Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Diabetes Mellitus Health Counseling in Jetis Village, Bondowoso : Penyuluhan Kesehatan Diabetes Mellitus di Desa Jetis, Bondowoso Agustin, Leni; Riskika, Siti; Dwi Agustin, Yuana
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 1 No. 1 (2023): May 2023
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v1i1.67

Abstract

An increase in the prevalence of diabetes mellitus (DM) sufferers has occurred throughout the world, where Indonesia ranks 4th for the number of DM sufferers worldwide. This is certainly a phenomenon that needs serious attention from the government and society. Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by uncontrolled blood sugar levels that can cause permanent damage to organs such as the eyes, heart, kidneys, and blood vessels. Diabetes mellitus is possible for everyone to suffer from, both those with a hereditary history of suffering from DM and those who do not have a hereditary history. Activities carried out in preparation, implementation, and evaluation.  The activity method used is a lecture equipped with leaflet media where a discussion then follows the activity. The activity results showed that the implementation of counseling went smoothly, with an explanation of the material regarding definitions, patient criteria, risk factors, ways to prevent management, and the introduction of blood sugar measuring devices. The very high enthusiasm of the participants in asking questions was obtained by 90% of the participants asking questions, with each questioner asking one to four questions. Participants proposed to carry out the follow-up of diabetes mellitus counseling in the form of blood sugar checks which would be carried out at the next study meeting. The conclusion is that education in the form of counseling has formed positive perceptions related to awareness of the importance of preventing and controlling diabetes mellitus.
Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Keperawatan Rany Agustin Wulandari; Yuana Dwi Agustin; Luckyta Wahyu Wulandari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1173

Abstract

Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis, dan perilaku dari amnesia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur tekanan internal dan eksternal yang sering terjadi pada mahasiswa. Salah satu factor penyebab stress yang dialami oleh mahasiswa adalah adanya tuntutan akademis yang dinilai terlampau berat, nilai ujian yang tidak sesuai ekspektasi, tugas yang menumpuk, dan lingkungan pertemanan. Tujuan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan motivasi belajar mahasiswa keperawatan. Desain penelitian ini menggunalan korelasi, Populasi sejumlah 85 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner delama bentuk google form yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistic pearmen Rho. Hasil ujia korelasi pada variable tingkat stress dan variable motivasi belajar mahasiswa didapatkan korelasi sebesar p = 0,051 berarti sama dengan 0,05 H1 diterima H0 ditolak yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan motivasi belajar mahasiswa keperawatan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak ada yang mengalami stress dan memiliki motivasi belajar yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa suasana pembelajaran akademik di lingkungan Prodi DIII Keperawatan Universitas Bondowoso cukup baik dan dilakukan dengan metode yang menyenangakan bagi mahasiswa.