Program interaktif radio merupakan salah satu bentuk inovasi penyiaran yang berperan penting dalam memperkuat fungsi pelayanan publik, khususnya pada Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL). Di tengah perubahan pola konsumsi media yang semakin partisipatif dan berbasis digital, LPPL radio dituntut untuk mengembangkan program interaktif yang relevan, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kompetisi Persada.ID Award sebagai strategi penguatan kapasitas program interaktif radio LPPL. Metode pengabdian dilakukan melalui analisis terhadap 21 program interaktif radio LPPL peserta Persada.ID Award 2025 yang berasal dari 7 provinsi di Indonesia. Analisis difokuskan pada profil peserta, distribusi wilayah, keragaman tema program, pemanfaatan teknologi, serta dampak sosial yang dihasilkan. Penilaian program didasarkan pada lima kriteria utama, yaitu keterlibatan audiens, kualitas interaksi, kompetensi narasumber, struktur dan alur program, serta kreativitas. Hasil menunjukkan bahwa program interaktif LPPL memiliki kekuatan tematik yang beragam, memanfaatkan teknologi digital secara inovatif, dan menghasilkan dampak nyata dalam ranah sosial, ekonomi, budaya, dan kebijakan publik. Kompetisi berperan sebagai mekanisme evaluatif dan pembelajaran yang membantu LPPL radio merefleksikan kualitas program, menumbuhkan kepercayaan diri organisasi media, serta menjaga orientasi pelayanan publik. Artikel ini menyimpulkan bahwa kompetisi media dapat berfungsi sebagai model pengabdian masyarakat berbasis media yang mendorong peningkatan kualitas dan keberlanjutan program interaktif LPPL radio.