p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Katalisator
Okta Fera
Universitas Perintis Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MARKISA KONYAL (Passiflora ligularis Juss) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Escherichia coli Muthia Miranda Zaunit; Okta Fera; Asyva Mardatila
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.338 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1111

Abstract

Kulit buah markisa konyal (Passiflora ligularis Juss) merupakan sisa makanan yang kurang dimanfaatkan dan mengandung flavonoid, fenolik, tanin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi yang efektif dari ekstrak kulit buah markisa konyal untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram, dan penentuan konsentrasi efektif dilakukan dengan metode dilusi. Aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekitar kertas cakram. Secara berurutan ekstrak dengan konsentrasi 800 mg/mL, 400 mg/mL, 200 mg/mL, 100 mg/mL, 75 mg/mL, 50 mg/mL, dan 25 mg/mL memiliki diameter rata-rata zona hambat 20,91 mm (kategori kuat), 19,20 mm (kategori sedang), 17,11 mm (kategori sedang), 13,28 mm (kategori sedang), 13,29 mm (kategori lemah), 9,87 mm (kategori lemah), dan 9,16  mm (kategori lemah) terhadap Staphylococcus epidermidis dan 20,37 mm (kategori kuat), 18,03 mm (kategori sedang), 14,52 mm (kategori sedang), 11,51 mm (kategori lemah), 11,81 mm (kategori lemah), 10,57 mm (kategori lemah), dan 9,03 mm (kategori lemah) terhadap Escherichia coli. Hasil penentuan Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) diperoleh pada konsentrasi 200 mg/mL dan 800 mg/mL terhadap Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli. Analisis statistik ANOVA satu arah (p<5) menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak dalam larutan uji berpengaruh nyata terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENDOFIT DARI DAUN PAUH (Mangifera sumatrana Miq.) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA Muthia Miranda Zaunit; Verawati; Okta Fera; Dwi Fazillah Zalri
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.014 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1581

Abstract

Bakteri endofit merupakan bakteri yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan mampu menghasilkan senyawa-senyawa bioaktif, salah satunya senyawa antimikroba. Bakteri endofi dari daun Pauh (Mangifera sumatrana Miq.) adalah bakteri potensial menghasilkan senyawa bioaktif namun belum ada laporan penelitian tentang ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas antimikroba dari bakteri endofit pada daun pauh (Mangifera sumatrana Miq.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan jamur Candida albicans serta identifikasi secara molekuler dilakukan dengan menggunakan gen 16S rRNA terhadap bakteri endofit yang memiliki daya antimikroba terbesar. Hasil karakteristik bakteri endofit yang didapatkan dengan metode penanaman streak plate ada 2 isolat yaitu isolat DM (dari daun muda), dan isolat DT (dari daun tua). Hasil uji aktivitas antimikroba isolat DT terhadap Staphylococcus aureus diperoleh zona hambat 8,51 mm (kategori lemah) dan isolat DT tidak diperoleh zona hambat.  Uji aktivitas antimikroba DT dan DM terhadap Escherichia coli dan Candida albicans  tidak diperoleh zona hambat. Hasil identifikasi molekuler dengan mengunakan gen 16S rRNA menunjukan bahwa isolat DT identitas 99,28% dengan Bacillus xiamenensis.