Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyuluhan Mengenai Budidaya Tanaman Holtikultura Dengan Teknik Hidroponik Menggunakan Media Styrofoam Di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Hayati Hayati; Fadhilla Maharani; Nurul Hidayati; Tya Maeilani; Reza Gazali Rahman; Muhammad Prananda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3886

Abstract

Hidroponik merupakan cara budidaya tanaman dengan menggunakan air yang telah dilarutkan nutrisi sebagai media tumbuh untuk menggantikan tanah. Hidroponik memiliki keuntungan bagi lingkungan sosial karena dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian modern mulai dari kanak-kanak sampai dengan orang tua. Tanaman yang sering di tanam dengan sistem hidroponik adalah tanaman holtikultura seperti sawi, pakcoy, dan selada hijau. Media yang digunakan yaitu styrofoam. Dengan memanfaatkan styrofoam tidak hanya mencegah pencemaran lingkungan, juga dapat menghasilkan keuntungan karena bahan styrofoam mudah didapatkan dan murah. Tujuan dari kegiatan budidaya ini adalah untuk memperindah lingkungan dengan kesan pertanian yang bersih dan sehat, dan usaha agribisnis di pedesaan tanpa mencemari lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktek lapangan dan sosialisasi. Praktek lapangan di lakukan dengan melibatkan diri secara langsung. Kegiatan sosialsisasi dilakukan dengan melibatkan karang taruna, ibu-ibu PKK, dan perangkat desa Lembuak. Kegiatan praktek lapangan dilaksanakan selama 42 hari. Tahapan yang dilakukan yaitu membuat aram sekam, penyemaian benih, membuat AB mix, membuat media styrofoam, membuat hidroponik, dan pindah tanam. Kegiatan sosialisasi pelatihan becocok tanam secara hidroponik membuat para peserta memiliki minat untuk mencoba
Evaluasi Pelaksanaan Program Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) bagi Guru SMPN 2 Praya Tengah Menggunakan Model Countenance Evaluation Stake Nurul Hidayati; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1610

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Deep Learning (Pembelajaran Mendalam/PM) training program for teachers at SMPN 2 Praya Tengah using the Stake evaluation model, which consists of antecedents, transactions, and outcomes. The study employed a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The research subjects included five teachers participating in the training, the school principal, and the training instructor. The findings indicate that in the antecedents aspect, the Deep Learning training was conducted based on teachers’ real needs to improve the quality of more meaningful and student-centered learning. Institutional support was generally adequate, although limitations were found in facilities and funding. In the transactions aspect, the training process was participatory and collaborative, utilizing various methods such as discussions, simulations, and hands-on practice that encouraged active teacher engagement, despite challenges related to time management and depth of material coverage. In the outcomes aspect, the training had a positive impact on improving teachers’ understanding, self-confidence, and skills in designing and implementing deep learning in the classroom; however, implementation still faced constraints related to limited time and students’ readiness. Based on these results, it can be concluded that the Deep Learning (PM) training for teachers at SMPN 2 Praya Tengah is effective and relevant to school needs, yet it requires continuous support and follow-up mentoring to ensure its impact contributes optimally to improving the quality of learning.
Water Allocation Based on Source Capacity, Non-Revenue Water (NRW), and Customer Priority at PT Air Minum Giri Menang Perseroda Mataram." Nurul Hidayati; I Wayan Yasa; Hartana Hartana
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 7 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i7.53398

Abstract

The operational reliability condition of the pipeline network in the West Lombok Regional Government Housing Area is currently facing technical challenges in maintaining the continuity of flow to the downstream side of consumers. Based on preliminary studies and analysis of global water balance conducted using official annual volume data from agencies for the period of 2024, the level of network leakage or Non-Revenue Water (NRW) in the residential cluster is calculated to have exceeded 40%. This study aims to determine the effective capacity of the system in meeting the water needs of each zone through a tiered allocation simulation based on the priority order of the AHP-SAW method. The results of the analysis show that the water source capacity (safe yield) is still within safe limits for the potential for aquifer recharge. Real production reached 132,095,000 m³/year or 83.77% of installed capacity, indicating that the pump has been operating close to its optimal capacity. Meanwhile, the ecological exploitation index of 41.89% shows that groundwater utilization is still within safe and sustainable limits. The existing conditions of NRW show that there is a variation in the rate of water loss in each service zone. Zone 1 has an estimated NRW of 48.690%, followed by zone 2 and zone 3. The simulation results show that the effective capacity has not been able to meet all the water needs of each zone at the same time.
PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA SISWA DI MTs. NAHDLATUS SHAUFIAH WANASABA LOMBOK TIMUR TAHUN AJARAN 2025/2026 Nurul Hidayati; Rispawati Rispawati; Basariah Basariah
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 13 No. 1 (2026): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v13i1.540

Abstract

Penanaman karakter tanggung jawab pada siswa memiliki berbagai pernanan penting dalam membentuk keperibadian dan kemampuan siswa. Karakter tanggung jawab membentuk siswa memiliki sikap disipin, sehingga dapat mengatur waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu dan mematuhi aturan yang berlaku, mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa karena menyadari kemampuannya untuk menanggung tugas dan akibat tindakan sendiri serta berani mengambil keputusan yang tepat. Tujuan Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan mengetahui factor pendukung dan tantangan dalam penanaman karakter tanggung jawab di MTs Nahdlatus Shaufiah Wanasaba Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Fenomenologi dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi tersetruktur, obervasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan Penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran pendidikan pancasila di MTs Nahdlatus Shaufiah Wanasaba yang dilakukan oleh guru yaitu dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai karakter khususnya karakter tanggung jawab ke dalam materi yang sedang diajarkan. Adapun Faktor pendukung penanaman karakter tanggung jawab antara lain ialah a) guru dijadikan sebagai teladan bagi peserta didik di dalam lingkungan Madrasah, b) seluruh pegawai yang ada di Madrasah ikut berpartisipasi dengan cara menertibkan peserta didik c) adanya Tata tertib dan SOP yang harus dipatuhi, jika tidak akan diberi sanksi yaitu dengan pengurangan point pelanggaran.  Sedangkan Tantangan dalam penanaman karakter tanggung jawab yaitu, a) tidak adanya buku penghubung antara Madrasah dengan Orang tua murid yang dijadikan sebagai fasilitator dalam perkembangan anak di lingkungan Madrasah. Kata Kunci : Penanaman Karakter; Tanggung jawab; Pendidikan Pancasila