berkualitas baik. Pemanfaatan kompos terbukti meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman di sekolah. Selain mengurangi sampah, program ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan. Kendala seperti keterbatasan alat pencacah dan wadah penyimpanan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program. Program ini menunjukkan bahwa pengomposan sampah organik tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan lingkungan yang efektif sesuai prinsip Sekolah Hijau.
Analisis Motivasi Belajar Biologi Siswa Ditinjau dari Model ARCS di Kelas XI SMAN 1 Tinambung Sufyan Hakim; Muh. Rizal Kurniawan Yunus
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.299

Abstract

Learning motivation is a key factor in the success of Biology learning; however, it remains suboptimal among students in Indonesia, particularly in West Sulawesi. This study aims to analyze the Biology learning motivation of eleventh-grade students at SMAN 1 Tinambung based on the ARCS model (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction). The study employed a quantitative descriptive approach. The sample consisted of 154 students selected using a total sampling technique. The instrument was an ARCS-based learning motivation questionnaire comprising 40 Likert-scale items that had been proven reliable. The results showed that students’ learning motivation was in the moderate category (mean = 3.10). The Relevance aspect obtained the highest score (3.35), while Confidence was the lowest (2.92). These findings indicate that students are able to understand the relevance of Biology to their daily lives; however, they still exhibit weaknesses in self-confidence and attention. Therefore, instructional strategies such as scaffolding, positive feedback, and varied teaching methods are needed to improve students’ learning motivation.
Pemanfaatan puntung rokok dan serai untuk pembuatan biopestisida dalam mengendalikan hama tanaman di Desa Katumbangan Lemo: Utilization of cigarette butts and Lemongrass on Biopesticide Production for pest handling in Katumbangan Lemo Village Isdaryanti Isdaryanti; Alexander Kurniawan Sariyanto Putera; Muhammad Rizal Kurniawan Yunus; Sufyan Hakim; Nursyamsi SY.; Muhammad Arhim
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i2.4267

Abstract

Plant pests are one of the challenges faced by farmers. These pests are difficult to eradicate and increase production costs due to the many pesticides used. Therefore, this community service program introduced practical and affordable biopesticides. The program was conducted in two sessions, with session 1 being a lecture session and session 2 involving hands-on practice. The methods employed in this program included lectures, training, and discussions. In session 1, 20 participants attended, while session 2 saw an increase to 40 participants. The training covered theoretical materials on the basics of biopesticides, the ingredients, procedures, and mechanisms of action. The practical session involved the biopesticide-making process, which consisted of 6-8% cigarette butts, 25% lemongrass, 10% sugar, 20% EM4, and 1 liter of water. Based on the evaluation results before and after the activity, it was found that all evaluation indicators showed significant improvements in terms of knowledge, skills, interest, and practicality. Therefore, this program has successfully enhanced the participants’ knowledge, skills, and interest in applying biopesticide production in their daily work.