Suud Suud
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MENCEGAH FAHAM RADIKALISME PADA SISWA SMA DAN MA DI KECAMATAN DOMPU Syafruddin Syafruddin; Masyhuri Masyhuri; Suud Suud
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.637 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i1.1009

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberi judul “Urgensi Pendidikan Multikultural untuk Mencegah Faham Radikalisme pada Siswa SMA/MA di Kecamatan Dompu”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena tindakan kekerasan yang sering terjadi di Kabupaten Dompu. Pada kenyataannya secara fakta sosial disadari atau tidak bahwa bangsa Indonesia adalah masyarakat dengan beragam kebudayaan yang kompleks. Keberagaman ini tidak secara otomatis diiringi dengan penerimaan positif oleh sebagian masyarakat. Banyak fakta sejarah yang menunjukkan bahwa fenomena keberagaman ini telah memberikan sumbangan terhadap munculnya berbagai ketegangan sosial baik secara horisontal maupun vertikal. Modal sosial keberagaman kalau tidak dikelola dengan baik akan menjadi hal yang kontra produktif pada upaya untuk menciptkan kehidupan yang damai, harmoni dan toleran, dan akan menjadi hal yang produktif sebagai energi dan atmofsir yang menumbuhkan kesadaran pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Masyarakat harus menyadari bahwa keberagaman budaya adalah sesuatu yang diberikan (given), kita harus menerima sebagai suatu word taken for granted atau sesuatu yang sudah menjadi kodrat Tuhan, bukan hal yang artifisialis atau rekayasa sosial. Untuk itu pengabdian pada masyarakat ini akan membahas bagaimana multikultural memberikan sumbangan yang positif pada terjadinya harmonisasi dan solidaritas sosial di dalam masyarakadan dan bukan sebaliknya yaitu terjadinya disharmoni sosial.
PENGEMBANGAN MATERI SOSIOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL (Pendampingan Pada Guru Sosiologi SMA/MA di Tanjung Lombok Utara) Masyhuri Masyhuri; Suud Suud; Muhammad Ilyas
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.2 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i2.2712

Abstract

Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran Sosologi di SMA/MA antara lain KD 3.4 kelas XII; “Menerapkan strategi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi”. Keberadaan KD tersebut memberi peluang bagi guru Sosiologi untuk mengembangkan materi berbasis kearifan lokal. Kearifan lokal dimaksud dapat berupa sistem nilai dan norma adat yang berlaku dalam masyarakat setempat maupun proses sosial yang ada. Dengan demikian, materi Sosiologi menjadi kontekstual sehingga lebih mudah bagi siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan terkait materi yang dibelajarkan. Namun demikian, tidak semua guru Sosiologi SMA/MA di Kecamatan Tanjung Lombok Utara melakuan pengembangan materi sosiologi berbasis kearifan lokal. Oleh karena itulah dilaksanakan kegiatan pengabdian dengan tujuan agar guru Sosiologi SMA/MA di Kecamatan Tanjung Lombok Utara dapat mengembangkan materi Sosiologi berbasis kearifan lokal. Metode yang diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaan materi dan diskusi, (2) tindakan (action) pendampingan, (3) evaluasi.  Hasil kegiatan pengabdian adalah tersusunnya materi sosiologi berbasis kearifan lokal untuk kelas XII materi pokok “Strategi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi”.
Peran Media Sosial Instagram dalam Pembentukan Sikap Sosial Remaja (Studi di BTN Bukit Permai blok CC, Kecamatan Seketeng, Kabupaten sumbawa Besar) Resta Ayu Ramdhany; Masyhuri Masyhuri; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5034

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui fitur media sosial Instagram yang sering diakses oleh remaja di BTN Bukit Permai blok CC, Kecamatan Seketeng, Kabupaten Sumbawa Besar; 2) Untuk mengetahui sikap sosial remaja setelah mengakses fitur media sosial Instagram yang disukainya; dan 3) Untuk mengetahui peran media sosial Instagram dalam pembentukan sikap sosial remaja. Metode studi kasus dipadukan dengan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, dengan subjek penelitian dan informan penelitian sebagai sumber data. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data. Metode pemeriksaan informasi dalam penelitian ini adalah strategi pemeriksaan subyektif model Miles dan Huberman dengan teknik khusus penurunan informasi, pengungkapan informasi dan penentuan pencapaian. (1) Fitur yang sering diakses remaja di BTN Bukit Permai Blok CC Kecamatan Seketeng Kabupaten Sumbawa Besar adalah fitur kamera, Instastory, dan Browser; (2) sikap sosial yang terbentuk pada remaja di BTN Bukit Permai Blok CC Kecamatan Seketeng Kabupaten Sumbawa Besar setelah mengakses fitur dan konten di media sosial Instagram adalah sikap peduli dan empati; dan (3) peran media sosial Instagram dalam mengangkat dua jenis sosial Kata kunci: Peran, Media Sosial Instagram, Sikap Sosial
Game Online dan Perilaku Menyimpang Remaja (Studi di Kecamatan Alas, Sumbawa) Mayuda Arsa Nurfalah Akbar; Syafruddin Syafruddin; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) motif remaja bermain game online; (2) bentuk perilaku menyimpang remaja setelah bermain game online; dan (3) dampak yang terjadi pada remaja yang melakukan perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dangan sumber data subjek dan informan penelitian. Penentuan subjek dan informan dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan (1) motif remaja bermain game online didasari oleh motif sosiogenetis, ditandai dengan adanya pengaruh dan dorongan dari temannya, baik itu teman dikehidupan sehari-harinya ataupun teman yang ia kenali melalui game online ; (2) bentuk perilaku menyimpang remaja setelah bermain game online yakni bentuk (a) bentuk penyimpangan primer, seperti berbohong untuk tidak pergi sekolah, adanya tindak kekerasan; (b) bentuk penyimpangan sekunder, seperti sering berbohong, mencuri, dan bermain game online di sekolah; (c) bentuk penyimpangan individual, seperti berbohong, mencuri, bermain game online saat jam pelajaran, melakukan tindak kekerasan; dan (d) bentuk penyimpangan kelompok, yaitu remaja yang bermain game online menyebabkan keributan yang membuat orang sekitar menjadi terganggu. (3) dampak yang terjadi pada remaja yang melakukan perilaku menyimpang ialah : adanya dampak positif dan negatif. Dampak positifnya seperti: (a) solid dengan teman; (b) menabung untuk membeli yang diinginkan; dan c) cepat dan mudahnya mendapatkan informasi. Sementara itu untuk dampak negatifnya yaitu mempengaruhi: (a) aspek kesehatan, seperti gangguan tidur akibat bermain game online semalaman; (b) aspek psikologis, mudah marah dan sering berkata kasar; (c) aspek akademik, yaitu penurunan nilai pelajaran di sekolah; (d) aspek sosial, kurangnya sosialisasi dan interaksi; dan (e) aspek keuangan, menyebabkan perilaku boros. Kata Kunci: Game Online, Perilaku Menyimpang, Remaja
PERILAKU KESEHATAN MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS MATARAM PADA MASA PANDEMI COVID-19 Mariam Nurbuana Sari; Suud Suud; Ni Made Novi Suryanti
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5234

Abstract

ABSTRAK Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengatahui perilaku sehat mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram pada masa pandemi Covid-19; (2) Untuk mengatahui perilaku sakit mahasiswa Pendidikan Sosiologi Univeritas Mataram pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dan sumber data berupa subjek penelitian dan informan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu kuesioner, wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini yakni teknik analisis kualitatif model Miles dan Huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu (1) Perilaku sehat mahasiswa pendidikan Sosiologi Universitas Mataram selama pandemi Covid-19, dan (2) Perilaku sakit mahasiswa pendidikan Sosiologi Universitas Mataram selama pandemi Covid-19, meliputi; (1) Perilaku sehat yang diterapkan oleh mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram pada masa pandemi Covid-19, diantaranya, makan-makanan yang sehat dan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan, melakukan istirahat yang cukup, meluangkan waktu untuk berolahraga minimal 1 kali seminggu, berjemur mudari dari jam 7-8 sekitaran 30 menit, selalu menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah. (2) Perilaku sakit mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram pada masa Covid-19, mahasiswa melakukan upaya yang dilakukan untuk memperoleh penyembuhan, atau teratasi masalah kesehatan, yaitu; melakukan pengobatan ke puskesmas ataupun ke rumah sakit, melakukan isolasi mandiri, meminum obat 3 kali sehari, dan vitamin yang diminum 1-2 kali sehari, meminum jamu tradisional yang berbahan herbal seperti jahe, kunyit dan sereh, minum air mineral yang cukup minimal 2 liter, cuci tangan sebelum masuk kost atau rumah, menggunakan masker saat di luar rumah, menjaga jarak saat berintraksi, membatasi keluar rumah untuk hal-hal yang tidak penting. Kata kunci: perilaku sehat, perilaku sakit, mahasiswa
Peran Organisasi Karang Taruna Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja (Mabuk-Mabukan) Di Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram Irwan Sofian; Masyhuri Masyhuri; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i4.9149

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (2) mengetahui hambatan yang di hadapi oleh Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (3) mengetahui solusi Karang Taruna dan Pemerintah dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat peran aktif Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja, khususnya perilaku mabuk-mabukan. Melalui Pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitas sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial. Peran tersebut diwujudkan dengan cara mengadakan program melalui beberapa divisi, yakni pendidikan, keagamaan, sosial serta UMKM. Program tersebut dilaksanakan secara terstruktur di lokasi yang strategis, seperti masjid, balai kelurahan, atau aula terbuka, (2) Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja khususnya perilaku mabuk-mabukan. Hambatan tersebut dikategorikan ke dalam dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini mencakup kurangnya sumber daya manusia yang terampil, keterbatasan dana dan fasilitas, serta kurangnya partisipasi remaja dalam mengikuti program yang di lakukan karang taruna. Selain itu ada faktor eksternal meliputi pengaruh negatif teman sebaya, akses mudah terhadap alkohol, kebiasaan nongkrong hingga larut malam, dan kurangnya dukungan dari orang tua dan (3) Terdapat solusi Karang Taruna dan pemerintah kelurahan dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok. Solusi yang dilakukan melalui kerja sama antara Karang Taruna dan Pemerintah Kelurahan. dengan mengadakan kegiatan positif seperti pelatihan dan pembinaan, serta melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam mendukung program-program karang taruna. Pemerintah turut berperan aktif dengan memberikan anggaran, fasilitas, dan mendorong penguatan aturan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan remaja ke arah yang positif. Kata Kunci: Peran, Karang Taruna, Kenakalan Remaja