Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Dampak Pola Komunikasi Orang Tua Otoriter Terhadap Efikasi Diri Anak Yulianti Yulianti; Putri Bulqis; Putri Tri Rizki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.727

Abstract

Pada era sekarang banyak anak sekarang memiliki efikasi diri yang rendah seperti tidak memiliki kepercayaan diri dalam menyelesaikan masalah, mengerjakan tugas, dan berhadapan dengan berbagaimasalah karna itu Tujuan penelitian literature reviewini adalah untuk mengetahui dan melihat dampak pola komunikasi orang tua otoriter terhadap efikasi diri anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review dari beberapa jurnal, hasil literature review menunjukan bahwa pada pola pengasuhan dan pola komunikasi sangat berpengaruh dan memiliki kontribusi pada perkembangan anak pola komunikasi memiliki 3 macam yaitu pola komunikasi membebaskan, pola komunikasi otoriter dan pola kominikasi deskripstif. pada pola komunikasi otoriter memiliki dampak yang positif dan negatif pad efikasi diri anak, semakin tinggi dan ketat komunikasi otoriter orang tua akan semakin tinggi pula efikasi diri anak, dan juga semakin tinggi komunikasi otoriter maka semakin rendah efikasi anak. Karna itu orang tua harus bijak dalam memilih dan menerapkan pola komunikasi yang baik terhadap perkembangan anak.
Sintesis Nanoemulsi dari Ekstrak Kulit Manggis dengan Metode Energi Tinggi Tri Rizki; Sedarnawati Yasni; Tjahja Muhandri; Sri Yuliani
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 34 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6066/jtip.2023.34.1.109

Abstract

Mangosteen (Garcinia mangostana L.) has become the main agricultural products contributing to the largest annual foreign exchange from the fruit category. Mangosteen rind contains xanthone compounds as a source of antioxidants, with α-mangostin and γ-mangostin, as the main components which are used as traditional and modern ingredients to treat various diseases. However, mangosteen rind extract has low bioavailability thus resulting in low effectiveness in the application. This study aimed to find the ideal formulation for producing the extract and nanoemulsion of mangosteen peel. The research carried out in two stages: extraction of mangosteen peel and production of nanoemulsion. Ethanol 70% was the best for mangosteen rind extraction, with a percentage yield of 40.96±0.51%, antioxidant activity of 5708.33±159.57 µg AEAC/mL sample, and total xanthones of 373.84±6.49 µg/mL sample. The use of Tween 20 at nanoemulsion production gave the best test results, with particle size of 10.58±1.25 nm, polydispersity index 0.27±0.03, zeta potential -2.34±0.46 mV, and total xanthones 35,28±0,04 µg/mL sample.
Peran Bimbingan dan Konseling Terhadap Tingkat Emosional Tenaga Kerja Rumah Sakit Jiwa Halifah khairunisa; Arya Ramadhan; Iryne Ruzea; Putri Tri Rizki; Muhammad Rai Farhan; Affan Yusra
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 02 (2022): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of guidance and counseling on the emotional level of the workforce in the Mental Hospital. The subjects of this study were nurses, psychiatrists, psychologists and other mental hospital staff. The technique we use in this research is literature review. Workers in mental hospitals do not take care of people who are mentally fine, which certainly makes their emotional level disturbed too. Workers in mental hospitals are expected to be able to control their emotions because working in mental hospitals has become a decision that workers make, so they are required to work professionally
Penerapan Efektivitas Modul Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Mata Kuliah Teknologi Pengolahan Buah Dan Sayur Tri Rizki; Surhaini
JURAGAN - Jurnal Agroteknologi Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/juragan.v3i1.1240

Abstract

Project-Based Learning (PBL) is regarded as a successful strategy in higher education for improving students' comprehension and practical skills, particularly in application- based courses. The purpose of this study is to evaluate how well the project-based learning approach raises student interest and proficiency in a technology course on fruit and vegetable processing. 66 students enrolled in the course served as the sample for the One Group Pretest-Posttest research design. Pre-test and post-test evaluations were used to gather data, and the N-gain computation was used to analyze the results in order to gauge learning improvement. With an N-gain of 0.49, which indicates moderate effectiveness, the data demonstrate a considerable rise in post-test scores relative to pre-test levels. PBL has been shown to improve student participation in the learning process as well as academic knowledge.
PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DI SMA N 1 MUARO JAMBI Putri Tri Rizki; Akmal Sutja; Zubaidah Zubaidah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 11, No 2 (2025) - IN PRESS
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v11i2.17039

Abstract

This research was motivated by initial findings at SMA N 1 Muaro Jambi, which revealed that some students were disengaged in the learning process. Indicators of low engagement included not paying attention to the teacher, being passive during Q&A sessions, avoiding reading materials, and talking to friends while the teacher was explaining. This disengagement is linked to low self-regulation, or the ability to manage behavior, emotions, and motivation. Strong self-regulation helps students set clear learning goals and boosts intrinsic motivation, leading to greater involvement in learning. The aim of this study was to determine the effect of self-regulation on students’ learning engagement at SMA N 1 Muaro Jambi. This quantitative research used an ex post facto method. The study involved 1,105 students, with a sample of 294 selected using Slovin's formula and simple random sampling. Data were collected using a questionnaire, and analyses included percentage analysis, normality and linearity tests, and simple regression analysis.The study results indicate that self-regulation is categorized as high, with a percentage of 67.86%, while learning engagement also falls in the high category, with a percentage of 68.59%. The contribution of the self-regulation to the learning engagement, based on the R Square value, is 0.258 or 25.8%, which is classified as moderately strong. The T-test shows that the calculated t-value is 10.073, which is greater than the critical t-value of 1.960 at a 0.05 significance level, indicating that self-regulation significantly influences students' engagement in learning.
Potensi Ekstrak Buah, Kulit dan Biji Jernang (Daemonorops sp) sebagai Pewarna dan Pengawet Pangan. Tri Rizki; Lavlinesia; Indriyani; Bella Dwi Pasca; Putri Maharani; Anna Anggraini
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/a349sv67

Abstract

Resin jernang (Daemonorops Sp), juga dikenal sebagai Dragon'd Blood, adalah resin yang dihasilkan dari sekresi buah jernang yang menempel pada kulit buah. Mahalnya resin membuatnya tidak dapat digunakan sebagai pewarna atau pengawet.  Oleh karena itu, resin jernang dapat digali dari jenis lain, seperti jenis burung, dan dari bagian buah lain, seperti kulit dan biji dari buah jernang burung dan jernang rambai.  Untuk penelitian ini, rancangan acak kelompok (RAK) digunakan dengan dua jenis jernang: jernang jenis rambai (Daemonorops draco BL) dan jernang jenis burung (Daemonorops didymophylla Becc), yang mencakup bagian buah kulit dan biji.  Selama dua hari, sample dimaserasi dengan pelarut etanol dan hexane dengan perbandingan 1: 7; masing-masing perlakuan diulang dua kali, sehingga diperoleh 16 satuan percobaan.  Parameter yang diamati adalah rendemen, warna, aktivitas antioksidan dan antimikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rendemen, deskripsi warna, dan aktivitas antioksidan benar-benar dipengaruhi oleh perlakuan sampel.  Dengan deskripsi warna merah, % inhibisi 73,11%, diameter zona hambat E. coli 10,25 mm dan S. aureus 9,5 mm, penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol resin jernang dari kulit dan biji dapat berfungsi sebagai pewarna dan pengawet makanan. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut harus dilakukan tentang penggunaan ekstrak etanol resin jernang dari bagian kulit dan biji pada produk makanan.
Sosialisasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi Raisa Sevina; Anggraini, Anna; Pasca, Bella Dwi; Rizki, Tri; Anggraini, Rani; Maharani, Putri; Kawuri Putri, Satiti
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1146

Abstract

Kegiatan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian (JTP), Universitas Jambi, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait standar keselamatan di lingkungan laboratorium. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, pre-test, post-test, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 63,33 meningkat menjadi 97,71 pada post-test (N-gain 0,94). Respon positif mahasiswa ditunjukkan melalui partisipasi aktif dan rekomendasi untuk pelatihan lanjutan, seperti simulasi penanganan kecelakaan kerja dan pengelolaan limbah. Berdasarkan temuan ini, panduan K3 yang telah disusun diusulkan sebagai pedoman resmi, disertai pelatihan berkala dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Implementasi ini diharapkan dapat menciptakan budaya kerja yang aman dan produktif di laboratorium, menjadikannya model unggulan di tingkat universitas