Reza Gazali Rahman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Mengenai Budidaya Tanaman Holtikultura Dengan Teknik Hidroponik Menggunakan Media Styrofoam Di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat Hayati Hayati; Fadhilla Maharani; Nurul Hidayati; Tya Maeilani; Reza Gazali Rahman; Muhammad Prananda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3886

Abstract

Hidroponik merupakan cara budidaya tanaman dengan menggunakan air yang telah dilarutkan nutrisi sebagai media tumbuh untuk menggantikan tanah. Hidroponik memiliki keuntungan bagi lingkungan sosial karena dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan di bidang pertanian modern mulai dari kanak-kanak sampai dengan orang tua. Tanaman yang sering di tanam dengan sistem hidroponik adalah tanaman holtikultura seperti sawi, pakcoy, dan selada hijau. Media yang digunakan yaitu styrofoam. Dengan memanfaatkan styrofoam tidak hanya mencegah pencemaran lingkungan, juga dapat menghasilkan keuntungan karena bahan styrofoam mudah didapatkan dan murah. Tujuan dari kegiatan budidaya ini adalah untuk memperindah lingkungan dengan kesan pertanian yang bersih dan sehat, dan usaha agribisnis di pedesaan tanpa mencemari lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktek lapangan dan sosialisasi. Praktek lapangan di lakukan dengan melibatkan diri secara langsung. Kegiatan sosialsisasi dilakukan dengan melibatkan karang taruna, ibu-ibu PKK, dan perangkat desa Lembuak. Kegiatan praktek lapangan dilaksanakan selama 42 hari. Tahapan yang dilakukan yaitu membuat aram sekam, penyemaian benih, membuat AB mix, membuat media styrofoam, membuat hidroponik, dan pindah tanam. Kegiatan sosialisasi pelatihan becocok tanam secara hidroponik membuat para peserta memiliki minat untuk mencoba
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III SEKOLAH DASAR Reza Gazali Rahman; Siti Rohana Hariana Intiana; Setiani Novitasari; Hari Witono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13233

Abstract

This research aims to develop student worksheets based on problem based learning in Indonesian language learning for elementary school students that are valid, practical and effective. This study is research and development (R&D) using the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The definition stage consists of initial analysis, student analysis, task analysis, concept analysis, and learning objective analysis. The design stage consists of preparing tests, selecting media, selecting formats, and initial design. The development stage consists of expert validation, revision, and limited testing. The deployment stage in this research was not used. Data collection techniques used are tests and questionnaires. The data analysis technique is the analysis of validity, practicality, and effectiveness. Product validity was assessed by two validators with Likert scale analysis. Practicality is determined from the results of teacher and student response questionnaires, and effectiveness is obtained from limited trials to assess N-Gain. The results of the data analysis show that the developed student worksheets: (1) Valid, with an average value of 76.47%, (2) Practically, the average percentage of teacher and student response questionnaires is 77.43%, and (3) Effectively, the average test score before implementing the PBL model was 11.33 and after implementation it was 88.33 then the N-gain test was carried out and an increase of 0.87 was obtained. So it can be concluded that the development of student worksheets based on problem based learning in Indonesian language learning is valid, practical and effective for improving students' abilities.