Mochammad Agung Indra Iswara
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Response Surface Methodology pada Optimasi Penambahan Blast Furnace Slag Terhadap Waktu Pengikatan dan Kuat Tekan Semen Hardjono Hardjono; Cucuk Evi Lusiani; Agung Ari Wibowo; Mochammad Agung Indra Iswara
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.64 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v4i1.150

Abstract

The production of clinker consumes high energy and causes high production cost of cement industry. It can be reduced by adding blast furnace slag as a mixture in cement production. The blast furnace slag - clinker mixture can produce cement with setting time and compressive strength according to SNI. The effect of the addition of blast furnace slag as a clinker mixture to the setting time and compressive strength of cement can be optimized by response surface methodology (RSM) using Central Composite Design (CCD). Optimization by using RSM aims to determine the optimum condition of the blast furnace slag – clinker mixture to the initial setting time, final setting time, and compressive strength. ANOVA test results and response surface analysis show that the addition of blast furnace slag into the cement mixture has a significant influence on the initial setting time, final setting time, and compressive strength. The addition of 5% blast furnace slag with 92.5% clinker in the mixture of clinker and gypsum is the optimum condition which gives a significant effect on the response variable.
ANALISIS KOEFISIEN PERPINDAHAN PANAS ALAT DOUBLE PIPE HEAT EXCHANGER BERBASIS COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Donny Ivananda; Reza Dyota Ahmad; Mochammad Agung Indra Iswara
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 9 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v9i3.3758

Abstract

Double pipe heat exchanger merupakan salah satu jenis heat exchanger di mana proses perpindahan panas terjadi secara tidak langsung melalui dinding pembatas antara fluida panas dan dingin yang mengalir. Desain double pipe heat exchanger harus dibuat semaksimal mungkin sebelum diimplementasikan berfungsi dengan baik dan efisien. Simulasi numerik menggunakan metode CFD umum digunakan untuk mengkaji fenomena aliran fluida dalam heat exchanger. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koefisien perpindahan panas pada alat double pipe heat exchanger dengan variasi material pipa dan konfigurasi aliran fluida. Analisis menggunakan software Ansys 2022 R2 versi student dengan variabel bebas berupa material pipa (stainless steel dan alumunium) dan konfigurasi aliran fluida (counter current dan parallel current) dengan fluida dingin di bagian shell dan fluida panas di bagian tube. Variabel tetap yang digunakan adalah laju alir fluida panas sebesar 0,1 kg/s, laju alir fluida dingin sebesar 0,5 kg/s, suhu inlet fluida dingin sebesar 298 K, dan suhu inlet fluida panas sebesar 350 K. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien perpindahan panas tertinggi terdapat pada konfigurasi parallel current dengan material pipa alumunium sebesar 41,9 W/m2K dan nilai terendah pada counter current dengan material pipa stainless steel sebesar 37,3 W/m2K.
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK BRIKET DENGAN PERBEDAAN RASIO CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DAN BIOMASSA LAINNYA Mochammad Agung Indra Iswara; Asalil Mustain; Mufid Mufid; Prayitno Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 10 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v10i1.4466

Abstract

Kebutuhan energi dapat dipenuhi dengan mencari sumber energi alternatif yang efisien dan terbarukan. Briket sebagai sumber energi terbarukan merupakan energi alternatif yang berasal dari sisa bahan organik padat dan mempunyai nilai kalor yang tinggi. Banyaknya penelitian briket dengan berbagai bahan baku biomasa dan berbagai rasio tertentu akan menghasilkan spesifikasi briket yang beragam, oleh karena itu perlu kajian mendalam dengan membandingkan nilai kalor, kadar air dan kadar abu pada masing-masing bahan baku briket terhadap spesifikasi yang sesuai dengan SNI 01-6235-2000. Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur yang terdiri atas pengumpulan jurnal dan referensi, melakukan analisis dan pengumpulan data, membuat jurnal ilmiah, menganalisis data, serta menarik kesimpulan dan rekomendasi. Hasil kajian yang diperoleh adalah briket dengan kualitas terbaik dengan campuran arang kelapa dan sabut kelapa dengan nilai kalor 6211 kalori/gram, kadar air 5,39% dan kadar abu 2,86%, sedangkan campuran tempurung kelapa dengan kulit durian memiliki nilai kalor sebesar 6847,31 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8% dan tempurung kelapa dengan kayu madan memiliki nilai kalor 6425 kalori/gram, nilai kadar air dan abu dibawah 8%. Sehingga disimpulkan briket dengan campuran tempurung kelapa dan sabut kelapa memiliki kadar air dan abu lebih baik namun memiliki nilai kalor lebih rendah dibanding campuran tempurung kelapa dengan kulit durian dan kayu madan.