Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Strategi Komunitas Sultra Island Care Dalam Meningkatkan Minat Baca Di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Daado, Juniarsita; Handayani, Rivi; Susilawaty, Fera Tri
Jurnal Literasi Perpustakaan dan Informasi: Jurnal Penelitian Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 4 (2022): Edisi November
Publisher : Halu Oleo University Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jlpi.v2i4.27780

Abstract

ABSTRAK Komunitas Sultra Island Care bergerak di bidang  pendidikan seperti belajar baca-tulis, berhitung, pengenalan teknologi, sosalisasi tentang kesehatan dan kepemudaan yang berdiam di Desa Wawatu, tepatnya di pesisir Konawe Selatan (Konsel). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik atau strategi Komunitas Sultra Island Care Dalam Meningkatkan Minat Baca Di Desa Wawatu Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan teori POAC George R. Terry dalam buku principles of management (Sukarna. 2011:3) dengan menggunakan metode penelitian deskriptif Kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah purposive dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Komunitas Sultra Island Care merupakan organisasi relawan yang bergerak pada bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat pesisir selain itu SIC sudah membentuk taman bacaan masyarakat (TBM) sudah berahli menjadi perpustakaan desa yaitu Perpustakaan Rumah Panre Dilao’.  Strategi Komunitas Sultra Island Care dalam meningkatkan minat baca yaitu terdapat pada program dibidang pendidikan dengan mengedapankan pengedukasian, pemahaman, teknologi, pendalaman karakter dan pemahaman atas kebangsaan yang dilaksanakan melalui kelas pengajaran yang dilaksanakan setiap hari minggu sore, kelas motivasi dan kelas kreasi setiap 1 atau 2 bulan sekali. Untuk program kesehatan didalamnya terdapat pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak bahkan masyarakat yang berada di desa Wawatu. Semua kegiatan tersebut dilaksanakan di Perpustakaan Rumah Panre Dilao’. 
TELEMEDICINE CONSULTATION : IS IT EFECTIVE ? Tarifu, La; Wardanhi, Sartika Sari; Susilawaty, Fera Tri; Masrul, Masrul
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 8 No. 2 (2023): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v8i2.25

Abstract

Aplikasi telemedicine didesain agar para pasien mendapatkan layanan kesehatan dengan lebih mudah. Pasien dapat melakukan konsultasi kesehatan tanpa dibatasi jarak dan waktu. Saat pandemi, penggunaan telemedicine meningkat. Tidak adanya kontak langsung pasien dengan dokter dapat mencegah penularan penyakit tertentu. Namun, apakah tanpa adanya kontak dan konsultasi langsung membuat komunikasi pasien dan dokter dapat terjadi dengan baik ? dan apakah pasien puas terhadap konsultasi online dengan bantuan telemedicine. Penelitian ini melakukan pengukuran dengan lima indikator efektivitas Komunikasi oleh Bernard yakni dalam (Basori, 2017) yaitu daya tarik (attraction), pemahaman (comprehension), penerimaan (acceptability), keterlibatan (self involvement) dan keyakinan (persuasion). Metode riset menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 97 orang yaitu pengguna aplikasi telemedicine. Penarikan sampel dengan metode Lemenshow. Beberapa data juga diambil melalui interview untuk memperoleh data kualitatif sebagai perbandingan untuk menyempurnakan hasil dari data analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima indikator berada dalam kategori baik sehingga aplikasi Halodoc efektif dalam konsultasi online. Adapaun kesimpulan riset ini bahwa tidak hanya efektif, telemedicine juga efisien untuk digunakan. Pasien merasa bebas untuk memilih dokter, praktis dan murah dan mudah dalam penggunaan fitur telemedicine.
STRATEGI COPYWRITING @BEAUTY.KENDARI: PENDEKATAN TEORI AIDA DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT KONSUMEN Halim, Nurul Wahda Aulia; Amin, Hasriany; Susilawaty, Fera Tri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i1.195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan penggunaan media sosial khususnya instagram dalam hal bisnis membuat banyak perusahaan yang menggunakan strategi copywriting sebagai alat komunikasi antara atau brand tertentu kepada target konsumennya, salah satu perusahaan yang menggunakan copywriting pada setiap unggahan konten di instagram ialah CV. ABS Group pada akun Instagram Unit Bisnisnya @beauty.kendari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi copywriting pada akun Instagram @beauty.kendari terhadap target konsumen, dengan menggunakan teori AIDA serta menggunakan metode kualitatif dan teknik penggumpulan datanya berupa metode observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik Miles and Hubberman. Konsep konten copywriting yang digunakan pada akun Instagram @beauty.kendari ialah direct response copywriting, marketing copywriting, dan branding copywriting. Secara khusus hasil analisis akun Instagram @beauty.kendari menggunakan slippery slide copywriting, dimana konten copywriting merupakan hasil manifestasi dari copywriter yang memposisikan diri sebagai target konsumen. Sehingga, pesan copywriting dapat tersampaikan dengan efektif dan sesuai dengan kebutuhan dari target konsumen. Sumbangsi saran kepada copywriter di Instagram @beauty.kendari agar melakukan inovasi copywriting, dengan menggunakan technical copywriting, Konsep konten copywriting ini berguna untuk memberikan edukasi terhadap produk kepada target konsumen. Sehingga, engagement rate akan meningkat dan teredukasi awareness akan kebutuhan produk yang dijual terhadap target konsumen.
Komparasi Analisis Media Siber pada Platform Donasi Digital: Biruberbagi.id, Campaign.com, dan Ayobantu.com Susilawaty, Fera Tri; Ratnawati, Ratnawati; Karangan, Irene Alfiona; Fitriyani, Wiwin
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol 5, No 1 (2024): Caraka : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v5i1.98

Abstract

Dalam era digital, media siber telah mengubah cara masyarakat berkontribusi terhadap isu-isu sosial. Penelitian ini membahas bagaimana tiga platform donasi online, yaitu Biruberbagi.id, Campaign.com, dan Ayobantu.com, berkontribusi dalam memperkuat budaya donasi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan ketiga platform tersebut berdasarkan empat aspek utama: ruang media, dokumen media, objek media, dan pengalaman pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten dan etnografi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biruberbagi.id mengintegrasikan penjualan produk dengan donasi, Campaign.com menggunakan gamifikasi untuk mendorong partisipasi tanpa uang tunai, sementara Ayobantu.com menekankan transparansi dan fleksibilitas metode pembayaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga platform ini memiliki pendekatan unik yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan partisipasi dan dampak sosial di Indonesia. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengembangan platform donasi online untuk memperkuat budaya donasi di masa mendatang. 
Exploring the impact of Instagram like visibility on self-confidence Susilawaty, Fera Tri; Jaya, Asrul; Sudirman, Faturachman Alputra; Halika, La Ode Herman
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 11, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v11i2.47268

Abstract

Background: Instagram allegedly hid the number of likes due to its alleged negative effect. However, it now allows users to choose their visibility settings. Users can either hide or show the number of likes, which has become a conversation topic among users. Some users responded positively, while others had less favorable responses. Moreover, because they consider the “like” feature one of Instagram’s key differentiators, some users hide the number of likes while others continue to display them. Purpose: This study explores users’ choices in configuring Instagram-like settings and their underlying motivations. Additionally, the study also examines the role of Instagram-Likes in boosting self-confidence. Method: This research used a quantitative descriptive method involving 703 students from the Communication Science Study Program at Halu Oleo University, Indonesia. The sample consisted of 70 individuals aged 18 to 24. The data analysis used descriptive statistics to provide a general overview of each variable, displayed with a frequency chart. Researchers also used qualitative data for comparative purposes to enhance research results. Result: Most respondents chose to indicate the number of likes, categorizing their motives into neutral, positive, and negative categories. Instagram likes are a relatively insignificant aspect of life. On the positive side, they can offer benefits to users, such as validation and recognition. Conversely, flaunting one’s likes can be viewed as seeking validation or showing off. It is worth noting that some individuals who conceal the visibility of likes do so to safeguard their self-esteem and mental well-being. Another finding from this study is that Instagram-Like can strengthen their self-confidence. Conclusion: Instagram users have complete control over the Instagram-like options that allow them to hide their like count or not. Instagram-Like can increase self-confidence. The consideration of ‘likes’ as a manifestation of praise, appreciation, acceptance, admiration, and love from others is a prevailing sentiment among individuals. Implication: The researchers expect this research will provide new insights into using social media wisely for positive mental health.
IMPLEMENTATION OF REGIONAL GOVERMENT INFORMATION SYSTEM (SIPD) IN MUNA BARAT REGENCY: AN E-GOVERNMENT ANALYSIS USING NVIVO Sudirman, Faturachman Alputra; Saidin, Saidin; Maswa, Sitti; Susilawaty, Fera Tri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 1 (2025): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i1.1490

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Regional Development Information System (SIPD) at the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Muna Barat Regency, Southeast Sulawesi, and the factors influencing its implementation. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection through interviews, official documents, archives, and data analysis using Nvivo software. The results show that the implementation of SIPD faces various challenges, including server errors, inadequate network access, and the need to improve the quality of human resources. Analysis based on the three success elements from Harvard JFK School of Government (Support, Capacity, and Value) indicates that regulatory support, capacity building of human resources, and leadership support are key factors in the successful implementation of SIPD. Leadership support and ongoing training are crucial for overcoming obstacles and enhancing the system's effectiveness and efficiency. This study provides significant contributions by offering a comprehensive view of the factors influencing the implementation of SIPD and providing recommendations to improve public service quality and transparency in regional government.
Komparasi Analisis Media Siber pada Platform Donasi Digital: Biruberbagi.id, Campaign.com, dan Ayobantu.com Susilawaty, Fera Tri; Ratnawati, Ratnawati; Karangan, Irene Alfiona; Fitriyani, Wiwin
CARAKA : Indonesia Journal of Communication Vol. 5 No. 1 (2024): Caraka : Indonesia Journal of Communication
Publisher : Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/caraka.v5i1.98

Abstract

Dalam era digital, media siber telah mengubah cara masyarakat berkontribusi terhadap isu-isu sosial. Penelitian ini membahas bagaimana tiga platform donasi online, yaitu Biruberbagi.id, Campaign.com, dan Ayobantu.com, berkontribusi dalam memperkuat budaya donasi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan ketiga platform tersebut berdasarkan empat aspek utama: ruang media, dokumen media, objek media, dan pengalaman pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten dan etnografi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biruberbagi.id mengintegrasikan penjualan produk dengan donasi, Campaign.com menggunakan gamifikasi untuk mendorong partisipasi tanpa uang tunai, sementara Ayobantu.com menekankan transparansi dan fleksibilitas metode pembayaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga platform ini memiliki pendekatan unik yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan partisipasi dan dampak sosial di Indonesia. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengembangan platform donasi online untuk memperkuat budaya donasi di masa mendatang. 
Praktik Komunikasi Inklusif Influencer Disabilitas di Instagram: Studi Kasus Akun @Jenniferrnatalie Susilawaty, Fera Tri; Halika, La Ode Herman; Wardanhi, Sartika Sari
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.423

Abstract

Abstract - This study aims to analyze the practice of inclusive communication by a disabled Indonesian influencer through a case study of the Instagram account @jenniferrnatalie. Theories of inclusive communication, media representation, and digital activism were used as the theoretical framework to explain how social media functions as a participatory space for people with disabilities, especially the Deaf community. This research employed a qualitative descriptive approach with a case study method, analyzing 18 content posts published from November 2024 to April 2025. The findings reveal that Jennifer Natalie consistently uses accessibility features such as sign language, captions, and inclusive visuals in her content. Advocacy and educational narratives emerged as the dominant themes, delivered in a personal and relatable style. Audience responses were generally positive, with high engagement particularly seen in content related to family and personal experiences. These findings indicate that social media can serve as an effective medium for inclusive communication and as a platform for empowerment and self-representation of people with disabilities. This study underscores the importance of accessibility- and inclusivity-based communication strategies in raising awareness and challenging stereotypes about disability.Keywords: Accessibility; Disability; Inclusive Communication; Influencer; Instagram Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi inklusif oleh influencer disabilitas Indonesia melalui studi kasus akun Instagram @jenniferrnatalie. Teori komunikasi inklusif, representasi media, dan aktivisme digital digunakan sebagai landasan teoritis untuk menjelaskan bagaimana media sosial menjadi ruang partisipatif bagi penyandang disabilitas, khususnya komunitas Tuli. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, menganalisis 18 konten yang dipublikasikan antara November 2024 hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jennifer Natalie secara konsisten menggunakan simbol aksesibilitas seperti bahasa isyarat, caption, dan visual inklusif dalam kontennya. Narasi advokasi dan edukasi menjadi tema dominan, dengan pendekatan yang personal dan representatif. Respons audiens terhadap konten tersebut umumnya positif dan menunjukkan interaksi yang cukup aktif, terutama pada konten bertema keluarga dan pengalaman pribadi. Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial dapat berfungsi sebagai medium komunikasi inklusif yang efektif serta ruang pemberdayaan dan representasi diri penyandang disabilitas. Studi ini memperkuat pentingnya strategi komunikasi yang berbasis aksesibilitas dan inklusivitas dalam membangun kesadaran serta mendobrak stereotip tentang disabilitas.Kata kunci: Aksesibilitas; Disabilitas; Influencer; Instagram; Komunikasi Inklusif