Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MODEL STRATEGI PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN HUTAN DESA ORO-ORO OMBO KOTA BATU Putra, Dwi Fauzia; Wardani, Nila Restu; Suprianto, Agung; Triwahyudianto
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i1.13285

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian merumuskan model strategi penghidupan berkelanjutan petani dalam sistem pertanian agroforestri dalam melestarikan hutan di wilayah hutan Desa Oro-oro Ombo. Hasil menunjukkan bahwa konteks kerentanan petani di sekitar hutan berupa kerentanan kemiskinan menjadi ancaman terhadap sumberdaya alam. Krisis ekonomi dan Kemiskinan memaksa seseorang untuk bertindak merusak lingkungan. Modifikasi akses terhadap aset melalui pendekatan kelembagaan dan penguatan modal sosial. Modal sosial berisi land tenurial lahan hutan dengan hak dan kewajiban yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak. Modifikasi modal sosial masyarakat mendapat hak akses terhadap modal alam berupa lahan hutan, fisik dan finansial. Strategi yang ditemukan terbagi menjadi intensivikasi-ekstensifikasi dan diversifikasi. Strategi intensivikasi-ekstensivikasi menerapkan pola agroforestri jenis silvopastura rumput gajah, agrosilvikultur sayuran, dan agrosilvopastura kombinasi rumput gajah dan kopi. strategi diversifikasi memvariasi jenis penghidupan diluar pertanian. Strategi memberikan dampak terhadap keberlanjutan ekologi dan sosial ekonomi melalui rehabilitasi hutan, konservasi mencegah banjir dan longsor, menjaga keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Kata Kunci: strategi penghidupan; agroforestri; pelestarian; hutan ABSTRACT The aim of the research is to formulate a sustainable livelihood strategy model for farmers in an agroforestry farming system in conserving forests in the forest area of Oro-oro Ombo Village. The results show that the context of farmers' vulnerability around forests in the form of poverty vulnerability becomes a threat to natural resources. The economic crisis and poverty force people to act to damage the environment. Modifying access to assets through an institutional approach and strengthening social capital. Social capital contains land tenure of forest land with rights and obligations that must be obeyed by both parties. Modification of social capital gives the community the right to access natural capital in the form of forest land, physical and financial. The strategies found are divided into intensification-extensification and diversification. The intensification-extension strategy applies agroforestry patterns such as elephant grass silvopasture, vegetable agrosilviculture, and combined elephant grass and coffee agrosilvopasture. Diversification strategies vary the types of livelihoods outside of agriculture. The strategy has an impact on ecological and socio-economic sustainability through forest rehabilitation, conservation to prevent floods and landslides, maintaining biodiversity, and improving community welfare. Keywords: livelihood strategies; agroforestry; preservation; forest
Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Nonpertanian di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Muttaqin, M. Rijalul; Wardani, Nila Restu; Jamil, Achmad Maulana Malik
Journal of Geographical Sciences and Education Vol 3 No 1 (2025): Journal of Geographical Sciences and Education
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/geography.v3i1.127

Abstract

The increasing need for space for urban activities has caused growth in urban areas to begin to move away from the city center and spread to outlying areas, one of which is the Bocek Village area, Karangploso District. The aim of this research is to determine the impact of land conversion from agricultural to non-agricultural. This study uses a qualitative descriptive research type. Data collection techniques in this study used interviews and documentation. The results of the study showed that the positive impacts of land conversion in Bocek Village include increasing economic growth, providing alternative sources of income, opening job vacancies, and becoming village tax revenue. The negative impacts include the creation of social gaps in terms of communication and socialization, decreased land fertility and agricultural harvest production, ecosystem damage and decreased soil quality.
Pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap ketrampilan berpikir kritis siswa geografi Irma, Destalia; Wardani, Nila Restu; Surjati, Endang
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a19189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X pada mata pelajaran Geografi di sekolah menengah atas Islam Diponegoro Wagir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan pemberian pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes esai yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan penerapan PBL terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini menegaskan efektivitas PBL dalam mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pembelajaran berbasis pemecahan masalah. Kebaruan penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris penerapan PBL dalam pembelajaran Geografi di tingkat sekolah menengah atas. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat dijadikan alternatif strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa. The effect of problem-based learning on geography students' critical thinking skills This study aims to examine the effect of the Problem-Based Learning model on the critical thinking skills of Year 10 students in Geography at Diponegoro Wagir Islamic Senior High School. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design, involving the administration of pre-tests and post-tests to both experimental and control groups. Data were collected through observation, documentation, and essay tests that had been validated and tested for reliability. Data analysis comprised normality testing, homogeneity testing, and hypothesis testing using an independent samples t-test. The results revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant effect of the PBL model on students’ critical thinking skills. These findings confirm the effectiveness of PBL in fostering higher-order thinking through problem-oriented learning activities. The novelty of this study lies in strengthening empirical evidence for the application of PBL in Geography instruction at the senior high school level. The implications suggest that PBL can serve as a strategic alternative for improving learning quality through enhanced student engagement.
Dampak Wisata Alas Pakis Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Warga di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Widiantoro, Teguh; Malik Jamil, Achmad Maulana; Wardani, Nila Restu
Journal Sains and Education Vol. 2 No. 03 (2024): JSE : Journal Sains and Education
Publisher : Saba Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/jse.v2i03.528

Abstract

Alas Pakis adalah inisiatif dari para pemuda Sumbersuko, Kecamatan Wagir, untuk mendirikan sebuah kafe wisata bernuansa hutan yang menyatu dengan alam. Pariwisata sangat penting dalam pengembangan ekonomi suatu wilayah, karena memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak sosial dan ekonomi dari objek wisata Alas Pakis di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alas Pakis memiliki dampak positif terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Responden mengindikasikan bahwa Alas Pakis dapat menciptakan lapangan kerja baru dan masyarakat mendukung keberadaannya sebagai objek wisata di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.